
Kenan terlihat tampan dengan memakai baju kaos berwarna putih dan juga celana jeans selutut. Hari ini dia tidak bekerja, karena ia akan menemani kekasihnya bekerja.
" Kamu nggak kerja, Ken?"
" Nggak Ma, hari ini Ken libur"
" Sekarang mau kemana?"
" Mau temenin calon mantu mama kerja"
" Alexa kerja, pacarnya malah bolos kerja"
" Ya kan sekali-kali Ma. Lagian nggak tiap hari juga aku liburnya"
" Oh iya, gimana dengan anggrek yang mama minta?"
" Ntar sore aku beliin"
" Beneran ya?"
" Iya Ma. Ya udah, Ken jalan dulu "
" Ok, salam untuk calon mantu mama"
" Siap Ma, ntar Ken sampaikan"
Kenan masuk kedalam mobilnya. Ia melajukan mobilnya meninggalkan mansion mewah milik kakaknya.
Suasana jalan siang itu lumayan sepi. Mungkin karena masih di jam kantor. Kenan suka suasana ibu kota yang seperti ini. Biasanya padat sama kendaraan yang berlalu lalang.
Setelah menempuh perjalanan selama lima belas menit, Kenan pun sampai di cafe triple A. Ia memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang ada di sana.
" Om Ken"
Kenan menoleh kearah suara. " Adele"
" Mau ketemu sama Eca ya?"
" Hhmmm"
" Eca nggak ada di sini?"
" Kemana dia?"
" Pergi keluar sebentar. Mungkin sebentar lagi juga balik"
" Ya udah saya tunggu di dalam aja"
" Ok Om"
Kenan masuk kedalam toko kue. Karena hari ini kekasihnya itu bertugas menjaga toko kue. Beberapa karyawan Alexa membungkuk badan ketika melihat Kenan. Mereka semua tau kalau lelaki tampan itu kekasih bos mereka.
" Tampan banget ya pacarnya buk bos"
" Iya. Cocok lha sama buk bos"
" Benar, cantik dan juga tampan"
" Sungguh paket komplit mereka berdua "
" Sayangnya pacar buk bos sangat dingin"
" Dingin sama orang lain itu bagus. Lagipula tipe yang seperti itu yang laku di pasaran"
" Iya seperti kulkas "
" Kapan pangeran berkudanya gue datang"
" Ntar tahun gajah"
Tiga karyawan itu pun tertawa. Ya entah kapan pangeran mereka akan datang. Mungkin inilah resiko punya wajah pas-pasan.
" Wah seru banget kayaknya. Sampe ketawanya terbahak-bahak gitu?"
" Eh buk bos. Iya Buk bos, kita lagi menertawakan nasib kita yang jomlo"
" Cari dong Kak biar nggak jomlo lagi"
" Ini lagi dalam proses mencari buk bos. Tapi belum ada nyangkut"
" Jangan mudah menyerah Kak. Terud lha berusaha. Ntar juga dapat tu"
" Iya Buk bos. Kita akan berusaha terus"
" Nah itu lebih bagus. Ya udah, saya kedalam dulu ya?"
" Iya Buk bos. Oh iya, di dalam ada pacarnya buk bos"
" Benarkah?. Apa sudah lama dia di dalam sana?"
__ADS_1
" Belum kok buk bos, baru aja"
" Ok, kalau gitu saya masuk dulu"
Alexa segera masuk kedalam ruangannya. Ia tidak tau kalau kekasihnya itu akan datang, karena sang kekasih tidak ada memberi kabar sebelumnya.
Kenan menoleh kearah pintu saat mendengar pintu ruang kekasihnya terbuka. Ia tersenyum melihat sosok yang baru saja masuk.
" Sayang"
" Udah lama datangnya?"
" Nggak, baru aja"
" Kok nggak bilang kalau mau kesini?"
" Biar menjadi surprise untuk kamu"
" Oppa udah makan siang?"
" Belum sayang"
" Mau makan apa, biar aku pesan kan"
" Soto aja deh, Yank"
" Minumannya apa?"
" Lemon tea "
" Ok, aku pesankan dulu"
" Sayang nggak makan siang?"
" Udah Oppa"
" Kok nggak nunggu aku?"
" Ya kan aku nggak tau kalau Oppa mau kesini"
" Iya juga sih. Oh iya Axel jadi ikut tender?"
" Jadi. Mungkin sekarang lagi persentase"
" Aku yakin pasti Axel bisa memenangkan tender itu"
" Mudah-mudahan deh Oppa"
" Bukan nggak yakin Oppa. Aku cuma takut aja ada orang yang berniat jahat pada Axel. Kan kita tau dunia bisnis seperti apa"
" Iya. Tapi aku yakin dia bisa mengatasinya"
" Oppa kenapa nggak ikut tender?"
" Malas. Lagian aku udah niat mau libur hari ini. Jadi aku lepaskan tender itu demi menemani kamu"
" Idih gombal banget"
" Bukan gombal sayang"
" Iya deh. Berarti Oppa nganggur dong hari ini?"
" Hhmmm"
" Bisa dong bantu aku mindahin etalase"
" Bisa sayang. Apa sih yang nggak untuk sayang. Ini amplop untuk apa sayang?"
" Oh ini amplop untuk gaji karyawan"
" Mereka udah mau gajian?"
" Iya. Rencananya hari ini, tapi ada satu karyawan yang nggak masuk"
" Kenapa?"
" Mau bantu ayahnya"
" Kenapa gaji mereka nggak di transfer aja?"
" Maunya sih gitu, tapi ada diantara mereka yang nggak punya rekening"
" Buatkan saja. Tinggal minta data-data mereka aja. Kalau pake amplop kek gini kan bahaya"
" Iya sih. Ntar deh aku usulin ke mereka "
" Kalau di transfer kan aman "
Tok.
__ADS_1
Tok.
Tok.
" Masuk"
" Maaf buk bos, nganterin pesanannya?"
Karyawan wanita itu masuk dan meletakkan pesanan Alexa di atas meja kecil yang ada di sana.
" Makasih ya mbak"
" Sama-sama buk bos. Saya permisi dulu"
Setelah meletakkan makanan yang di pesan Alexa tadi. Karyawan itupun pamit undur diri.
" Makan dulu Oppa"
" Iya sayang "
Kenan bangkit dari duduknya. Ya dia duduk di kursi kebesaran kekasihnya. Ia duduk di sofa yang ada di sana.
" Sayang beneran nggak mau makan lagi?"
" Iya Oppa. Aku udah kenyang"
" Oh iya, mau coba kue terbaru toko triple A, nggak?"
" Mau dong"
" Bentar aku ambilkan dulu"
" Iya sayang"
Kenan mulai menyantap soto yang sudah dipesankan sama kekasihnya tadi. Sedangkan Alexa pergi mengambilkan kue untuk kekasihnya.
" Kak, kue yang ini cuma tinggal satu, ya?"
" Masih ada stok di belakang kok buk bos"
" Bisa tolong ambilkan satu nggak, Kak?"
" Boleh buk bos. Saya ambilkan dulu"
Karyawan wanita itu pergi ke dapur tempat produksi. Ia mengambil kue yang diinginkan buk bosnya.
" Ini buk bos kuenya"
" Makasih ya Kak"
" Sama-sama buk bos"
Alexa membawa kue itu ke dalam. Ia akan memberikan kue itu untuk orang terkasihnya. Ia harap kekasihnya suka dengan kue terbaru dari toko triple A.
...***...
Ucapan selamat terus saja di terima oleh Axel. Bukan ucapan selamat saja, tapi juga pujian yang tak henti-hentinya yang diberikan para petinggi perusahaan.
" Anda sangat beruntung memiliki putra seperti Axel" puji salah satu petinggi perusahaan.
" Tentu saja tuan"
" Saya punya anak perempuan. Apakah anda mau menjodohkannya dengan putri saya?"
" Kalau soal itu maaf tuan. Putra saya sudah memiliki calonnya sendiri"
" Wah benarkah?"
" Iya tuan"
" Sayang sekali. Mungkin bukan jodoh putri saya"
" Iya tuan"
" Ya sudah, sekali lagi selamat untuk putra anda"
" Terima kasih tuan"
" Saya undur diri dulu"
" Silakan"
Di sudut aula, ada seseorang yang tidak terima dengan keberhasilan Axel. Bagaimana bisa anak kecil bisa memenangkan tender besar itu. Padahal idenya tidak lah menarik dibandingkan dengan ide perusahaannya.
Pasti sudah ada konspirasi di acara ini. Lelaki itu pun merencanakan sesuatu untuk mencelakai Axel. Ia tidak akan membiarkan Axel menang begitu saja.
To be continue.
Novel Abimanyu belum Feby up ya teman-teman. Karena mau kumpulin beberapa bab dulu. Biar nanti kalian enak bacanya. Jadi tungguin aja ya..🤗🤗
__ADS_1
Happy reading 😚😚