
Alexa baru sampai di mansion. Ia meminta salah satu bodyguard untuk memasukkan motornya ke dalam garasi. Karena ia mau langsung ke kamar membersihkan dirinya.
" Kemana aja?, kok jam segini baru pulang?" tanya Axel.
" Banyak kerjaan tadi"
" Bohong. Kamu habis senang-senang, kan?"
Alexa tersenyum mendengar ucapan adiknya. Dia memang tidak bisa berbohong dengan saudara kembarnya.
" Udah tau, kenapa nanya?"
" Senang-senang kok nggak ngajak?"
" Nggak seru. Lawannya Cemen semua"
" Berapa orang lawannya?"
" Cuma lima orang"
" Kamu tau mereka itu suruhan siapa?"
" Tau"
" Siapa?, musuh Daddy, kah?"
" Nggak!. Wanita yang terobsesi sama cowok aku"
" Sama kak Kenan?"
" Hhmmm"
" Emang susah ya jadi orang tampan. Dimana-mana pasti ada aja wanita yang memperebutkan"
" Kalau kamu ada yang rebutin nggak?"
" Ada dong. Tapi sayang hati aku udah milik Alisha"
" Dasar bucin!" kata Alexa sambil berlalu meninggalkan Axel.
" Mau kemana?"
" Mau mandi"
" Ntar kita makan malamnya berdua aja"
Alexa menghentikan langkahnya. " Emangnya Mommy sama Daddy kemana?"
" Mommy sama Daddy pergi ke mansion Oma"
" Kenapa kita nggak diajak?"
" Mana aku tau"
" Ya udah, kamu sendiri aja yang makan malam"
" Kamu nggak makan?"
" Aku masih kenyang"
" Emang tadi makan apa?"
" Aku cuma makan siang tadi aja"
" Masa iya kamu nggak lapar?. Apa kamu diet?"
" Nggak!"
" Ya udah makan ntar sama aku. Ntar kamu sakit kalau nggak makan. Kalau sakit, siapa yang repot. Aku juga?"
" Oh jadi aku nyusahin kamu?"
Mampus.
" Nggak kok. Kamu nggak pernah merepotkan aku"
" Tadi bilangnya nggak gitu?"
" Ah, tadi itu aku salah ngomong. Kamu itu kan kakak terbaik, jadi mana pernah merepotkan aku. Ya udah mandi sana!" kata Alexa sambil mendorong tubuh Alexa masuk kedalam lift.
Axel menghela nafasnya. Hampir saja saudara kembarnya itu ngamuk gara-gara mulutnya nggak bisa di rem.
" Axel"
" Astagfirullah!. Lo ngagetin gue aja sih, Rel"
" Sorry. Lagian Lo ngapain bengong "
" Kalau masuk rumah itu ucap salam dulu?"
" Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam. Ngapain Lo kesini?"
" Mau numpang makan"
" Numpang makan?. Emang di rumah Lo nggak ada makanan?"
" Ada. Tapi gue mau makan di rumah sultan"
" Ya udah, kita tunggu Eca dulu"
" Emang Eca kemana?"
__ADS_1
" Baru pulang dia"
" Tumben jam segini dia baru pulang"
" Habis senang-senang dia"
" Senang-senang gimana maksud Lo?"
" Dia habis menghajar para penjahat"
" Kok kita nggak di ajak?"
" Eca bilang nggak seru. Penjahatnya Cemen semua"
" Siapa mereka?. Apa musuh Daddy, Lo?"
" Nggak!. Wanita yang suka sama kak Kenan"
" Terus kenapa dia nyerang Eca?"
" Dia mau melenyapkan saudara gue"
" Astaga!, serius Lo?"
" Hhmmm"
" Sayangnya gue nggak bisa liat Eca menghajar penjahat itu"
" Bukan Lo aja, gue juga pengen liat Eca ngamuk"
" Siapa orang yang sudah menyewa para penjahat itu, ya?"
" Mungkin Tante girang itu"
" Tante girang yang mana?"
" Itu lho yang ikut kita nonton kemarin"
" Maksud Lo Tante bule itu?"
" Hhhmmm"
" Bukannya dia pacarnya Om Beni?"
" Bukan!"
" Kalau bukan. Terus kenapa dia datang sama Om Beni?"
" Mana gue tau. Mungkin dia mau cari informasi tentang Eca melalui om Beni"
" Mungkin juga sih"
Saat kedua cowok tampan itu sedang ngobrol, tiba-tiba mereka dikagetkan sama seseorang.
" Hayo! kalian berdua lagi ghibah in apa?"
" Sayang!, ngagetin aja?"
" Kalau jantung gue copot, Lo berdua harus tanggung jawab" kata Axel.
" Ya elah!, baru gitu aja udah kaget. Lagian itu baik untuk jantung, Lo"
" Baik gundul mu!. Lo ngapain kesini?"
" Gue mau ketemu sama Eca"
" Eca lagi mandi, Lo samperin aja ke kamarnya"
" Gue tunggu disini aja. Bentar lagi Eca turun"
" Darimana Lo tau kalau Eca bentar lagi turun?"
" Kan tadi Eca nelpon gue. Sayang kok ada disini?"
" Aku kesini mau numpang makan, yank"
" Numpang makan?. Emang di rumah ayank udah nggak ada makanan?"
" Ada. Tapi lagi pengen makan di mansion sultan"
" Kamu itu ya"
" Nggak apa-apa Del. Lagian mommy sama daddy gue nggak ada"
" Emang Om sama Tante kemana?"
" Ke mansion Oma"
" Tumben kalian berdua nggak ikut?"
" Gimana mau ikut. Wong mommy gue telpon aja pas udah nyampe di sana"
" Mereka nginap di sana?"
" Nggak. Ntar malam pulang"
" Oh iya?, kita suruh Alisha datang kesini. Jadi Eca sendiri yang nggak ada pasangan disini"
" Lo pengen Eca ngamuk?"
" Iya, udah lama gue nggak dengar dia ngomel-ngomel"
" Nggak usah. Lagian kasian neneknya Alisha, sendirian di rumah"
__ADS_1
" Lo bener juga"
" Adele menyimpan kembali ponselnya. Tak berselang lama Alexa pun datang dengan wajah yang lebih fresh.
" Lo udah disini?" tanya Alexa.
" Udah dong. Lagipula rumah kita kan deket, jadi lima langkah aja udah nyampe di mansion, Lo"
" Lo kok juga ada disini, Rel?"
" Iya dong. Gue kan mau makan malam bareng sama pacar gue"
" Makan malam kok numpang di mansion gue. Modal dikit dong, Rel" kata Axel.
" Nggak apa-apa. Hitung-hitung ngabisin beras di mansion Lo "
" Lo baru selesai mandi, Cha?" tanya Adele.
" Hhmmm"
" Tumben jam segini baru selesai mandi"
" Gue baru pulang"
" Baru pulang?. Bukannya pekerjaan di cafe tadi tinggal sedikit?"
" Gue habis diculik"
" What..!, diculik?!"
" Hhmmm"
" Siapa yang berani menculik anak singa. Sini biar gue hajar"
" Nggak perlu. Mereka sudah gue kirim ke hotel prodeo"
" Kenapa nggak dikasihin ke Jakson aja"
" Gue maunya juga gitu. Tapi bos penjahatnya masih punya keluarga, jadi nggak tega gue"
" Apa mereka pembunuh bayaran?"
" Hhmmm"
" Siapa yang nyewa mereka?"
" Tante girang"
" Kenapa dia mau bunuh, Lo?"
" Biasa, cintanya di tolak sama pacar gue"
" Bukankah dia pacarnya Om Beni?"
" Bukan!"
" Terus kenapa dia datang sama Om Beni?"
" Nggak tau. Mungkin dia mau cari informasi tentang gue melalui Om Beni"
" Terus Lo kasih hukuman apa pada Tante girang itu?"
" Gue kasih hukuman yang nggak akan pernah dia lupakan seumur hidup" kata Alexa sambil tersenyum.
" Apa?. Kasih bocorannya dong?"
" Sini gue bisikin"
Adele menutup mulutnya karena kaget. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana Tante girang itu melayani lima orang lelaki sekaligus.
" Apa Lo ikut menyaksikannya?"
" Ya nggak lha. Gue nunggu diluar"
" Gue kirain Lo ikut nonton"
" Ngaco, Lo"
" Kalian berdua kenapa bisik-bisik gitu?" tanya Farel.
" Ini urusan cewek. Kalian berdua nggak boleh tau"
" Kalau udah ngomong urusan cewek. Kita nggak boleh bertanya lagi, Axel"
" Lo aja yang kepo. Gue dari tadi balas chat pacar gue"
" Nggak setia kawan Lo"
Tak berselang lama, bibik datang.
" Nona, Aden, makanannya sudah siap?"
" Makasih Bik"
" Sama-sama nona"
" Yuk guys kita makan dulu. Ntar kita lanjutkan lagi ngobrolnya"
Alexa dan para sahabatnya segera menuju meja makan. Mereka akan makan malam bersama.
To be continue.
Maaf atas ketidak nyamanan nya ya teman-teman. Sekarang Feby nulis cuma bisa malam. Karena Feby ada kesibukan di real. Apalagi Feby juga baru fit. Jadi Feby minta pengertiannya.
__ADS_1
Gomawo untuk kalian yang masih setia menunggu kelanjutan ceritanya. Sayang kalian banyak-banyak๐ค๐ค
Happy reading ๐๐