Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Hadiah untuk Natalie


__ADS_3

Natalie sudah sampai di pabrik tua. Tanpa menunggu lama, ia segera masuk kedalam pabrik tua itu.


" Anda sudah sampai nona?"


" Dimana gadis kecil itu?"


" Dia masih pingsan nona"


" Bagus!, itu akan memudahkan rencana saya. Tapi tunggu!. Wajah kalian kenapa lebam begitu?"


" I..ini kena benturan nona"


" Benturan?"


" Iya, tadi nggak sengaja mobil kami menabrak tiang listrik karena kabur dari kejaran bodyguard gadis itu nona"


Bos penjahat itu sengaja mengarang cerita. Kalau tau wajah mereka lebam karena di hajar sama iblis berwujud manusia itu. Bisa-bisa mereka tidak dibayar. Dan sekarang mereka harus mengikuti permainan gadis itu.


" Mereka tidak berhasil melacak kalian, kan?"


" Tidak nona"


" Bawa saya ketempat gadis itu"


" Baik nona"


Natalie tersenyum saat melihat Alexa masih terbaring di atas kasur. Sekarang ia akan memberikan pelajaran pada gadis kecil itu. Siapa suruh gadis itu merebut lelakinya.


" Sekarang kalian lepaskan semua pakaian gadis itu"


" Hah?"


Bos dan anak buah penjahat itu kaget mendengar ucapan Natalie. Bagaimana mungkin mereka melucuti pakaian gadis itu. Yang ada mereka akan mati ditangan gadis iblis itu.


" Kenapa kalian dia saja, cepat lepaskan pakaiannya!"


" Ke..kenapa kami harus melucuti pakaiannya nona?"


" Jangan banyak tanya!, cepat lepaskan pakaiannya!"


Bos penjahat itu bagaikan memakan buah simalakama. Mereka bingung harus melakukan apa.


" Ck, payah sekali kalian!"


Natalie mendekat ke arah bed. Kalau para penjahat itu tidak mau maka dia sendiri yang akan melakukannya.


" Setelah saya membuka pakaian gadis ini. Kalian perkosa dia. Dan saya akan merekamnya. Sebelum itu, kalian harus meminum ini dulu!"


" Ini apa nona?"


" Itu obat perangsang. Jadi nanti kalian berikan satu pada gadis ini"


Aaaaaaaa...


Natalie kaget karena tangannya di pegang oleh Alexa. " Ba.. bagaimana bisa kau sudah bangun?!"


" Tentu saja bisa. Emang kau pikir saya akan dengan semudah itu masuk kedalam perangkap mu?!"


" Hei! kalian kenapa diam saja. Cepat ikat gadis ini!"


Para penjahat itu hanya diam. Mereka tidak ingin mati ditangan gadis iblis itu. Sakit di sekujur tubuh mereka saja belum hilang.

__ADS_1


" Mereka tidak akan menuruti perintah mu"


" Kenapa?"


" Apa kau tidak lihat luka lebam yang ada di wajah merek?"


" Ja.. jadi itu perbuatan kamu?"


" Tentu saja. Dan sekarang giliran kamu!"


" Ti..tidak!, kalau kamu berani melakukan sesuatu padaku, maka papih ku akan membunuh mu dan juga orang tua mu"


" Oh benarkah?. uh takut?"


Natalie heran. Kenapa gadis kecil itu tidak takut dengan ancamannya. " Aku tidak pernah main-main dengan ucapan ku, gadis kecil"


" Kau pikir aku takut!. Saya kasih tau sama anda ya Tante girang. Keluarga saya bukan orang sembarangan. Papih mu takkan bisa menyentuh keluarga saya"


" Kenapa tidak bisa!. Apa kau tau, papih ku orang terkaya di Eropa"


Alexa tertawa mendengar ucapan Natalie. Bagaimana tidak, bagaimana mungkin wanita itu dengan bangganya menyebutkan orang tuanya adalah orang kaya di Eropa.


" Kenapa kau tertawa!. Apa kau tidak percaya?"


" Saya percaya. Tapi kekayaan orang tua mu?, masih jauh di bawah keluarga ku"


Sebenarnya Alexa tidak ingin bicara seperti itu. Tapi wanita yang ada dihadapannya ini, selalu saja membanggakan harta orang tuanya.


" Ck, emang kau dari keluarga mana?"


" Kalau saya katakan nanti anda terkejut. Atau bahkan shock saat mendengar nama keluarga saya"


" Udahlah anak kecil. Jangan banyak omong kamu. Kalian!, cepat ikat gadis kecil itu!"


Para penjahat itu segera menangkap Natalie. Kemudian mereka mengikat wanita itu di kursi yang ada di sana.


" Apa-apaan kalian ini, lepaskan saya!"


" Maaf nona. Sekarang nona bukan bos kami lagi" kata bos penjahat.


" Apa maksud kamu?!"


" Kami masih sayang nyawa kami, nona"


" Dasar orang-orang tidak berguna!. Sama anak kecil saja kalian takut"


" Berisik!"


Natalie kaget mendengar suara Alexa yang meninggi. Apalagi melihat mata gadis itu yang sekarang berubah menjadi merah. Bukan hanya Natalie, para penjahat itu juga kaget melihat perubahan warna bola mata Alexa.


" Ma..mata kamu kenapa jadi merah begitu?"


Alexa tidak menjawab pertanyaan Natalie. Dia menyuruh para penjahat itu untuk membuka pakaian Natalie.


" Jangan coba-coba untuk maju. Kalau tidak kalian akan tau akibatnya"


" Ck, ck, sudah terikat seperti itu masih bisa mengancam orang. Saya akan kabulkan keinginan anda tadi Tante"


" Tidak!, jangan lakukan itu!"


" Bukankah Anda tadi ingin melakukan ini pada saya?. Tapi sekarang kenapa anda takut?"

__ADS_1


Natalie bungkam. Dia tidak menyangka gadis kecil yang ada dihadapannya sangat menyeramkan. Dia terlihat bukan seperti manusia.


" Salah satu dari kalian bertugas untuk membuat video Tante ini. Apa kalian mengerti!"


" Me... mengerti nona"


" Oh iya hampir saja saya lupa. Kasih obat itu pada dia"


" Ba.. baik nona"


" Saya akan tunggu diluar"


Alexa pergi meninggalkan ruangan itu. Dia tidak ingin menyaksikan adegan dewasa itu. Dia akan menunggu hasilnya. Video itu nanti akan dia kirim ke orang tua Natalie.


" Jangan!, jangan lakukan itu. Saya akan bayar kalian sepuluh kali lipat dari gadis itu"


" Maaf nona. Kami lebih sayang nyawa kami nona. Dan lagi kami juga dapat bonus yang luar biasa. Ya itu tubuh anda" kata bos penjahat itu sambil membelai pipi Natalie.


" Jauhkan tangan menjijikkan kamu itu dari wajah saya!"


" Sekarang anda boleh saja jijik nona, tapi sebentar lagi, anda akan ketagihan sama tangan yang menjijikkan ini"


Bos penjahat itu memasukkan obat perangsang yang sudah di siapkan Natalie tadi. Ia memastikan wanita itu menelan obat itu.


" Sekarang saya tinggal menunggu obat itu bereaksi"


" Apa tidak sebaiknya kita buka tali yang mengikat tubuh wanita ini, bos?"


" Nanti saja kita buka setelah obat itu bereaksi"


Tak butuh waktu lama, obat itupun bereaksi. Natalie merasakan kepanasan. Ia mulai membuka pakaiannya satu persatu.


" Panas!"


" Tenang sayang, saya akan memberikan obat panas untuk kamu"


Salah satu anak buah penjahat itu membuka tali yang mengikat tubuh Natalie. Sekarang wanita itu sudah bebas untuk melepaskan pakaiannya sendiri.


" Kamu tolong video kan"


" Baik bos"


Sekarang tubuh Natalie sudah tidak memakai sehelai benang pun.


" Wah?, tubuh wanita ini sangat bagus dan juga mulus"


Bos penjahat pun melancarkan aksinya. Ia mulai menciumi tubuh Natalie. Mulai dari bibir wanita itu. Natalie membalas ciuman bos penjahat itu.


" Ternyata barang wanita ini sudah bekas!" kata bos penjahat itu.


" Kenapa bos?"


" Wanita ini sudah tidak original lagi"


" Mungkin dia sering dipake kali, bos"


" Tapi nggak apa-apa. Yang penting ini gratis dan tubuhnya juga mulus"


Bos penjahat itu pun mulai memacu tubuh Natalie. Dia melakukannya dengan sangat kasar. Bahkan ia juga mengikat tangan Natalie ke tempat tidur.


Anak buah penjahat itu menelan ludah mereka melihat adegan panas bos mereka. Bahkan ada diantara mereka yang sudah membuka celananya. Mereka tidak sabar ingin mencicipi tubuh wanita bule itu.

__ADS_1


To be continue.


Happy reading 😚😚


__ADS_2