Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Keindahan gunung Papandayan


__ADS_3

Sebelum mereka pergi ke taman bunga Edelweis. Mereka terlebih dahulu pergi ke hutan mati. Karena kata para pendaki yang sudah pernah mendaki gunung Papandayan, ' nggak afdol rasanya kalau kesini tidak pergi ke hutan mati. Hutan mati juga salah satu tempat Favorit para pendaki.


Mereka tidak bisa lama-lama di hutan mati. Karena aroma belerang tercium sangat kuat dari sana. Jadi mereka mengambil beberapa foto dan setelah itu mereka melanjutkan perjalanan ke taman bunga edelweis.


Bunga yang bernama ilmiah Anaphalis javanika


atau dikenal dengan nama bunga edelweis dan juga bunga abadi itu terhampar luas di depan mata. Tapi sepertinya mereka kurang beruntung. Karena bunga abadi itu belum mekar.


" Daebak..! indah banget tamannya" kata Alexa dan Adele.


Tapi tidak hanya mereka berdua saja yang takjub. Melainkan teman-temannya yang lain juga.


" Sepertinya bunganya belum mekar? karena setau gue bunga edelweis itu berwarna putih" kata Alexa.


" Bunganya akan mekar di bulan April sampai September" kata Axel.


" Benarkah?"


" Hhmm"


" Darimana kamu tau?" tanya Alexa.


" Aku baca di salah satu artikel "


" Kenapa nggak bilang dari tadi"


" Ya kan kamu nggak tanya?"


" Dasar adik nggak ada akhlak kamu. Terus gimana aku mau kasih liatnya ke mommy?"


" Foto aja yang ada sekarang. Tapi lebih bagus video-in biar lebih puas mommy meliatnya"


" Benar juga. Tumben kamu pinter"


" Aku memang udah pinter dari lahir"


" Masa? kok aku baru taunya sekarang?"


" Itulah karena kebanyakan tidur"


" Ya udah, sekarang kamu ambil foto aku. Sekalian sama videonya ya" pinta Alexa sambil menyerahkan ponselnya ke Axel.


" Kok aku. Kan kamu bisa"


" Kalau aku yang ngambilnya nggak bagus. Ayolah adikku yang tampan dan baik hati. Bantulah kakakmu yang cantik dan juga Sholehah ini ya?"


" Ck, kalau ada maunya baru ngomongnya baik"


" Jadi kamu nggak mau nih bantuin kakak kamu yang baik ini?!"


" Tuh liat, baru aja bilang dirinya Sholehah. Tapi sekarang udah galak lagi"


" Ya udah kalau nggak mau bantu, aku cari adik batu saja"


" Sini kameranya!"


" Nah gitu dong. Nih kameranya" kata Alexa sambil memberikan kamera yang pada Axel.


Ya kata-kata itu mampu meluluhkan Axel. Dari dulu Axel memang tidak suka kalau Alexa ngomong cari adik baru. Karena cukup dia saja yang menjadi adiknya.

__ADS_1


Axel pun mulai merekam video saudara kembarnya. Ia tersenyum geli melihat tingkah Alexa dalam video itu. Tapi dia juga terlihat lucu.


Seseorang diam-diam juga mengambil beberapa foto Alexa. Dia tersenyum saat melihat hasil jepretannya. Foto yang diambil bagus-bagus semua. Apalagi pose saat Alexa mencium bunga abadi itu. Terlihat sangat menggemaskan. Ia menertawakan dirinya yang seperti pencuri.


" Eca, kita foto bareng yuk" kata Adele.


" Boleh"


Adele pun mengambil fotonya berdua dengan Alexa. Kedua cewek cantik itu berfoto dengan bermacam pose.


" Sekarang kita foto berempat"


" Siapa yang akan fotoin?"


" Oh iya ya. Kalau foto berempat, enaknya dari jauh"


" Makanya, siapa yang akan jadi fotografer kita?"


Alexa melihat sekeliling, semua orang sibuk berfoto. Jadi mereka tidak tau harus minta tolong sama siapa. Matanya tertuju pada sosok lelaki tampan yang sedang asik menatap ponselnya. Ia segera menghampiri lelaki itu.


" Kak Kevin"


" Eh, i-iya, ada apa?"


" Bisa tolong fotoin kita berempat nggak?" tanya Adele.


" Bisa, sini kameranya"


" Makasih" ucap Alexa sambil menyerahkan kameranya pada Kevin.


Alexa segera mencari view yang bagus untuk foto mereka. Foto itu untuk jadi kenang-kenangan. Jadi view nya harus yang wow.


" Ok, silakan ambil posisi "


Keempat sekawan itu mulai mengambil tempat masing-masing.


" Axel, nanti kamu kalau difoto harus senyum ya" kata Alexa.


" Kenapa harus senyum?"


" Emang kamu mau berfoto dengan wajah dingin kek kulkas dua pintu"


" Asal kamu tau ya, justru lelaki dingin yang banyak dicari sama cewek-cewek. Karena gaya cowok dingin itu terlihat lebih cool"


" Pokoknya aku nggak mau tau, kamu harus senyum. Walaupun sedikit"


" Baiklah"


Kevin tersenyum melihat Axel yang begitu patuh sama Alexa. Kevin tidak tau saja kalau Axel ingin sekali menenggelamkan saudara kembarnya itu. Tapi percayalah dia tidak akan berani melakukan itu.


" Kalian siap?"


" Siap Kak"


Empat sekawan itu langsung berpose bak model profesional. Mereka berfoto dengan berbagai macam pose. Dan pose mereka itu mampu membuat Kevin tersenyum.


Bagaimana tidak, Axel daritadi harus mengulang posenya gara-gara Alexa mengomel-ngomel terus. Dan Axel hanya bisa pasrah mengikuti kemauan saudara kembarnya itu.


" Coba liat Kak hasilnya? pasti jelek-jelek ya?" tanya Alexa.

__ADS_1


" Nggak kok, bagus-bagus semua"


" Idih mentang-mentang dia yang jadi fotografernya makanya bilang bagus"


" Emang bagus kok"


Alexa pun melihat hasil jepretan Ketos nya itu. Hasil fotonya sangat bagus. Apalagi view nya juga bagus. Jadi foto mereka terlihat sangat bagus. Mungkin juga karena fotografernya.


" Gimana? bagus-bagus kan?" tanya Kevin.


" Bagus. Makasih ya Kak"


" Mana, gue juga mau lihat" kata Axel.


" Ntar aja di mobil"


" Kok gitu?"


" Karena nggak gini" kata Alexa sambil menyimpan kameranya.


" Dasar pelit!"


" Kakak nggak mau foto juga?" tanya Alexa pada Kevin.


" Udah tadi"


" Sekarang nggak mau foto lagi?"


" Nggak, ntar kameranya rusak karena kebanyakan foto "


" Dih kakak ada-ada aja. Sekali lagi makasih ya Kak"


" Sama-sama "


Kevin menatap punggung gadis cantik yang semakin menjauh dari pandangannya. Gadis yang hanya bisa dikaguminya.


" Perhatian semuanya" kata Citra.


Empat sekawan itu menghentikan kegiatannya. Begitu juga dengan teman-teman yang lain. Mereka semua mendengarkan informasi yang akan di sampaikan oleh senior mereka.


" Habis dari sini, kita langsung turun. Setelah itu kita pergi ke pusat oleh-oleh yang ada di kota G. Di sana kalian bisa membeli bermacam-macam oleh-oleh untuk orang tua dan juga keluarga kalian"


Semua junior pun bersorak kegirangan. Karena mereka bisa shopping. Lagi pula tak lengkap rasanya kalau mereka tidak membawa pulang oleh-oleh khas kota G itu.


Setelah berfoto-foto, mereka pun memutuskan untuk turun. Karena sebentar lagi matahari akan terik. Jadi mereka harus segera sampai di bawah.


...***...


Nando, Doni dan juga para bodyguard bersiap untuk turun. Karena rombongan Axel sudah mulai bergerak turun. Mereka tidak boleh ketinggalan dari rombongan itu.


" Ada barang yang ketinggalan nggak?" tanya Doni.


" Nggak bos, semua barang sudah dimasukkan ke dalam ransel"


" Good, sekarang saatnya kita turun"


Para lelaki tampan itu segera meninggalkan taman bunga edelweis. Ya mereka juga ikut ke sana. Dan mereka juga bisa melihat apa saja yang sudah di lakukan empat sekawan itu.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2