Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Perjuangan cinta


__ADS_3

Kiran tidak hanya memberikan hukuman pada keluarga Hardiansyah saja. Keluarga Jovanka pun mendapatkan hukumannya. Walaupun mereka berusaha melarikan diri dari tempat pesta.


Karena suasana sudah tidak kondusif, para tamu pun dibubarkan. Sekarang hanya tinggal keluarga Hardiansyah dan juga keluarga Darren di sana.


" Nyonya, tolong jangan pisahkan saya dengan Alexa " pinta Kevin pada mommy Alexa.


Kiran menghela nafasnya. "Panggil saya Tante"


" Eh"


" Kenapa kamu kaget begitu?"


" Tadi bukannya saya nggak boleh manggil nyonya dengan sebutan Tante"


" Saya mengatakan itu hanya karena ingin membalas ucapan mama kamu pada putri saya"


" Berarti Tante tidak akan memisahkan saya dengan Alexa?"


" Itu tergantung kamu"


" Maksud Tante?"


" Bagaimana cara kamu melindungi putri saya. Apalagi identitas Alexa sekarang sudah diketahui semua orang. Dan kamu tau seberapa banyak musuh keluarga saya di luar sana"


" Saya tau Tante. Dan saya akan menjadi lebih kuat lagi, supaya bisa melindungi Alexa"


" Bagus, itulah jawaban yang saya inginkan. Tapi semua keputusan ada pada putri saya, apakah dia masih memberikan kesempatan untuk kamu atau tidak"


Kevin menatap gadis cantik yang ada di sampingnya. " Apakah masih ada kesempatan untuk kakak mengejar cinta kamu"


" Masih"


" Terima kasih. Kakak akan berusaha untuk memperjuangkan cinta kita. Walaupun kakak tau kedepannya tidak akan mudah"


" Tapi kamu jangan senang dulu. Kamu tau bagaimana keluarga saya" kata Darren.


" Iya Om"


" Melindungi putri saya, tidak hanya dari keluarga kamu. Tapi juga dari semua orang yang berusaha menyakitinya. Apa kamu bisa melakukan itu?"


" Saya akan berusaha Om"


" Good, mulai lah untuk belajar beladiri. Karena musuh bisa datang kapan saja. Kalau kamu tidak bisa melindungi diri kamu, jadi bagaimana kamu mau melindungi putri saya"


" Dan kakak juga harus tau, Eca pemegang sabuk hitam taekwondo. Kakak nggak berharap Alexa yang akan melindungi kakak, kan?" tanya Axel.


" Tentu saja tidak. Aku akan berusaha untuk mengimbangi Alexa"


Ya mulai hari ini Kevin bertekad untuk belajar seni beladiri. Ia tidak akan membiarkan Alexa yang melindunginya. Karena lelaki lah yang harus melindungi wanita. Bukan malah sebaliknya.


Kiran memberikan kesempatan pada Kevin karena ia tau kalau Kevin laki-laki yang baik. Ia juga melihat bagaimana Kevin menolak pertunangannya.


Darren akan terus memantau Kevin, karena ia belum yakin sepenuhnya pada pemuda itu. Jadi ia harus selalu mengawasi perkembangan Kevin.


" Terima kasih Om, Tante, karena sudah memberikan kesempatan untuk saya"


" Sama-sama. Baiklah karena urusan kami sudah selesai, maka kami akan pamit dulu" kata Kiran.


" Tunggu Tante, apa saya boleh minta sesuatu?"


" Katakan?"


" Apa Tante tidak bisa mengembalikan perusahaan orang tua saya?"


" Saya tidak membuat perusahaan papa kamu bangkrut. Saya hanya bilang kalau nama keluarga Hardiansyah keluar dari bisnis, bukan perusahaannya"


" Maksud Tante? perusahaan papa saya masih ada?"


" Masih. Tapi papa kamu bukan direktur perusahaan itu lagi. Karena saham papa kamu di sana hanya tiga puluh persen, suami saya mempunyai saham lima puluh persen di sana"

__ADS_1


Kevin kaget mendengar ucapan mommy Alexa. Ternyata papanya bukan pemegang saham terbesar di sana. Lalu kenapa papanya yang jadi direktur di perusahaan itu.


Kiran tersenyum melihat ekspresi Kevin. Ia tau pasti pemuda itu ingin bertanya, kenapa papanya yang jadi direktur di perusahaan.


" Kamu ingin bertanya kenapa papa kamu yang jadi direktur dan bukan suami saya?"


" Iya" jawab Kevin sambil menganggukkan kepalanya.


" Karena suami saya sudah punya perusahaan sendiri. Jadi dia memberikan kesempatan itu pada papa kamu"


Kevin merasa malu, karena mamanya bicara pada teman-temannya kalau mereka lah yang punya perusahaan itu. Tapi ternya saham keluarga mereka hanya tiga puluh persen di sana.


" Kamu boleh mengambil saham yang lima puluh persen itu nanti" kata Darren.


" Maksud Om?"


" Saham itu saya beli dari papa kamu"


Kevin kaget mendengar ucapan daddy Alexa. Berarti papanya menjual saham perusahaan pada Daddy Alexa. Kenapa?.


" Dulu perusahaan papa kamu hampir bangkrut. Dan dia menjual sahamnya pada saya sebanyak lima puluh persen"


" Bangkrut?"


" Hhmmm"


Kenapa ia tidak pernah tau kalau perusahaan papanya pernah mau bangkrut. Dan kenapa papanya tidak pernah cerita padanya. Pertanyaan itu muncul di kepala Kevin.


" Kalau saya sudah punya uang nanti, apa saya boleh membeli saham papa saya kembali?"


" Tentu saja"


" Terima kasih Om. Saya akan membeli kembali saham papa saya"


" Ok, saya tunggu"


" Baik Tante"


Kiran membawa kedua anaknya pergi dari sana. Sedangkan Darren, membawa anak sahabatnya dan juga kekasih putranya.


Kevin menatap punggung gadisnya yang semakin menjauh dari pandangannya. Ia bertekad mulai saat ini dirinya akan menjadi lelaki yang kuat, supaya bisa melindungi gadisnya.


" Mommy yakin mau memberikan kesempatan pada Kevin?" tanya Axel saat mereka berada di parkiran.


" Iya, kenapa?"


" Nggak apa-apa. Axel cuma nggak ingin ortunya memanfaatkan Eca"


" Apa kamu pikir aku bodoh? gampang dimanfaatkan oleh orang" kata Alexa.


" Ya siapa tau karena udah bucin sama Kevin kamu mudah ada diperdaya sama keluarganya"


Pletak.


Aawwww..


" Eca!"


" Apa?!"


" Sakit tau"


" Biarin. Makanya jangan ngaco kalau ngomong"


" Sudah-sudah, debatnya dilanjutkan lagi nanti mansion" kata Kiran.


Alexa dan Axel tersenyum mendengar ucapan mommy-nya. Mereka berdua pun masuk kedalam mobil.


" Alisha nginap di mansion aja, ya?" kata Kiran.

__ADS_1


" Eh" kaget Alisha.


" Bener kata mommy gue. Lo nginap di mansion aja. Pasti Axel setuju banget" kata Alexa.


" Gue lagi yang kena?"


" Alah! bilang aja kamu seneng kalau Alisha nginap di mansion?"


" Kalau mommy yang suruh Alisha nginap di mansion, aku setuju aja"


" Ck, padahal dalam hati kamu udah jingkrak-jingkrak kegirangan"


Kiran menghela nafasnya. Kedua anaknya itu hanya bisa akur beberapa detik saja. Setelah itu mereka akan berdebat lagi.


" Bagaimana Alisha? apa kamu mau menginap di mansion?"


" Ma.. mau Tante" jawab Alisha malu-malu.


" Aku sama Farel juga nginap di mansion ya Tante?" kata Adele.


" Boleh"


" Asik! kita tidur bareng" kata Adele pada kedua sahabatnya.


Mobil Axel di bawa sama bodyguard Darren. Sedangkan yang lain ikut mobil Darren. Darren melajukan mobilnya meninggalkan hotel milik mertuanya itu.


" Oh iya, pasti besok heboh banget di sekolah" kata Adele.


" Iya, karena semua siswa SMA Tunas Bangsa sudah tau siapa kalian berdua" kata Farel.


" Kalian benar. Dan para penjilat akan mendekat" kata Alexa.


" Untung besok nggak sekolah. Jadi bisa menenangkan diri sejenak" kata Axel.


" Iya, kamu bisa menghabiskan waktu berduaan sama Alisha" kata Alexa.


" Nggak bisa"


" Kenapa nggak bisa?"


" Karena kamu selalu ada dan mengganggu kita"


" Apa kamu bilang? aku pengganggu?"


" Hhhmm"


" Wah! benar-benar minta di kutuk nih adek yang satu ini"


" Mulai lagi" kata Adele dan Farel.


Darren hanya bisa tersenyum. Kedua anaknya itu memang lebih sering berdebat ketimbang akurnya. Tapi kendati demikian mereka berdua saling menyayangi. Buktinya tadi Axel langsung pasang badan untuk saudara kembarnya.


To be continue.


Hallo teman-teman.


Berhubung masih belum ketebak siapa jodohnya Alexa, Feby mau ngadain Giveaway. Hadiahnya ada pulsa 50 ribu.


Feby akan ambil lima orang pemenang. Jadi masing-masing pemenang akan mendapatkan pulsa 50 ribu.


Giveaway ini Feby adakan sebagai bentuk rasa terima kasih Feby pada teman-teman. Karena sudah mau membaca dan juga mendukung karya receh Feby.


Cara dapatin pulsanya gampang banget. Kalian tinggal jawab aja pertanyaan di bawah ini.


Siapakah jodoh Alexa?


Pemenangnya akan Feby umumkan tanggal 20 bulan lima.


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2