
Selesai makan malam keluarga kecil Darren berkumpul di ruang keluarga. Mereka akan mengobrol sebentar, setelah itu barulah mereka tidur.
" Mom" panggil Alexa.
" Hhmmm"
" Eca boleh liburan ke kota B nggak?"
" Kota B?"
" Iya. Lagian nunggu Daddy ngajak liburan nggak jadi-jadi"
" Sama siapa aja pergi ke sana?"
" Rame. Ada kakak kelas juga"
" Ok, mommy izinkan"
" Beneran Mom"
" Hhmmm"
" Makasih mommy"
" Sama-sama sayang"
" Axel sama Alisha pacaran?" tanya Darren.
" Iya Daddy"
" Kenapa nggak kenalin sama mommy dan juga Daddy"
" Mommy udah kenal Dad"
" Iya kenal, tapi Axel belum kenalin dia sebagai pacar" kata Kiran.
" Wah parah kamu, jadian udah lama sama Alisha. Tapi belum ngenalin sama mommy dan Daddy" kata Alexa.
" Nggak usah kompor "
" Siapa juga yang kompor"
" Kamu lha"
" Makanya kalau punya pacar itu kenalin sama mommy dan Daddy. Kasihan sekali Alisha punya pacar kek kamu"
" Kenapa kasihan?"
" Karena nggak di akui sama kamu"
" Kapan aku nggak ngakuin dia?"
" Itu belum dikenalkan sama mommy and Daddy"
" Ya ntar aku kenalin secara resmi sama mommy and Daddy"
" Udah telat"
" Nggak apa-apa telat, daripada nggak sama sekali. Daripada kamu jom--?"
Axel segera menutup mulutnya sebelum saudara kembarnya itu mengeluarkan tanduknya.
" Kenapa nggak dilanjutkan?"
" Nggak apa-apa"
" Lanjutkan aja"
" Nggak!"
" Lanjutkan aja, nggak apa-apa kok"
" Bilangnya nggak apa-apa. Tapi ntar tanduknya keluar"
" Tu tau"
Kiran dan Darren menghela nafasnya mendengar perdebatan dua kesayangannya. Entah kapan mereka berdua bisa akurnya lama.
" Mommy sama Daddy mau kemana?" tanya Axel.
" Mau tidur, pusing denger perdebatan Eca sama Axel" kata Kiran.
" Gara-gara kamu tu" kata Alexa.
" Kok aku sih"
" Iya, terus siapa lagi"
Kiran dan Darren segera pergi dari ruang keluarga. Kepala mereka udah berdenyut-denyut mendengarkan suara Twins A.
" Mommy tunggu, Eca" kata Alexa sambil berjalan menyusul kedua orang tuanya.
__ADS_1
Axel pun ikut menyusul saudara kembar dan juga orang tuanya. Ia tidak ingin ditinggal sendirian di ruang keluarga.
...***...
Farel sedang berbaring di atas kasurnya. Ia sedang menunggu kabar dari sahabatnya. Apakah mereka diizinkan pergi berlibur ke kota B.
Tok.
Tok.
Tok.
" Siapa?"
" Mama"
Farel bangkit dari tidurnya, ia membukakan pintu untuk sang mamanya.
" Ada Adele"
" Adele?"
" Iya"
" Tumben dia kesini nggak ngasih kabar dulu?"
" Ya mana mama tau, ya udah samperin sana"
" Ok Ma"
Farel bergegas turun ke bawah untuk menemui sang pujaan hati. Walaupun sering ketemu, tapi entah kenapa dia selalu merasa rindu dengan pujaan hatinya itu.
" Sayang"
" Eh ayang. Udah tidur ya"
" Belum, lagi nunggu kabar dari Axel. Kamu kok belum tidur?"
" Aku juga lagi nunggu kabar dari Eca"
" Ya udah, kalian ngobrol di ruang keluarga aja biar enak" kata Nadia.
" Siap Ma"
Farel pun membawa sang pujaan hati ke ruang keluarga. Mereka berdua akan menunggu kabar dari twins.
" Mau nonton nggak Yank?" tanya Farel.
" Mau nonton film apa?"
" Drakor"
" Yang lain dong, biar kita sama-sama bisa nonton"
" Kamu nggak mau nonton Drakor sama aku?"
" Bukannya nggak mau, tapi kan kamu tau kalau aku nggak suka nonton Drakor"
" Kamu udah nggak sayang lagi sama aku"
" Lho? kok gitu ngomongnya?"
" Emang, kamu nggak mau nonton film kesukaan aku"
" Terus apa hubungannya dengan udah nggak sayang sama kamu lagi"
" Ya adalah"
" Apa?"
" Kalau kamu sayang, kamu nggak akan menolak nonton Drakor sama aku"
" Iya aku temenin nonton Drakor nya"
" Nah gitu dong"
Sabar.
" Ya udah buruan nyalain tv nya"
" Siap tuan putri"
Farel segera menyalakan televisi, dan segera mencari saluran yang menayangkan serial drama Korea. Walaupun hatinya menolak, tapi demi kekasih tercinta, dia rela.
" Mau disediakan tissue nggak Yank?"
" Buat apa tissue?" tanya balik Adele.
" Buat menghapus air mata kamu. Kan kamu selalu nangis setiap nonton Drakor"
" Mana ada. Drakor itu nggak sedih melulu ya"
__ADS_1
Salah lagi gue.
" Daripada tissue, mending kamu ambilkan camilan sama minuman untuk aku"
" Iya sayang"
Farel segera pergi mengambilkan camilan dan juga minuman untuk sang pujaan hati. Kalau tidak mood sang kekasih akan berubah lagi.
Baru saja Farel pergi, tiba-tiba ponselnya berbunyi. Adele segera mengambil ponsel sang pujaan hati. Ia ingin tau siapa orang yang berani telpon kekasihnya malam-malam.
Adele tersenyum melihat nama yang tertera di layar ponsel sang kekasihnya itu. Sempat-sempat nya dia mencurigai sang kekasih.
" Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam"
" Kok Lo yang jawab Adele?"
" Emang kenapa kalau gue yang jawab telponnya, masalah buat Lo!"
" Ya nggak usah ngegas juga kali ngomongnya"
" Gimana? Lo diizinkan pergi nggak sama ortu Lo?"
" Diizinin, makanya gue mau kasih kabar sama pacar Lo"
" Asik, akhirnya kita pergi liburan juga"
" Emang Lo diizinin sama ortu Lo?"
" Izin ortu gue kan tergantung mommy dan Daddy, Lo"
" Iya juga sih. Ya udah, gue cuma mau ngabarin itu aja"
" Ok"
" Gue tutup dulu telponnya, gue mau nelpon Alisha dulu"
" Cie yang udah kangen sama pacarnya?"
" Ya dong. Ya udah, kasih tau sama Farel ya. Gue tutup dulu telponnya"
" Siap"
Sambungan telepon pun berakhir.
" Siapa yang telpon Yank?" tanya Farel yang datang dengan membawa pesanan kekasihnya.
" Astagfirullah" kaget Adele.
" Kenapa kaget gitu"
" Ya kaget lha, kamu muncul tiba-tiba kek gitu"
" Udah jawab, siapa yang telpon tadi?"
" Axel"
" Dia bilang apa?"
" Dia diizinkan sama ortunya untuk pergi liburan"
" Bagus dong. Nih camilan sama minumannya"
" Makasih Yank"
" Sama-sama Yank"
Farel meletakkan minuman dan juga camilan itu di atas meja. Sejoli itu pun memutuskan untuk nonton Drakor bersama. Walaupun nanti Adele lha yang paling menikmati filmnya.
Beberapa menit kemudian.
Hiks...hiks..
Farel menoleh kearah suara. Ia menghela nafasnya saat mendengar suara tangis kekasihnya.
Apa gue kate, dia pasti akan mewek "
Lelaki tampan itu segera mengambil tissue yang ada di atas meja yang tidak jauh dari sama.
" Nih Yank tissue nya"
" Makasih Yank. Kamu memang pacar aku yang paling the best"
" Iya dong, kalau nggak mana mau kamu sama aku"
Adele tersenyum mendengar ucapan kekasihnya itu. Tapi apa yang dia ucapkan tadi itu tulus dari dasar hatinya.
To be continue.
Happy reading 😚😚
__ADS_1