Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Cari ribut


__ADS_3

* Sebelum baca like dulu ya teman-teman.. Gomawo 🤗🤗*


" Kalian berdua kemana aja sih?" tanya Adele saat mereka berhenti di dekat salah satu penjual tahu gejrot.


" Tadi ada orang yang cari masalah, jadi kita bereskan sebentar" kata Farel.


" Saatnya berburu makanan. Let's go guys " kata Alexa.


Axel menggandeng tangan Alexa. Begitu juga dengan Farel, ia menggandeng tangan wanita cantik yang ada di sampingnya. Mereka berjalan beriringan.


Adele tersenyum melihat tangannya di genggam oleh Farel. Ini kali pertamanya mereka berdua berjalan bergandengan tangan seperti ini.


" Kita beli cimol dulu yuk guys" kata Alexa.


" Yuk"


Mereka langsung menuju tempat orang jualan cimol. Antrean di depan gerobak cimol lumayan panjang. Karena banyak yang beli, berarti cimol yang di jual sama bapak-bapak itu sangat enk.


Cewek-cewek yang lagi mengantre terpesona melihat ketampanan Axel dan juga Farel. Mereka baru kali ini melihat cowok tampan beli cimol.


" Daebak.. mereka tampan sekali"


" Apa mereka artis?"


" Kalau ada cowok tampan kek gini, gue mah betah lama-lama mengantre disini"


Axel dan Farel tetap tenang. Karena mereka sudah sering mendengar pujian lebay seperti itu. Jadi pujian seperti itu sudah biasa bagi mereka berdua.


Satu persatu orang yang ada di depan Alexa pun sudah pergi. Karena mereka sudah mendapatkan cimol yang mereka inginkan. Sekarang tibalah giliran mereka.


" Pak beli cimol "


" Berapa Neng?"


" Satu cup ini berapa Pak?"


" Lima ribu Neng"


" Saya beli empat cup ya Pak"


" Ya Neng"


Bapak itu mengambilkan cimol pesanan Alexa.


" Rame ya Pak yang beli cimol nya ?"


" Alhamdulillah Neng"


" Apa pembelinya rame terus Pak?"


" Nggak menentu Neng, kadang rame, kadang sepi. Ini saat lagi rame "


Empat porsi cimol pesanan Alexa sudah siap.


" Ini Neng"


Alexa mengambil uang lima puluh dari dompetnya. Kemudian memberikan pada bapak itu.


" Kembaliannya untuk bapak aja"


" Terima kasih Neng"


" Sama-sama Pak"


Setelah membayar cimol itu, empat sekawan itupun pergi dari sana. Alexa sudah tidak sabar untuk menyantap cimol yang sudah di beli tadi. Mereka berempat pun mencari tempat duduk.


" Kita duduk di sana aja yuk" kata Adele.


" Yuk, tempatnya juga bagus" kata Alexa.


Mereka berempat pun pergi menuju kursi yang ada di bawah pohon trembesi. Tapi baru saja mereka mau duduk, ada orang lain yang sudah duduk kursi itu.


" Kalian" kata Intan.

__ADS_1


" Eh Kak Intan " kata Adele.


" Mau duduk disini juga ya?"


" Iya Kak"


" Ya udah, gabung aja sama kita"


" Makasih deh Kak, kita cari tempat duduk lain aja" kata Adele.


Rian menatap Axel dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Entah kenapa ia selalu bertemu dengan bocah itu.


" Gabung sini aja" kata Citra sambil menarik tangan Alexa.


" Eh" kaget Alexa. Karena tangannya ditarik begitu saja oleh Citra.


" Duduk manis disini"


Alexa pun pasrah karena di suruh duduk di samping Kevin. Sedangkan Axel dan yang lain duduk di kursi kosong yang ada di sana. Tapi saat Axel mau duduk, Rian menendang kursi yang akan diduduki Axel. Alhasil Axel pun terjatuh.


" Axel" teriak Alexa dan Adele.


Rian tersenyum melihat Axel terjatuh. Sudah lama dia ingin membuat perhitungan dengan bocah tengil itu.


Axel segera bangun. Ia tau siapa orang yang sudah membuatnya terjatuh. Tapi ia masih menahan emosinya. Karena ia tidak ingin membuat keributan di sana.


" Lo nggak apa-apa?" tanya Farel.


" Nggak apa-apa"


Alexa mengepalkan tangannya. Ia melihat Rian dengan sengaja menendang kursi yang akan di duduki oleh saudara kembarnya. Ingin rasanya ia menendang laki-laki itu.


" Kalian beli jajanan apa tadi?" tanya Citra. Ia tau suasana di sana sedang panas.


" Beli cimol " jawab Adele.


" Kalau Alexa?"


" Wah sepertinya kalian penggemar cimol ya"


" Ya begitulah. Kalau kakak jajan apa aja?" tanya balik Alexa.


" Kalau aku lumayan banyak sih beli jajanannya" kata Citra sambil melihatkan kantong plastik yang ada di tangannya.


" Wah banyak juga ya"


" Ya begitulah"


Kevin ingin sekali menawarkan makanan yang ia beli tadi sama Alexa. Tapi ia tidak punya keberanian untuk itu.


" Kalau Kak Kevin beli apa?" tanya Alexa.


" A-aku beli ini" jawab Kevin sambil memperlihatkan makanan yang ia beli tadi. Cukup banyak makanan yang ia beli. " Kamu mau?"


" Emang boleh?"


" Tentu saja boleh"


" Baiklah kalau kakak memaksa" kata Alexa sambil mengambil salah satu makanan yang ada di sana.


Kevin tersenyum melihat Alexa mengambil makanan kesukaannya. Apakah ini pertanda ia berjodoh dengan gadis cantik itu.


Intan dan Citra juga menawarkan Adele, Axel sama Farel makanan yang mereka beli tadi. Mereka pun menyantap makanan yang mereka beli tadi.


" Oh iya, lusa kalian berempat mau ikut kita nggak?" tanya Citra pada empat sekawan.


" Kemana Kak?" tanya balik Alexa.


" Bioskop. Ada film terbaru yang mau tayang"


Alexa melirik saudara kembarnya. Axel pun mengangkat bahunya tanda tak tahu. Alexa pun mengerucutkan bibirnya.


" Ikut aja, lagian jarang kan kalian pergi jalan sama kita" kata Intan.

__ADS_1


" Gimana Eca?" tanya Adele.


" Gue terserah sama Lo aja"


" Kalau gitu, ikut aja ya"


" Hhmm"


" Ok Kak, kita ikut" kata Adele.


" Nah gitu dong" kata Citra.


" Gue nggak ikut" kata Rian.


" Kenapa?" tanya Intan.


" Gue malas kalau ada bocah ini" kata Rian sambil nunjuk Axel.


" Yan, Lo nggak boleh kek gitu. Emang Axel punya salah apa sama Lo?" tanya Citra.


" Gue nggak suka aja Lo liat dia"


" Ya jangan dilihat" kata Intan.


" Makanya gue nggak ikut"


" Kalau Lo nggak ikut, berarti Lo nggak menganggap kita sahabat" kata Citra.


" Ya nggak gitu juga Cit"


" Terus apa?"


" Lo ngertiin gue juga dong"


" Justru Lo yang nggak ngertiin kita" kata Citra.


" Sudah Kak. Daripada kakak ribut sama temen kakak, mending aku nggak usah ikut" kata Axel.


" Kalau Axel nggak ikut. Aku juga nggak ikut" kata Alexa.


" Jangan dong" kata Kevin.


Semua orang menoleh ke arah Kevin.


" Maksud gue, semua orang harus ikut"


Citra menutup mulutnya supaya tawanya tidak lepas. Malam ini sahabatnya itu terlihat sangat bodoh.


" Aku nggak bisa pergi kalau ada orang yang tidak suka dengan keberadaan aku" kata Axel sambil menatap Rian.


" Yan, Lo jangan kekanak-kanakan gitu dong?" kata Kevin.


" Gue cuma mengatakan isi hati gue"


" Kalau gitu, Lo pake kaca mata hitam aja. Jadi pas di dalam bioskop kacamatanya Lo lepas" kata Intan.


" Benar, dengan begitu Lo kan nggak bisa liat Axel " kata Citra.


Empat sekawan itu tertawa mendengar ucapan Intan tadi. Mereka membayangkan Rian yang sedang memakai kacamata hitam di dalam mall.


" Nggak mau! ntar gue kelihatan aneh lagi"


" Ya nggak lha. Kan banyak juga orang yang pake kacamata ke mall"


" Betul "


" Terserah kalian aja deh"


Citra dan Intan pun tersenyum. Mereka tau kalau Rian tidak akan pernah menolak permintaan dari dua gadis cantik itu.


To be continue.


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2