
Alexa tidak menyangka akan dilamar oleh kekasihnya. Bisa dibilang sang kekasih melamarnya dengan dadakan. Tapi rencananya sangat tersusun dengan rapi. Bahkan ia tidak pernah membayangkan akan dilamar seromantis itu oleh sang kekasih.
" Cincinnya jangan pernah dilepas ya, yank?"
" Iya Oppa"
" Maaf lamarannya dadakan"
" Walaupun dadakan, tapi romantis. Apalagi ada kembang apinya"
" Berasa kek malam tahun baru ya, yank?"
" Iya tinggal tiup terompet aja lagi"
Sepasang kekasih itu pun tertawa bersama. Tapi berbanding terbalik dengan para jomlo di bawah sana. Mereka kecapean karena harus menyalakan kembang api selama Kenan dan Alexa masih di restoran itu.
" Bukankah acara lamarannya sudah selesai bos?"
" Iya. Tapi kita harus tetap menyalakan kembang apinya. Kalau tidak, gaji saya bisa di potong sama tuan muda"
Beni tidak tau sampai kapan mereka akan menyalakan kembang api untuk pasangan yang sedang bermesraan di atas sana. Padahal acara lamarannya sudah selesai.
" Bos, apa nggak sebaiknya kita makan dulu?"
" Kalau kita makan. Siapa yang akan nyalain kembang apinya"
" Iya juga ya. Bagaimana kalau kita gantian makannya. Bos duluan yang makan, setelah itu baru kami yang makan"
" Baiklah kalau begitu. Tolong pesankan makanan untuk saya"
" Siap bos"
Belum sempat anak buahnya memesan makanan. Tiba-tiba ponsel Beni berdering. Asisten tampan itu segera melihat siapa yang menghubunginya.
Melihat nama tuan mudanya di layar ponselnya. Ia pun segera menggeser tombol hijau. Karena telat sedikit mengangkat telponnya, alamat gajinya akan dipotong.
" Hallo, tuan muda"
" Kamu sudah boleh pulang"
" Alhamdulillah. Beneran tuan muda?"
" Hhmmm"
" Makasih tuan muda. Oh iya bagaimana lamaran tuan muda, di terima nggak sama nona Alexa?"
" Diterima dong. Lagian mana ada yang bisa menolak pesona dan juga ketampanan saya"
" Wah, selamat ya tuan"
" Makasih Ben. Saya juga akan memberikan bonus untuk kalian"
" Beneran tuan?"
" Bener. Nanti saya transfer"
" Alhamdulillah, terima kasih tuan"
" Sama-sama. Saya mau nganterin nona muda pulang dulu. Kalian istirahat aja dulu"
" Ok tuan muda"
Sambungan telepon pun berakhir. Beni menyimpan ponselnya kembali. Ia pun menyampaikan kabar gembira itu pada anak buahnya.
" Semuanya dengarkan saya. Hari ini kita dapat bonus dari tuan muda"
" Alhamdulillah"
" Sekarang kita boleh istirahat. Siapa yang mau makan silakan makan. Dan siapa yang ingin pulang dan tidur juga boleh"
Semua anak buah Beni pun gembira. Akhirnya tugas menyalakan kembang api pun selesai. Ditambah lagi mereka semua juga mendapatkan bonus dari tuan mudanya.
__ADS_1
" Kalau begitu kami permisi pulang dulu bos"
" Iya. Tapi sebelum itu kalian bereskan semua ini dulu"
" Baik bos"
Anak buah Beni pun segera membereskan kembang api dan juga sampah Snack yang mereka makan tadi saat menyalakan kembang api.
" Bos gimana kalau sebelum pulang kita makan malam dulu"
" Boleh. Malam ini saya yang traktir"
" Beneran bos?"
" Beneran"
" Alhamdulillah rejeki anak Sholeh"
Beni segera meninggalkan anak buahnya. Ia akan memesan tempat untuk makan malam nanti. Karena anak buahnya tidak suka berbaur dengan banyak orang.
...***...
" Yuk sayang, kita pulang"
" Om Ben sama anak buah Oppa gimana?"
" Mereka sudah aku suruh pulang"
" Emangnya mereka sudah makan?"
" Sudah sayang. Yuk masuk, ntar mommy marah karena telat nganterin ayank pulang"
Kenan nggak mau merusak kepercayaan yang sudah diberikan orang tua Alexa padanya. Dia janji membawa pulang sang kekasih jam sepuluh. Sekarang udah setengah sepuluh.
" Ini baru setengah sepuluh, Oppa"
" Iya sayang. Kan perjalanan ke mansion juga lumayan jauh"
" Cuma 15 menit"
" Hhmmm"
Alexa benar-benar beruntung memiliki kekasih seperti Kenan. Lelaki tampan itu sangat menjaga kepercayaan yang diberikan orang tuanya. Belum pernah sekalipun lelaki itu telat mengantarkannya pulang ke mansion.
Mobil mewah milik Kenan melaju meninggalkan restoran. Mobil itu melaju dengan kecepatan sedang.
" Oppa"
" Hhmmm"
" Ntar mampir ke supermarket dulu ya?"
" Iya sayang. Emang mau beli apa?"
" Aku mau beberapa snack untuk adik-adik di rumah singgah"
Itulah yang paling Kenan suka dari Alexa. Hati gadis cantik itu sangatlah baik. Dia selalu memikirkan orang lain. Tidak salah dia jatuh cinta pada gadis cantik itu.
" Besok sayang kemana?"
" Ke toko kue Oppa. Soalnya udah dua hari nggak ke sana "
" Gimana usul aku yang kemarin?"
" Astagfirullah, lupa Oppa"
" Nggak apa-apa. Besok kasih tau mereka kalau sistem gajinya diganti dengan sistem transfer"
" Ya udah, kalau gitu Oppa buatkan saja ATM untuk mereka?"
" Boleh, tapi kan aku butuh data-data mereka "
__ADS_1
" Ntar aku minta sama mereka. Setelah itu tolong Oppa urus semuanya"
" Siap sayang"
Kenan membelokkan mobilnya ketika melihat supermarket. Ia memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang sudah tersedia.
" Oppa tunggu disini ya. Aku mau masuk dulu"
" Aku ikut yank"
" Nggak usah Oppa, aku bisa sendiri"
" Aku bantu bawain belanjaannya"
Alexa pun tidak bisa menolak. " Ya udah Oppa boleh ikut"
" Gitu dong. Yuk masuk"
Kenapa dia yang bersemangat.
Alexa mengikuti Kenan masuk kedalam supermarket. Mereka berdua langsung menuju ke tempat snack.
" Nggak beli coklat juga yank?"
" Iya Oppa. Kita ambil snack dulu"
Alexa memasukkan semua jenis Snack yang menurutnya enak. Tanpa melihat harganya, gadis cantik itu memasukkan saja semua Snack yang ada di depannya.
" Susu beli juga yank"
" Hhmmm"
" Aku bantu ambilkan ya"
" Makasih Oppa"
Kenan mengambil mengambil dua keranjang. Lelaki tampan itu tidak malu membawa keranjang. Walaupun ada beberapa orang pembeli menertawakannya. Tapi Kenan tidak mempedulikannya.
Ia berjalan menuju lemari pendingin. Kenan memasukkan semua susu kotak yang ada didalam lemari es. Sama dengan Alexa, lelaki tampan itu juga tidak melihat harga satu kotak susu.
Tidak butuh waktu lama, semua susu kotak yang ada di dalam kulkas itu pun kosong. Semuanya sudah pindah kedalam keranjang Kenan.
Salah satu karyawan supermarket kaget melihat satu lemari pendingin kosong. Kalau orang kaya belanjanya memang beda. Tanpa lihat harga, dan main borong aja.
" Mbak"
" Iya tuan"
" Bisa tolong saya bawakan keranjang ini ke kasir?"
" Bisa tuan"
Kenan meninggalkan keranjang itu di sana. Karena sudah ada karyawan supermarket yang membantunya. Ia kembali ke tempat ke kasihnya.
" Sayang"
" Hhhmmm"
" Masih banyak?"
" Udah selesai kok" kata Alexa sambil memperlihatkan trolinya.
" Banyak ya yank"
" Ini sih masih kurang. Tapi ntar keburu malam, jadi cukup segini aja dulu. Oh iya, belanjaan Oppa, mana?"
" Aku suruh karyawan supermarket membawanya ke kasir. Yuk ke kasir, ntar keburu malam pulangnya"
" Hhhmmm"
Kenan mendorong troli menuju kasir. Mereka akan membayar semua barang belanjaannya. Setelah membayar semua belanjaan, Kenan dan Alexa pun meninggalkan supermarket.
__ADS_1
To be continue.
Happy reading 😚😚