Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Tekad Kenan


__ADS_3

Tok.


Tok.


Tok.


Alexa baru selesai mencuci wajahnya. Saat keluar dari kamar mandi, ia mendengar suara ketukan pintu. Mungkin itu mamanya Aiden. Ia pun segera membukakan pintu.


Ceklek.


" Om!"


" Iya ini saya"


" Ngpain om kesini?"


" Mau ngasih ini untuk kamu" kata Kenan sambil memberikan paper bag pada Alexa.


Alexa melihat isi paper bag yang diberikan Kenan padanya. " Ini?"


" Itu seragam sekolah. Kamu kan nggak bawa seragam kesini. Jadi aku suruh Beni untuk membelikan kamu seragam sekolah"


Alexa tidak menyangka kalau lelaki tampan itu akan membelikan seragam sekolah untuknya. " Makasih Om"


" Cuma makasih doang?"


" Terus gimana?"


" Cium kek "


" Dasar mesum!"


" Masa cuma minta cium aja nggak dikasih?"


Brak..


Kenan kaget karena pintu kamar ditutup oleh gadis cantik itu. Untung nggak kena hidungnya yang mancung.


" Tipis buka pintunya"


" Nggak!"


" Kamu belum cium saya"


" Cium aja tuh pintu"


" Mana asik cium pintu"


" Ya di Asikin aja. Udah, aku mau tidur dulu. Om jangan berisik"


" Kamu tega"


" Biarin"


Kenan menghela nafasnya saat melihat lampu kamar itu sudah dimatikan. Itu tandanya gadis cantik itu beneran tidur.


" Susah banget sih deketin nih cewek"


Tapi percuma saja Kenan berbicara, gadis cantik yang ada dikamar itu tidak bisa melihat kekesalan lelaki tampan itu. Karena nggak ada tanda-tanda kalau Alexa akan keluar, Kenan memutuskan untuk pergi ke kamarnya.


" Ayo habis dari mana kamu?!"


" Astagfirullah, mama! ngagetin aja"


" Habis darimana kamu?"


" Dari ruang kerja"


" Bohong!. Sejak kapan ruang kerja kamu pindah ke kamar Aiden"


" Salah jalan tadi, Ma"


" Alasan!, bilang aja kamu mau nemuin calon mantu mama"


" Tuh mama tau. Jadi aku mau ke kamar dulu"


" Kamu jangan macam-macam ya Ken?"


" Maksud mama?"


" Jangan lakukan perbuatan yang akan membuat Alexa benci sama kamu"


" Aku nggak ngapa-ngapain Ma. Tadi itu aku cuma nganterin seragam sekolah untuk pacar aku"


" Yakin cuma nganterin seragam sekolah doang?"


" Yakin Ma. Lagian aku juga tau batasan Ma"

__ADS_1


Helena tersenyum mendengar ucapan sang putra. Ia tau kalau putranya tidak akan melakukan hal yang macam-macam.


" Ya udah, aku ke kamar dulu ya Ma"


" Hhmmm"


Kenan segera pergi ke kamarnya. Ia tidak ingin berlama-lama di sana. Nanti mamanya nanya hal yang aneh-aneh lagi.


Sampai di kamarnya Kenan langsung merebahkan tubuhnya. Ia menatap langit-langit kamarnya. Ia berpikir bagaimana cara menaklukkan hati gadis tipis itu. Karena gadis cantik itu berbeda dengan cewek yang ada diluar sana.


" Jangan menyerah Kenan, tetap semangat!. Lo pasti bisa menaklukkan hati gadis tipis itu" kata Kenan menyemangati dirinya sendiri.


Lelaki tampan itu mengambil ponselnya. Ia meminta bantuan mbah google untuk mencari cara menaklukkan hati gadis. Ia sudah bertekad untuk mengejar gadis cantik itu.


Ekspresi wajah Kenan berubah-ubah kala membaca cara-cara yang di tampilkan oleh Mbah google. Apa nggak ada cara yang simpel.


Kenan terus mencari cara-cara menaklukkan hati cewek. Ia akan mencari yang paling mudah, tapi tidak murahan.


" Ahah!. Gue coba aja cara yang ini. Siapa tau gadis tipis itu tersentuh dengan apa yang akan dia lakukan"


Kenan menghubungi nomor asistennya. Ia akan memberi tugas pada Beni. Dan asistennya itu harus mengantarkan pesanannya itu pagi-pagi.


" Hallo tuan"


" Kamu udah tidur?"


" Udah, tapi terbangun karena telpon dari tuan"


" Maksud kamu saya pengganggu?!"


" Itu tuan yang bilang, bukan saya"


" Beni! udah bosan hidup, kamu?!"


" Maaf tuan. Saya masih mau hidup lama"


" Bagus. Saya ada sedikit pekerjaan untuk kamu"


" Kerjaan?"


" Hhmmmm"


" Tapi ini sudah malam tuan. Dan jam kerja saya juga sudah habis"


" Berani kamu membantah saya!"


" Good. Nanti saya akan tambahin bonus kamu, kalau kamu berhasil mengerjakan pekerjaan yang akan saya berikan nanti"


" Siap tuan! saya akan mengerjakan pekerjaan ini. Demi bonus"


" Dengar kata bonus aja semangat kamu!"


" Iya dong tuan. Kan modal untuk saya nikah juga bertambah"


" Dari kemarin-kemarin kamu bilang modal untuk nikah. Tapi calon kamu sampe sekarang belum ada"


" Ini lagi dalam proses mencari tuan. Jadi tugas apa yang harus saya lakukan, tuan?"


" Tolong cari kan satu buket bunga mawar merah. Antar kan besok pagi-pagi ke mansion kakak saya"


" Siap tuan"


" Bunganya harus yang seger"


" Ok tuan. Kalau boleh tau bunga itu untuk siapa tuan?"


" Untuk si tipis"


" Apa sekarang tuan akan mengejar cinta nona Alexa?"


" Hhmmm"


" Semoga berhasil tuan"


" Makasih Ben. Saya tutup dulu telponnya, saya ngantuk"


Belum sempat Beni menjawab. Sambungan teleponnya sudah dimatikan oleh tuannya. Kenan menyimpan kembali ponselnya di atas nakas. Setelah itu ia mematikan lampu kamarnya. Ia pun mulai memejamkan matanya, menyusul Alexa ke alam mimpi.


...***...


Pagi hari. Semua orang sudah sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Termasuk Alexa. Gadis cantik itu sedang sibuk memasangkan sepatu Aiden.


" Kakak cantik biar Ai aja yang pasang sepatunya"


" Nggak!, hari kakak yang pasangkan sepatu Ai"


" Tapi Ai bisa sendiri masang sepatunya"

__ADS_1


" Iya kakak tau, tapi untuk kali ini biarkan kakak yang pasangkan sepatunya. Jadi Ai duduk yang manis di sini"


" Baiklah"


Akhirnya bocah lima tahun itu pasrah. Ia tidak bisa menolak keinginan kakak cantiknya. Aiden pun duduk manis di pinggir kasur.


Alexa sangat senang karena Aiden menurut. Ia sudah lama tidak memasangkan sepatu anak kecil. Dulu waktu kecil dia juga yang memasangkan sepatu Axel.


" Selesai!. Sekarang Ai siap untuk berangkat ke sekolah"


" Makasih kakak cantik"


" Sama-sama sayang. Sekarang kakak ganti baju seragam dulu, ya. Ai duduk manis disini. Jangan kemana-mana"


" Siap kakak cantik"


Alexa membawa paper bag yang diberikan Kenan semalam. Ia akan menggantikan pakainya di kamar mandi. Tidak mungkin dia ganti baju di dekat Aiden.


Sampai di kamar mandi, Alexa langsung memakai seragam sekolahnya. Ia heran, kenapa gunung es itu tau ukuran badannya. Baju seragam yang ia pakai itu pas di tubuhnya.


" Wah, bagus sekali seragam kakak cantik"


" Makasih. Baju seragam Ai juga bagus"


" Besok kalau Ai sudah gede, Ai mau pakai seragam seperti kakak cantik"


" Tentu saja. Makanya Ai harus rajin-rajin belajar. Supaya nanti bisa pakai baju seragam seperti kakak "


" Siap kakak cantik"


Alexa menyisir rambutnya, dan tak lupa ia mengucir rambutnya. Setelah selesai, ia menghubungi saudara kembarnya. Untuk membawa tas dan buku pelajarannya.


" Yuk kita ke bawah" ajak Alexa pada bocah tampan itu.


Aiden mengangguk tanda setuju. Ia menggandeng tangan Alexa. Mereka pun segera turun ke bawah untuk sarapan bersama.


" Wah anak mama tampan sekali" puji Irene saat melihat sang putra.


" Makasih mama. Pagi kakak cantik yang menyiapkan semua perlengkapan sekolah Ai"


" Happy dong anak mama karena diurus sama kakak cantik"


" Happy dong"


" Kenan mana Ma?" tanya Arka.


" Nggak tau, biarkan saja anak itu. Ngapain juga kita nunggu dia. Yuk kita sarapan"


Alexa mengambilkan sandwich untuk Aiden. Ya pagi ini keluarga Ricard sarapan dengan sandwich. Tapi kalau Alexa tidak suka, pelayan di sana juga masak nasi goreng.


Mereka pun menikmati sarapan dengan hikmat. Tanpa ada yang bersuara satu orang pun.


Selesai makan, Alexa berpamitan dengan kedua orang tua Kenan. Sampai di depan mansion. Alexa dikagetkan sama seseorang yang memegang satu buket bunga mawar merah. Bukan hanya Alexa, semua orang yang ada di mansion pun kaget.


" Good morning, bidadari"


" Om Kenan!"


" Yes, I'm"


" Om habis colong mawar darimana?"


" Sembarangan aja kalau ngomong!. Bunga ini saya beli, khusus untuk kamu"


" Untuk aku?"


" Hhmmm"


" Aku kan nggak ulang tahun Om?"


" Emang kasih bunga itu harus nunggu ulang tahun dulu?"


" Nggak sih"


" Ya udah, ambil nih bunganya"


Alexa mengambil buket bunga mawar merah itu. " Makasih Om"


" Sama-sama. Kamu suka nggak?"


" Suka Om" jawab Alexa sambil mencium wangi bunga mawar.


Kenan tersenyum. Akhirnya tidak sia-sia ia mencari cara menaklukkan hati cewek. Langkah pertama menaklukkan hati cewek berhasil.


To be continue.


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2