Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Mata Alexa


__ADS_3

Mendengar suara tembakan dari dalam markas, anak buah Edmond pun segera masuk kedalam markas. Namun langkah mereka terhenti karena di hadang oleh Axel dan sahabatnya.


" Minggir!"


" Kalau kami tidak mau gimana?" kata Adele dengan nada mengejek.


" Maka jangan salahkan kami jika nanti kalian tinggal namanya saja"


" Udh takut" kata Farrel.


" Dasar bocah"


Anak buah Edmond langsung menyerang Farrel. Ia tidak terima di ejek sama bocah ingusan itu.


" Upss, tidak kena"


Farrel berhasil menghindar. Jadi serangan anak buah Edmond itu hanya mengenai angin saja.


" Tunggu apalagi cepat serang mereka!"


" Siap"


Anak buah Edmond pun menyerang Axel dan sahabatnya. Axel dan sahabatnya tidak tinggal diam, mereka membalas serangan anak buah Edmond.


" Jangan salahkan kami kalau kalian tidak bisa lagi melihat indahnya dunia ini"


" Kita lihat aja siapa yang tidak akan bisa melihat dunia" kata Axel.


Anak buah Edmond yang dipanggil ketua sama anggotanya itu melayangkan tinjunya pada Axel. Dengan sigap Axel menangkis serangan lelaki yang bertubuh besar itu.


Axel menendang perut lelaki yang usianya jauh di atasnya itu hingga tubuh lelaki itu sedikit mundur kebelakang.


" Lumayan juga tendangan mu anak kecil. Tapi sayangnya tendangan itu hanya membuat saya geli saja. Nanti saya kasih tau tendangan yang ada rasanya"


Lelaki itu pun menyerang Axel, dan anak buahnya yang lain menyerang Alisha dan yang lainnya.


Bodyguard Axel tidak tinggal diam, mereka juga ikut membantu tuan kecil mereka. Pertarungan pun semakin seru, karena lawan mereka yang sekarang tidak semudah melawan anak buah black cobra kemarin.


Satu persatu dari anak buah Edmond mengeluarkan senjata yang sudah mereka persiapkan dari tadi.


Sedangkan Axel dan yang lainnya masih melawan dengan tangan kosong. Mereka akan mengeluarkan senjata saat sudah terdesak. Sekarang mereka masih bisa melawan dengan tangan kosong.


Alisha cukup kewalahan menghadapi tujuh orang musuh sekaligus. Untung saja dia sudah dilatih cara menghadapi banyak lawan sama Daddy-nya Alexa, jadi ia tidak takut untuk kalah.


" Sekarang kau tidak bisa lolos anak kecil"


" Benarkah?"


" Apa kau tidak melihat sekelilingmu?"

__ADS_1


Alisha tersenyum mendengar ucapan salah satu anak buah Edmond.


" Saya sudah pernah di kepung lebih dari yang ini"


" Sombong sekali kamu. Kalian!, cepat habisi anak kecil yang sombong itu"


" Siap!"


Tujuh orang lelaki bertubuh besar itu langsung menyerang Alisha secara bersama. Dengan lincahnya gadis cantik itu bisa menghindari setiap serangan laki-laki bertubuh kekar itu.


Bruk.


Satu kali tendangan memutar, lima lawan langsung tumbang oleh gadis cantik itu. Tendangan seperti itu memang sering dipakai untuk melumpuhkan lawan yang banyak.


" Payah!. Mengurus anak kecil saja kalian tidak becus. Liat bagaimana cara saya mengalahkan gadis kecil ini"


Anggota yang lain hanya melihat teman mereka menyerang Alisha. Mereka ingin melihat bagaimana cara temannya itu melumpuhkan gadis kecil itu.


Gerakan lelaki itu mudah sekali terbaca oleh Alisha. Jadi dengan satu kali tendangan, gadis cantik itu langsung bisa melumpuhkan laki-laki bertubuh kekar itu.


" Cuma segitu aja om kemampuannya. Tadi bilangnya bisa melumpuhkan saya dengan satu kali serangan"


" Banyak omong kau bocah!"


Lelaki itu langsung mengeluarkan senjata andalannya yang ia simpan di kakinya.


Untung Alisha cepat menghindar. Kalau tidak kulitnya sudah tergores sama pisau. Dan itu juga akan membuat kekasihnya murka.


" Gerakan mu cukup cepat juga anak kecil. Tapi kali ini saya pastikan pisau ini dapat merobek perut mu"


Serangan anak buah Edmond itu semakin cepat. Alisha harus fokus melihat gerakannya. Kalau tidak ia akan mati di tangan laki-laki itu.


Tidak jauh beda dengan Alisha. Adele pun juga menghadapi tujuh orang anak buah Edmond. Begitu juga dengan Farrel dan Axel. Mereka di kepung sama anak buah Edmond.


Bodyguard Darren pun tak luput dari serangan anak buah Edmond. Tapi mereka tidak gentar karena mereka juga mempunyai bos seorang mafia yang juga sangat hebat di masanya. Jadi mereka tidak takut menghadapi anak buah Edmond.


...***...


Tubuh Clara terkulai kelantai lantaran Auman Jakson yang begitu nyaring. Mantan model itu tidak bisa bergerak karena kucing besar itu berdiri di hadapannya.


Jakson tidak membiarkan Clara mengambil samurai yang tergantung di dinding. Insting kucing besar itu sangat kuat. Dia seperti tau apa yang akan di lakukan Clara.


Alexa tersenyum melihat kepintaran kucing besar yang pernah ia selamatkan dari tangan black kobra. Sekarang kucing besarnya semakin pintar.


Tap.


Sebuah pisau kecil menancap tepat di sandaran kursi yang ada di belakang Alexa.


" Sayang sekali lemparan anda tidak tepat sasaran"

__ADS_1


" Sial!, hampir saja katana ku menancap di kepala mu gadis kecil"


" Itu tidak akan terjadi" kata Alexa sambil tersenyum.


Edmond merasakan sesuatu di perutnya. Ia kaget melihat kunai sudah menancap di perutnya.


Sejak kapan kunai ini menancap di perutku?.


" Bagaimana rasanya?"


" Boleh juga serangan mu anak kecil. Tapi kunai kecil sepert ini tidak ada rasanya sama sekali" kata Edmond sambil mencabut kunai itu dari perutnya.


Alexa hanya tersenyum kecil saat melihat kunai terlepas dari perut Edmond. Ia senang karena mendapatkan lawan yang seimbang dengannya.


Edmond harus berhati-hati dengan gadis cantik yang ada di hadapannya itu. Karena gerakan gadis itu tidak bisa terbaca. Buktinya ia tidak tau kapan gadis itu melemparkan kunai padanya.


" Sekarang saya akan serius menghadapi kamu anak kecil"


" Tenang saja Om. Saya hanya mengeluarkan sedikit kemampuan saya"


Tubuh Alexa terdorong sedikit kebelakang karena serangan tiba-tiba dari Edmond. Ternyata bos mafia itu sekarang sudah mulai serius.


" Baiklah, sekarang saya juga tidak akan menahan kemampuan saya lagi"


Alexa membalas serangan Edmond. Gadis kecil itu menyerang Edmond dengan sangat cepat. Bahkan gerakannya tidak bisa di prediksi sama Edmond.


Buk.


Tubuh Edmond hampir saja terjatuh karena tendangan Alexa. Untung saja di belakangnya ada meja. Jadi tubuhnya tidak terjatuh.


Putri Darren itu tidak memberikan cela untuk Edmond membalas serangannya. Gadis kecil itu terus saja menyerang Edmond.


Set.


Lengan Alexa tergores karena samurai. Darah segar pun keluar dari lengannya.


" Bagaimana gadis kecil"


Alexa hanya tersenyum kecil. Tba-tiba mata Alexa berubah menjadi merah. Dan itu pertanda tidak baik untuk musuhnya. Karena sekarang sisi iblis gadis cantik itu sudah bangun. Membuat aura di ruangan itu berubah menjadi menyeramkan.


Edmond kaget melihat mata merah Alexa. Mata itu mengingatnya pada seseorang yang pernah mengalahkannya. Dan kenapa gadis kecil itu mempunyai mata yang sama dengan wanita itu.


Siapa gadis cantik ini sebenarnya.


Alexa yang sudah dalam mode on itu mengambil katana yang ada di belakangnya. Ia menyerang Edmond tanpa ampun.


To be continue.


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2