Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Berkumpul kembali


__ADS_3

" Arka"


" Kakak cantik udah pulang?"


Alexa segera mengambil ahli keponakan tampannya dari sang mommy.


" Mandi dulu kakak. Setelah itu baru gendong Arka"


" Ya mommy?. Eca mau gendong sebentar. Boleh, ya?"


" Nggak boleh. Di tubuh kakak pasti banyak kumannya. Jadi kakak mandi dulu, setelah itu baru boleh gendong Arka"


" Iya deh. Tunggu sebentar ya adik tampan ku, kakak mau mandi dulu"


Alexa segera beranjak dari sana. Ia pergi ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang sudah lengket karena keringat.


" Eca mirip banget ya sama Lo, princess?"


" Baru Lo Nad yang bilang Eca mirip gue. Yang lain malah bilang mirip Daddy-nya"


" Sifatnya mirip banget sama Lo "


" Gue merasa juga begitu. Tapi yang lainnya malah bilang mirip Daddy-nya"


" Mau mirip mommy sama Daddy-nya sama aja. Sama-sama menakutkan kalau lagi mode marah"


" Lo bener Sel. Apalagi pas bola matanya udah berubah. Bisa nggak selamat musuh karena melihat bola matanya"


Kiran hanya membalas dengan senyuman ucapan kedua sahabatnya. Ia dan kedua anaknya memang memiliki mata yang berbeda dengan orang pada umumnya. Tapi ia dan twins mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah.


" Nona, tempat bakarannya sudah selesai di buat"


" Oh iya, makasih ya Bik. Tolong bawakan semua bahan-bahan yang sudah saya siapkan tadi ke taman "


" Baik nona muda"


Kepala pelayan pun meminta beberapa pelayan untuk membawa semua bahan-bahan yang di suruh nona mudanya. Nona mudanya akan membuat acara Barbeque dadakan di taman.


" Yuk ke taman, bibik sudah menyiapkan pembakaran" ajak Kiran.


Kiran dan yang lainnya pergi ke taman. Mereka akan memulai acara Barbeque dadakannya. Untung Kiran selalu menyetok daging banyak. Jadi mereka tidak akan kekurangan daging untuk acara Barbeque dadakan.


" Kak sini Arka, aku yang gendong" kata Nando.


" Nggak apa-apa, dia anteng kok sama kakak. Kamu lanjut ngobrol aja sama Abang"


" Bener nih Arka nya nggak nyusahin kakak?"


" Iya Nan. Kamu nggak liat gimana antengnya dia"


" Ya udah, aku gabung sama Abang dulu, Kak"


" Hhmmm"


Nando kembali bergabung bersama Abang-abang nya. Mereka akan ngobrol soal bisnis lagi.


" Mama!"


" Astagfirullah, Adele!. Bikin Mama kaget aja"


" Hehe, maaf Ma"


" Adele udah mandi?"


" Udah Ma. Oh iya, Eca mana?"


" Di kamarnya. Mungkin lagi mandi"


" Eh ada si tampannya aunty Adele. Sini gendong sama aunty cantik "

__ADS_1


Adele mengambil ahli Arka dari mommy-nya Kiran. Mungkin karena sudah kenal dengan Adele. Jadi bayi berusia delapan bulan itu tidak menangis.


" Tampan banget sih kamu?"


Bayi tampan itu tersenyum saat mendapatkan pujian dari Adele.


" Aduh senyumnya bikin hati meleleh. Kalau sudah besar nanti, pasti kamu akan jadi rebutan para cewek-cewek"


Pipi Arka pun habis dicium sama gadis cantik itu.


" Jangan cium terus pipi adik gue?"


" Eca!"


Adele kesal karena Alexa merebut Arka darinya. Sekarang bayi tampan itu sudah berada dalam gendongan Alexa.


" Tampannya kakak nih?"


Alexa menciumi seluruh wajah Arka. Bayi tampan itu hanya bisa pasrah saat kedua aunty-nya menciumnya.


" Pantes aja WA aku dianggurin. Ternyata lagi asyik sama baby Arka?"


" Emang kamu ada chat aku?"


" Ada sayang, liat aja WA nya. Berapa kali aku chat sama call kamu"


Adele mengambil ponselnya. Ia melihat ada sepuluh pesan dan juga dua puluh panggilan tidak terjawab.


" Eh iya ada. Maaf ya sayang, tadi ponselnya aku silent"


" Kebiasaan kamu, yank. Oh iya Axel mana?"


" Ada di kamarnya. Samperin aja"


" Nggak lha. Ntar lagi dia juga turun"


" Mending kamu cek aja ke kamarnya?"


" Dasar duo bucin" kata Alexa.


" Nggak usah ngomong gitu. Lo kan juga bucin tingkat dewa" kata Adele.


" Mana ada"


" Mulut boleh bilang nggak?. Tapi hati dan Lo nggak bisa boong"


Alexa hanya membalas dengan senyuman. Karena nggak bisa dipungkiri ia pun juga sudah bucin sama kekasihnya.


" Pacar Lo nggak kesini, Cha?"


" Nggak tau. Lagian mungkin dia capek karena perjalanan jauh"


" Kalau sama pesawat nggak akan capek "


" Iya. Tapi kan dia dari baru selesai bekerja, terus langsung terbang ke Indo"


" Bagus dong. Itu tandanya dia nggak kuat berjauhan sama Lo "


" Yang bener?"


" Beneran. Buktinya dia langsung terbang ke Indo setelah pekerjaannya selesai. Padahal kan dia bisa cuci mata dulu sama bule-bule di sana"


" Coba aja dia cari kesempatan seperti itu. Pas pulang gue putusin dia"


" Itu kan umpamanya, Cha?. Bukan beneran?"


" Iya tau. Gue yakin dia nggak akan melakukan hal seperti itu. Karena gue yakin kalau dia suka sesuatu yang mahal, maka dia nggak akan tergoda dengan barang murah diluar sana"


" Setuju. Hanya cowok murah yang suka sama barang murah"

__ADS_1


" Kenapa kamu liat aku kek gitu, yank?"


" Kamu nggak kayak gitu, kan?"


" Ya nggak lha!. Aku kan cintanya cuma sama kamu"


" Iya aku tau. Aku kan cuma mengingatkan kamu aja. Jadi saat kamu kepikiran mau melirik cewek lain, dan kamu ingat kata-kata aku tadi. Maka kamu nggak akan berani lirik cewek lain "


" Iya sayang. Aku kan cowok mahal. Jadi aku tertariknya cuma sama yang mahal"


" Itu baru sayangnya aku"


Alexa tersenyum melihat sepasang kekasih itu. Kedua sahabatnya memang saling mencintai. Walaupun pun sesekali mereka berdua juga gelud. Tapi tak lama sesudah itu mereka baikan lagi.


" Hai guys!"


" Alisha?. Lo disini juga?"


" Iya. Tadi di jemput sama Axel"


" Bukannya tadi kamu bilang Axel di kamar, yank?"


" Aku cuma nebak aja"


" Sekarang Axel nya dimana?" tanya Farel.


" Ada apa Lo cari gue. Kangen, ya?"


" Kagak. Ngapain gue kangen sama elo"


" Itu tadi nanyain gue sama pacar gue?"


" Gue nanya karena tadi pacar gue bilang, Lo dikamar. Eh taunya Lo jemput pacar Lo "


" Oh gitu. Gue kirain Lo kangen sama gue"


" Pede banget"


Alexa tidak menghiraukan perdebatan kedua lelaki tampan itu. Ia adik bermain bersama keponakannya. Karena jarang sekali keponakannya itu main ke mansion-nya.


" Cuma pacar kamu yang nggak ada disini?" tanya Axel.


" Kenapa kalau dia nggak ada disini?"


" Emang kamu nggak liat, semua orang disini ada pasangannya?"


Alexa melihat sekelilingnya. Benar apa yang dikatakan adiknya. Semua orang yang ada di sana ada pasangannya. Cuma pacarnya aja yang nggak ada di sana.


" Sayang"


Semua orang pun menoleh kearah suara. Termasuk Alexa. Ia tau siapa pemilik suara itu.


" Oppa kembali?"


" Iya sayang"


Alexa segera menghampiri kekasihnya. Sambil menggendong Arka. Mereka bertiga terlihat seperti keluarga kecil.


" Coba liat, mereka seperti keluarga kecil, ya?" kata Adele.


" Iya sayang. Kita juga terlihat seperti keluarga kecil kalau menggendong Arka "


" Benarkah?"


" Hhmmm"


Kenan memeluk kekasihnya. Ia mencurahkan rasa rindu yang selama satu Minggu ini dia tahan. Walaupun ada bayi tampan yang menghalangi. Tapi itu tidak masalah buatnya. Ia masih bisa memeluk sang kekasih.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2