
Akhirnya Kenan mendapatkan oleh-oleh yang bagus untuk kekasihnya. Ia berharap sang kekasih suka dengan hadiah yang akan dia berikan.
" Tuan "
" Hhmmm"
" Apa nona muda tidak akan marah?"
" Nggak"
Beni berharap juga seperti itu. Tapi mengingat nona mudanya yang sekarang ini tidak suka barang-barang mewah. Jadi dia agak ragu dengan jawaban tuannya.
" Semoga aja nona muda suka dengan hadiahnya ya, tuan?"
" Iya Ben. Kalau dia ngamuk, bilang aja hadiah itu kamu yang suruh beli ya"
" Lho kok jadi saya, tuan?"
" Ya kamu lha. Apa kamu lupa pasal tentang bos dan asisten?"
Beni menghela nafasnya. Kalau sudah membicarakan pasal, dia memang tidak akan bisa berkutik. Sebab di pasal itu jelas tertulis kalau asisten tidak pernah benar.
" Iya tuan saya ingat"
" Jadi kalau nona muda ngamuk, kamu bilang aja sama dia kalau kamu yang paksa saya beli hadiah ini"
Nanti nona muda pasti akan tau kalau anda yang membelinya tuan. Nona muda itu kan gadis yang pintar.
" Baik tuan, saya akan katakan seperti apa yang tuan suruh"
" Nah gitu dong. Sekarang kita cari oleh-oleh untuk Aiden dulu. Setelah itu kita baru ke bandara. Saya udah nggak sabar ingin cepat-cepat sampai di negara kita"
" Siap tuan. Jadi kita ke toko mainan dulu?"
" Hhmmm"
Bos dan asisten itu segera meluncur ke toko mainan terbaik dan juga terkenal di mall itu. Kenan akan membelikan keponakannya mainan yang belum keluar di negaranya.
" Selamat datang di toko kami tuan?. Ada yang bisa saya bantu?"
" Tuan muda saya mau cari mainan keluaran terbaru yang ada di toko ini"
" Ada tuan. Kalau boleh tau keponakannya cowok atau cewek?"
" Cowok, mbak"
" Ada tuan. Kebetulan mainan ini hanya di produksi tiga di dunia"
" Boleh kami lihat mainannya, mbak?"
" Boleh tuan"
Pemilik toko meminta salah satu karyawan untuk mengambil mainan yang baru datang tadi. Mainan yang hanya di produksi tiga di dunia. Dan yang bisa membelinya hanya orang-orang dari kalangan atas saja.
Tak berselang lama karyawan itu datang dengan membawa dua buah robot dengan warna yang berbeda. Kelihatan sekali kalau barang mahal. Karena membawanya pun sangat hati-hati.
" Silakan dilihat tuan"
__ADS_1
Pemilik toko itu memperlihatkan keunggulan robot yang mahal itu. Kenan dan Beni melihat apa aja yang bisa dilakukan robot yang setinggi seratus sentimeter itu.
Robot itu bisa mengenali pemiliknya dengan sensor yang ada di bagian mata sang robot. Robot itu bisa melakukan beberapa gerakan yang di perintahkan. Bahkan robot itu juga bisa melindungi pemiliknya. Masih banyak lagi yang bisa dilakukan robot mahal itu.
Kenan tertarik dengan robot itu. Ia akan meminta salah satu anak buahnya untuk menambahkan program baru ke dalam program yang sudah ada di dalam tubuh robot itu.
" Bagaimana tuan?"
" Bungkus "
" Tuan saya ambil robot ini"
Pemilik toko itu tersenyum. Ia segera membungkus robot mahal itu kedalam kotak khusus. Karena mainan mahal seperti itu tidak bisa di bungkus dengan asal-asalan.
Kenan memberikan black card pada pemilik toko. Dengan senang hati pemilik toko itu menggesek card milik Kenan. Ia yakin lelaki yang ada di hadapannya bukan orang sembarangan.
" Terima kasih sudah belanja di toko kami, tuan"
" Sama-sama mbak"
Dua lelaki tampan itu pun pergi meninggalkan toko mainan.
" Apa ada yang ingin anda beli lagi, tuan?"
" Nggak Ben. Kamu nggak ingin beli sesuatu, Ben?"
" Nggak tuan. Lagi pula saya tidak punya kekasih"
" Oh iya saya lupa, kamu kan jomlo"
" Anda benar tuan"
" Kamu harus segera mencari pasangan hidup, Ben"
" Iya tuan. Ini saya juga lagi berusaha mencari pendamping hidup"
" Saya sudah bahagia sekarang, Ben. Dan sekarang giliran kamu"
Beni menghentikan langkahnya. " Saya akan mencari pendamping hidup saya tuan. Tapi nanti setelah saya melihat anda menikah dengan nona Alexa"
Kenan tersenyum mendengar ucapan asistennya. " Kamu mencari pasangan tidak perlu menunggu saya sampai menikah"
" Saya sudah berjanji pada diri saya sendiri tuan. Kalau saya akan mencari pendamping hidup setelah saya melihat anda duduk di pelaminan bersama pasangan anda"
" Saya pasti akan menikah, Ben. Jadi mulai sekarang carilah kebahagiaan mu. Saya ingin melihat kamu datang di hari bahagia saya nanti bersama pasangan kamu"
" Insya Allah saya akan bawa pasangan ke pernikahan anda tuan"
" Ya saya harap kamu jangan menyewa kekasih bayaran untuk menunjukkan ke saya"
" Tidak tuan!. Saya akan berusaha lebih keras lagi untuk mencari kekasih. Tapi saya tidak yakin apakah mereka bisa menerima saya dan pekerjaan saya, tuan"
" Memangnya kenapa dengan pekerjaan kamu?"
" Saya kan cuma seorang asisten, tuan"
Kenan menepuk pundak asistennya itu. " Wanita yang tulus itu tidak akan memandang siapa kamu dan juga pekerjaan kamu. Lagipula apa yang salah dengan seorang asisten?"
__ADS_1
" Tidak ada tuan. Saya takut kalau dia hanya memandang status saya dan juga pekerjaan saya"
" Tinggalkan wanita yang seperti itu. Makanya saya bilang carilah wanita yang baik. Saya yakin masih banyak wanita diluar sana yang mempunyai hati yang baik"
" Saya harap bisa menemukan wanita sebaik dan setulus nona muda, tuan"
Kenan menatap tajam asistennya. " Kamu nggak menyukai pacar saya, kan?"
" Astagfirullah. Ya nggak lha tuan. Nggak ada niat sama sekali untuk merebut nona muda dari anda tuan"
" Bagus!. Coba saja kalau kamu punya pikiran seperti itu, habis kamu!"
" Tuan tenang saja. Nggak ada niat saya untuk menyukai nona muda. Saya hanya punya rasa kagum "
Kenan tau kalau asistennya tidak akan pernah melakukan itu. Ia tau betul bagaimana sifat asistennya. Karena Beni adalah orang kepercayaannya. Bisa dibilang Beni adalah kaki tangannya.
" Tuan jangan pernah berpikiran seperti itu pada saya"
" Saya percaya sama kamu Ben. Saya yakin kamu tidak akan melakukan hal seperti itu"
" Terima kasih tuan"
Beni memang hanya mengagumi nona mudanya. Ia tau kalau nona mudanya juga sangat mencintai tuan mudanya. Walaupun mereka terkadang terlihat seperti tom and Jerry. Tapi rasa sayang mereka sangat kuat.
" Ben"
Beni dan Kenan sontak melihat kearah suara. Seorang wanita cantik dengan kulit putih dan bola mata berwarna biru langit datang menghampiri mereka.
" Anya!"
Wanita cantik itu tersenyum kala mendengar namanya di sebut oleh lelaki tampan itu.
" Hai!, lama tak jumpa"
Beni masih mematung menatap wanita cantik itu. Ia tidak membalas uluran tangan wanita cantik itu.
Ehem..!
Beni tersadar dari lamunannya, saat mendengar suara deheman tuan mudanya.
" Ah iya, lama tak jumpa"
" Aku pikir kamu sudah lupa"
" Bagaimana aku bisa lupa sama wanita cantik seperti kamu"
Wanita itu tersenyum mendengar pujian manis yang keluar dari mulut lelaki tampan yang ada dihadapannya.
" Mau nyebrang ya, Ben?" tanya Kenan.
" Ah maaf"
Beni segera melepaskan genggaman tangannya dari Anya. Ia tidak menyangka akan bertemu dengan wanita yang sudah lama menghilang dari hidupnya. Dan sekarang wanita cantik itu muncul lagi di hadapannya.
To be continue.
Happy reading 😚😚
__ADS_1
...***...