Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Kontrakan baru


__ADS_3

Bel sekolah berbunyi. Itu pertanda jam pelajaran sudah berakhir. Semua murid bersiap untuk pulang ke rumah masing-masing. Begitu juga dengan kedua cewek cantik Adele dan Alexa.


" Lo serius mau cari kerja?"


" Hhmmm"


" Kenapa?"


" Karena mulai bulan depan, gue sama Axel nggak dapat uang saku lagi"


" Serius? apa mommy sama Daddy Lo udah bangkrut?"


" Nggak"


" Terus kenapa Lo harus cari kerja segala?"


" Mommy sama Daddy ingin gue sama Axel merasakan gimana susahnya mencari uang"


" Iya juga sih. Selama ini kita cuma tau minta aja"


" Mungkin mommy sama Daddy ingin gue lebih menghargai uang. Karena mencarinya susah"


" Terus Lo mau kerja dimana?"


" Belum tau. Kemarin gue minta bantuan Alisha untuk tanyain di tempat dia kerja, ada lowongan atau nggak"


" Terus dapat nggak?"


" Gue belum tanya sama Alisha, ada atau nggak nya"


" Ya udah tunggu apalagi, yuk kita tanyain sekarang. Sekalian kita liat kontrakan barunya"


" Sabar, gue masukin buku-buku ini dulu ke dalam tas"


Setelah memasukan semua bukunya, Alexa dan dan Adele pun keluar dari kelas. Kedua akan menemui Alisha dan yang lainnya.


" Kita baru aja mau ke kelas Lo" kata Adele saat melihat Alisha sudah di depan kelasnya.


" Oh yeah?"


" Hhmm"


" Kalian jadi mau ke kontrakan gue?"


" Jadi dong. Apalagi Axel" kata Alexa.


" Axel?" tanya Alisha.


" Iya. Dari kemarin dia nanyain Lo pindah kemana"


Alisha melirik lelaki tampan yang ada disampingnya. Iya tidak menyangka kalau Axel beneran menanyakan pada Alexa. Padahal waktu ditelpon kemarin ia hanya bercanda.


" Tunggu apalagi, yuk kita berangkat" kata Adele.


Mereka berlima pun segera pergi menuju parkiran. Seperti tadi pagi, Alexa lagi-lagi sendiri. Karena Adele pergi dengan Farel, kemudian Axel dengan Alisha.


" Kita duluan ya Eca" kata Adele.


" Makanya buruan terima cinta Kak Kevin, biar jalan ada yang gandeng" kata Farel.


" Ck, gue doain hubungan Lo nggak langgeng baru tau rasa"


" Sadis amat sih jomlo satu nih"


" Udah buruan pergi, sana!"


" Iya, gue juga nggak mau lama-lama disini. Ntar jadi jomlo abadi"


" Farel..!"


Tawa Farel pun pecah. Ia sangat puas menggoda Alexa. Kapan lagi bisa bikin anak singa itu ngamuk.


" Kenapa teriak-teriak kek gitu?"


Alexa menoleh kearah suara. " Kak Kevin"

__ADS_1


" Mau pulang ya?"


" Hhmm"


" Sayang hari ini kakak ada belajar tambahan. Kalau nggak? kakak udab anterin kamu pulang. Dan nggak akan membiarkan kamu di ejek sama Farel kek tadi"


Wajah Alexa memerah karena malu. Dan lagi sejak kapan lelaki tampan itu ada di sana. Apa dia mendengar semua ucapan Farel tadi?.


Kevin tersenyum melihat wajah Alexa yang memerah. Gadis cantik itu terlihat sangat menggemaskan.


" Mau pulang sekarang?"


" Hhmm"


" Hati-hati dijalan. Jangan ngebut-ngebut bawa motornya"


" Ok"


" Kakak nggak ingin kamu kenapa-napa. Karena kakak sayang sama kamu" kata Kevin sambil mengelus rambut Alexa.


Pipi Alexa merona kala Kevin membelai kepalanya. Sentuhan tangannya begitu hangat dan nyaman.


" A-aku jalan dulu ya Kak"


" Iya, ntar kalau udah nyampe di rumah kasih kabar ya?"


" Hhmm"


Alexa melajukan motornya meninggalkan lelaki tampan yang masih melambaikan tangan padanya.


Setelah Alexa tidak terlihat lagi dari pandangannya, barulah Kevin pergi dari parkiran.


" Cie yang baru melepas kepergian pujaan hati?" kata Rian.


" Apaan sih Yan"


" Kapan Lo nembak dia?"


" Gue udah sering nembak dia, tapi ya gitu deh. Dia belum kasih jawaban"


" Kalau itu gue setuju sama Lo "


" Tapi gue masih nggak percaya kalau Axel dan Alexa itu kembar?"


Ya Kevin sudah memberi tau Rian kalau Alexa dan Axel itu saudara kembar. Dan Rian sangat kaget mendengar berita itu. Ia juga menyesal karena sudah memukul Axel waktu itu.


" Apa bedanya sama Lo. Gue juga nggak nyangka kalau mereka berdua kembar "


" Gue rasa bukan cuma kita aja, yang lainya juga begitu. Melihat bagaimana Axel memperlakukan Alexa"


" Ya mereka memang seperti orang berpacaran" kata Kevin.


" Dan Lo dengan cepat mengambil kesempatan untuk mendekati Alexa"


" Iya dong"


" Tapi walaupun begitu, gue ikut bahagia liat Lo bisa bersama dengan Alexa"


" Belum, dia aja belum terima cinta gue"


" Ntar juga dia terima. Oh iya kalau Lo sama Alexa, terus gimana dengan pertunangan Lo sama Citra"


" Gue nggak akan pernah setuju dengan pertunangan itu. Begitu juga dengan Citra"


" Apa mama Lo tau, kalau Lo udah punya orang yang Lo suka?"


" Tau"


" Terus?"


" Dia marah. Dia bilang nggak akan merestui hubungan gue dengan Alexa"


" Lagian mama Lo aneh juga. Masa dia lebih mementingkan teman sosialitanya ketimbang kebahagiaan elo"


" Ya mana gue tau. Bagi nyokap gue, harta segala-galanya. Kadang gue iri sama Lo "

__ADS_1


" Iri kenapa?"


" Karena Lo bebas milih orang yang Lo suka"


" Nggak juga, cuman nyokap gue lebih mementingkan kebahagiaan gue"


" Ya itu maksud gue. Coba aja mama gue bisa berpikir seperti mama Lo "


" Kalau gitu, Lo suruh aja mama Lo nggak usah berteman dengan ibu-ibu sosialita itu"


" Mana mau dia, yang ada gue yang di amuk"


Rian tertawa mendengar ucapan sahabatnya itu.


" Ketawa aja teruuuuss! gue do'akan Lo jomlo seumur hidup"


" Wah dasar teman nggak ada akhlak Lo"


Kevin senang memiliki sahabat seperti Rian. Hanya kepada Rian lha Kevin bercerita tentang semua masalah yang ia alami. Dan sahabatnya itu selalu mau mendengarkan ceritanya. Walaupun terkadang dia nyebelin.


...***...


Alexa dan yang lainnya sudah sampai di kontrakan Alisha. Kedatangan mereka langsung di sambut oleh nenek Alisha.


" Mari masuk"


" Makasih Nek"


Empat sekawan itu masuk kedalam kontrakan baru Alisha. Kontrakan itu jauh lebih bagus dari kontrakan Alisha yang lama. Dan lagi kontrakan yang sekarang lebih besar.


" Sebentar, nenek buatkan minum dulu"


" Nggak usah repot-repot Nek" kata Alexa.


" Nggak apa-apa, sebentar ya"


Nenek Alisha pergi ke dapur untuk membuatkan sirup untuk teman-teman Alisha. Ya Kiran menyuruh bodyguardnya untuk mengisi penuh kulkas di sana.


" Siapa yang membantu Lo angkut semua barang-barang ini?" tanya Adele.


" Tante Kiran"


" Maksud Lo, Tante Kiran, mommy-nya E--"


Aaaawww..


Belum sempat Adele melanjutkan ucapannya, kakinya udah keburu diinjak sama Alexa.


" Lo kenapa?" tanya Alisha.


" Kaki gue kejepit" jawab Adele.


Hampir saja gue keceplosan. Gumam Adele dalam hati.


" Hati-hati dong cinta" kata Farel.


" Ya Rangga " kata Adele.


" Kok Rangga?" tanya Farel.


" Ya kan kamu bilangnya cinta. Makanya aku jawab Rangga"


" Nggak nyambung kamu"


" Kamu yang nggak nyambung" kata Adele.


" Stop! berantemnya nanti aja" kata Alexa.


" Ini karena sumpah Lo tadi Eca" kata Farel.


" Benarkah? kok gue nggak ingat ya?"


Farel hanya bisa menghela nafasnya. Ingin rasanya ia menceburkan saudara kembar Axel itu ke Empang.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2