Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Perhatian kekasih


__ADS_3

" Sayang, aku ke tempat mommy sama Daddy dulu ya. Nanti aku kembali kesini lagi?"


" Ok Oppa"


Kenan meninggalkan kekasihnya sebentar. Ia menghampiri calon mertuanya. Nggak sopan kalau tidak menyapa mereka.


" Malam mommy, daddy"


" Ada Kenan. Kapan datang?"


" Barusan Mom"


Kenan menyalami camer dan juga yang lainnya.


" Bukannya kamu di negara P, Ken?" tanya Romi.


" Iya Om. Tadi sore nyampe di Indo"


" Emang kamu nggak cuci mata dulu sama bule-bule di sana?"


" Nggak lha Om. Pacar aku jauh lebih cantik dari bule-bule yang ada di sana"


" Paling galak juga ya, Ken" kata Doni.


" Galaknya ketika lagi kesal aja Om"


" Semua wanita itu memang galak di situasi tertentu. Apalagi saat tanggal merah" kata Darren.


" Lo bener bro. Bahkan galaknya dari pagi sampe malam. Jadi nanti kamu harus pinter-pinter bujuk istri, Ken" kata Romy.


" Iya Om. Sekarang masih belajar cara nyenengin pacar"


" Bagus itu. Jadi nanti sewaktu-waktu dia merajuk?. Kamu sudah ada cara untuk mengatasinya"


" Iya Om"


" Kalau gue ngatasin bini marah atau ngambek?, bawa aja dia gelud di atas ranjang" kata Doni.


" Gue kadang juga gitu. Awalnya istri gue nolak, eh setelah terpancing malah dia yang lebih agresif"


" Jangan racuni pikiran calon mantu gue "


" Nggak apa-apa kali Ren. Hitung-hitung belajar"


" Iya tuan muda. Jadi besok kalau udah nikah Kenan nggak kaku lagi. Dan pas Alexa ngambek, dia sudah bisa membujuknya"


" Kamu harap maklum ya Ken. Kedua sahabat Daddy emang rada-rada kurang"


" Nggak apa-apa Daddy"


Kenan memang harus belajar bagaimana cara mengatasi kelinci kecilnya kalau sedang merajuk. Tapi caranya bukan seperti yang dilakukan oleh para orang tua itu.


" Oh iya Ken. Kamu kan baru pulang dari negara P. Nggak ada oleh-oleh untuk Om?" tanya Romy.


" Ada Om. Ntar dibagikan sama asisten aku. Dad, Om, aku ke tempat Alexa dulu ya?"


" Iya Ken"


Setelah berpamitan dengan calon mertuanya. Kenan pergi ke tempat kekasihnya. Karena kalau berlama-lama di sana, kupingnya bisa panas karena mendengar cerita orang nikah.


" Sayang ini baby siapa?"


" Baby-nya paman Nando. Tampan kan Oppa?"


" Iya tampan. Siapa namanya?"

__ADS_1


" Arkana Putra Pratama. Di panggilnya baby Arka"


" Nama yang bagus. Sayang mau baby kayak ini juga, nggak?"


" Mau. Siapa sih yang nggak mau punya baby tampan kek gini"


" Nanti kita juga punya baby tampan seperti Arka"


Axel dan yang lainnya saling lirik. Obralan dua bucin itu sudah jauh dari mereka. Bahkan mereka sudah membicarakan soal momongan.


" Apa Eca mau nikah muda ya guys?"


" Sepertinya begitu Del. Soalnya pembicaraan mereka sudah jauh. Dan gue lihat mereka juga sudah seperti keluarga kecil" kata Alisha.


" Gimana kalau kita bertiga nikah muda aja"


Alisha kaget mendengar ucapan sahabatnya. Ia tidak bisa membayangkan kalau mereka bertiga nikah muda. Apalagi emosi mereka masih labil.


" Lo yakin Del mau nikah muda?"


" Yakin lha. Lagipula gue udah mengenal pacar gue sudah dari kecil. Jadi gue tau bagaimana sifatnya"


" Belum tau Del. Gue sih belum terlalu mengenal Axel. Tapi sedikit banyaknya gue udah tau bagaimana dia"


" Emang apa yang belum kamu tau soal aku, yank?. Kayaknya udah semuanya deh kamu tau dari aku?"


" Sekarang sih nggak ada. Tapi aku nggak tau apa ada yang kamu sembunyikan dari aku?"


" Nggak ada hal sekecil apapun yang aku sembunyikan dari kamu. Bahkan sama isi dompet aku aja kamu tau. Dan foto siapa yang ada di sana. Lagipula nggak ada untungnya aku sembunyikan sesuatu dari kamu. Karena sesuatu yang di sembunyikan itu, baik buruknya akan ketahuan juga"


" Iya sayang. Aku harap kamu akan selalu seperti ini sama aku. Selalu terbuka dan juga makin sayang sama aku"


" Pasti dong sayang. Rasa sayang dan cinta aku nggak akan pernah berkurang untuk kamu"


" Sayang aku punya sesuatu untuk kamu?"


" Apa itu Oppa?"


" Ntar ya, aku suruh Beni ambil dulu"


" Mau kasih oleh-oleh, kah?"


" Ya bisa dibilang begitu"


" Nanti aja Oppa, kita makan dulu. Setelah makan baru bagi oleh-olehnya"


" Iya sayang"


Kiran pun memanggil suami dan yang lainnya untuk makan. Karena steak yang ia buat bersama sahabatnya sudah siap.


" Bik, tolong hidangkan kentang goreng sama jus nya, ya?"


" Baik nona muda"


Para pelayan pun menghidangkan jus yang sudah di taruh di dalam teko raksasa yang terbuat dari kristal. Jadi kalau ada yang ingin mengambil jus nya mereka tinggal pencet kran yang ada di depan teko.


Berbeda dengan pasangan lainnya. Kenan memilih dia lha yang melayani kekasihnya. Ia benar-benar ingin menjadikan sang kekasih ratu. Tidak hanya ratu didalam hatinya, tapi juga ratu di kehidupannya.


" Sayang mau steak yang medium well atau yang well done?"


" Medium well Oppa"


" Bentar ya, aku ambilkan dulu"


" Hhmmm"

__ADS_1


Kenan segera mengambilkan steak yang di inginkan sang kekasih. Ia memotong steak itu menjadi potongan kecil-kecil.


" Ini sayang steak nya"


" Makasih Oppa"


" Sama-sama sayang"


Semua orang di sana kagum melihat perlakuan Kenan ke Alexa. Lelaki tampan itu sangat me-ratukan gadis cantik itu.


" Kamu nggak ada niat mau manjain aku juga yank?" tanya Adele pada sang kekasih.


" Ini, aku lagi manjain kamu"


" Steak ini untuk aku?"


" Iya sayang. Emangnya om Kenan aja yang bisa manjain pacarnya. Aku juga bisa"


" Uh..?, so sweet banget sih kamu"


" Aku kan selalu perhatian sama kamu. Kamu nya aja yang nggak bisa melihat semuanya"


" Liat kok sayang. Yuk kita makan, ntar keburu steak nya dingin"


" Iya sayang"


Serly dan Nadia tersenyum melihat tingkah anak mereka. Adele dan Farel adalah pasangan yang sangat unik. Apalagi sifat Adele yang mirip banget sama mamanya.


" Sayang mau coba punya aku, nggak?" tanya Axel.


" Bukankah punya kita sama ya, yank?"


" Beda sayang. Makanya coba dulu"


Axel menyuapi potongan kecil steak ke mulut kekasihnya. Dengan senang hati Alisha menerima suapan yang diberikan sama kekasihnya.


" Gimana?, enak nggak?"


" Enak. Kok bisa beda rasanya sama punya aku?"


" Tentu saja beda. Ini aku buat dengan hati, makanya beda rasanya. Mau tukar, nggak?"


" Mau"


Axel pun menukar steak miliknya dengan milik sang kekasih.


" Makasih sayang"


" Sama-sama sayang"


Para orang tua sangat senang melihat hubungan anak-anak mereka dengan kekasih mereka masing-masing.


" Axel mirip aku banget ya sayang?"


" Iya By. Bahkan dinginnya juga sama kek kamu"


" Dingin sama orang lain. Tapi sama orang yang di sayang hangat. Apalagi kalau di ranjang"


Kiran segera menyumpal mulut suaminya dengan steak. Karena kalau tidak, suaminya itu akan membahas lebih panas lagi. Suaminya memang tidak kenal tempat.


Awas kamu ya by, nggak aku kasih jatah!.


To be continue.


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2