
Keesokan harinya.
Kenan bersiap untuk pergi ke kantor. Pagi ini dia akan bertemu dengan Natalie dan ayahnya. Ia akan memberikan hadiah untuk ayah dan anak itu.
" Kamu nggak sarapan dulu, Ken?" tanya sang kakak.
" Aku sarapan di mansion Alexa, Kak"
" Emang kamu udah kasih tau Alexa?"
" Udah tadi di telpon. Berangkat semuanya"
" Hati-hati di jalan"
Tadi sebelum berangkat, Kenan menghubungi kekasihnya. Ia mengatakan akan sarapan bareng di mansion sang kekasih.
Bodyguard segera membukakan pintu mobil saat melihat Kenan keluar dari mansion. Lelaki tampan itu segera masuk kedalam mobilnya.
Kenan melajukan mobilnya meninggalkan mansion mewah milik sang kakak. Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Karena ia tidak ingin telat untuk sarapan bareng sama sang pujaan hati.
...***...
Alexa segera turun menyiapkan sarapan untuk sang kekasih. Entah ada angin apa kekasihnya ingin sarapan di mansion-nya.
" Kenapa sayang?"
" Kak Kenan mau sarapan disini Mom"
" Bagus dong. Terus kenapa Eca panik kek gitu?"
" Eca belum nyiapin apa-apa untuk dia"
Kiran tersenyum mendengar jawaban putrinya. " Tenang, mommy masak banyak kok hari ini"
Ibu cantik itu seperti sudah memprediksi kalau pagi ini akan ada tamu yang datang. Jadi dia masak agak banyak dari hari biasanya.
" Makasih mommy"
" Sama-sama sayang"
" Eca bantu mommy nyiapin sarapannya"
" Iya sayang"
Ibu dan anak itu bekerjasama menyiapkan sarapan untuk semuanya. Alexa meletakkan piring dan juga gelas di atas meja makan. Setelah itu dia meletakkan jus dan juga air putih.
" Morning Daddy"
" Morning sayang. Tumben Eca udah ada di meja makan?"
" Itu karena calon mantu kita mau kesini, By"
" Maksud kamu Kenan, sayang?"
" Iya, siapa lagi"
" Dia mau sarapan bareng kita?"
" Iya By"
Axel pun sudah datang dan ikut bergabung bersama Daddy-nya di meja makan.
" Axel jangan duduk di sana?"
" Emangnya kenapa?"
" Aku bilang pindah ya pindah"
" Iya alasannya kenapa?"
" Udah pindah aja. Calon kakak ipar kamu mau duduk di sana nanti"
" Emang kak Kenan mau kesini, Dad?"
" Iya, dia mau sarapan bareng kita"
" Pantas aja aku di usir sama putri tidur"
Axel pun pindah duduk ke samping Daddy-nya. Hari ini dia merelakan kursinya di duduki sama calon kakak iparnya.
" Nona, di depan ada Den Kenan"
" Iya Bik"
Alexa segera ke luar untuk menemui kekasihnya. Sampai di luar ia melihat sang kekasih tersenyum padanya.
__ADS_1
" Morning sayang"
" Morning Oppa"
" Bunga untuk kesayangan aku"
" Makasih. Yuk masuk, mommy sama daddy udah nungguin"
" Hhmmm"
Kenan menggandeng tangan Alexa masuk kedalam mansion. Ya begitulah pasangan kekasih itu. Mereka tidak mengenal tempat untuk tebar kemesraan. Tanpa mereka peduli kalau para bodyguard yang bertugas pagi itu jomlo semua.
" Tuan Kenan romantis juga ya?"
" Iya, mereka sungguh pasangan yang serasi"
" Mungkin mereka berdua adalah the next tuan dan nona muda"
" Kamu benar, sama-sama jago bela diri. Dan yang cowoknya ketua mafia"
Para bodyguard itu kembali ke posisinya masing-masing. Sedangkan pasangan kekasih tadi sudah menghilang ke dalam mansion.
" Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam. Calon mantu sudah datang"
" Iya Dad"
Kenan menyalami kedua mertuanya. Setelah itu dia bersalaman ala anak muda dengan Axel.
" Silakan duduk, Kak"
" Makasih adik ipar"
" Oppa mau dibuatkan kopi?"
" Makasih sayang. Tapi aku pagi nggak minum kopi"
" Tumben?"
" Pagi ini mau minum jus aja"
" Bentar ya, aku ambilkan dulu"
Alexa menuangkan jus jeruk ke dalam gelas. Setelah itu ia memberikan pada kekasihnya.
" Makasih sayang"
Kenan meneguk jus yang diberikan kekasihnya. Ia meneguk hingga separuh.
" Kenapa wajah kamu sedih kek gitu?"
" Nggak ada yang menuangkan jus untuk aku"
" Ck, sok manja. Biasanya juga ngambil sendiri"
" Kakak ku yang cantik, tolong tuangkan jus untuk adikmu yang tampan ini dong?"
" Kalau ada maunya baru ngomong kek gitu"
Axel hanya membalas ucapan kakaknya dengan senyuman. Karena kalau dia jawab, ujung-ujungnya mereka pasti gelud lagi.
" Nih jusnya"
" Makasih kakakku yang paling cantik seantero jagat raya"
Alexa memutar bola matanya jengah. Ia bosan mendengar pujian adiknya. Adiknya memuji karena ada maunya.
" Yuk kita mulai sarapannya" kata Darren.
Mereka pun mulai menyantap nasi goreng yang ada di depan mereka masing-masing. Mereka makan dengan sangat hikmat. Tampa ada yang bersuara.
Suasana di meja makan yang biasa penuh dengan suara Axel dan Alexa. Sekarang ruang makan hening tanpa ada suara. Kecuali suara sendok dan garpu yang beradu.
Selesai sarapan, Kiran mengantarkan suami calon mantu dan juga anak-anaknya ke depan.
" Kita berangkat dulu ya Mom, Dad"
" Iya sayang, hati-hati dijalan"
" Ok mommy"
Alexa mencium tangan kedua orang tuanya. Diikuti sama Axel dan juga Kenan. Setelah itu mereka masuk kedalam mobil.
" Eca!"
__ADS_1
Alexa dan Kenan menoleh kearah suara. Ia melihat sahabatnya sedang berlari menuju kearahnya.
" Adele?"
" Untung gue sampai di waktu yang tepat. Kalau tidak gue akan ditinggal"
" Emang Farel nggak jemput, Lo?"
" Gue lagi marahan sama dia"
" Paling marahannya cuma bentar " kata Axel.
" Ya nggak apa-apa. Emang Lo pengennya kita marahan nya lama-lama?"
" Ya kalau bisa sih lama "
" Dasar sahabat nggak ada ukhluk"
Adele melihat ada yang berbeda di pagi ini. Sepertinya cowok ganteng bertambah satu di mansion itu.
" Eh ada om Kenan"
" Iya Del"
" Om kok bisa ada disini?"
" Bisa dong"
" Om nginap disini?"
" Nggak. Aku baru datang tadi"
" Mau jemput Eca?"
" Hhmmm"
" Cuma gue yang nggak dijemput?"
" Makanya jangan sering marahan sama pacarnya"
" Gue juga nggak mau marahan. Tapi Farel bikin gue kesel"
" Udah nanti aja lanjutin sesi curhatnya. Lo mau ikut gue atau ikut Eca, Del?"
" Gue ikut sama Lo. Gue nggak mau jadi obat nyamuk"
" Ya udah buruan naik"
" Siap"
Adele masuk kedalam mobil Axel. Alexa pun masuk kedalam mobil kekasihnya. Pagi ini dia akan diantarkan oleh gunung es.
" Kita jalan dulu mommy"
" Iya sayang, hati-hati dijalan"
Kiran melambaikan tangannya di saat mobil putra dan juga calon mantunya melaju meninggalkan mansion.
" Aku denger dari anak buah aku, kamu masukkan para penjahat itu ke penjara?"
" Iya Oppa. Oh iya, apa Oppa sudah menerima video yang ada di ponsel penjahat itu?"
" Sudah sayang"
" Oppa nggak nonton videonya, kan?"
Mampus!. Mau jawab apa nih?.
" Ng..nggak kok sayang"
Alexa melirik kekasihnya. Ia seperti mencium aroma kebohongan dari kekasihnya. Ia yakin pasti kekasihnya nonton video itu.
" Iya sayang, aku nonton videonya. Tapi nggak sampe habis kok"
Kenan tidak ingin kekasihnya ngamuk karena tau ia berbohong.
" Bener nggak nonton sampai habis?"
" Bener sayang"
" Ok aku percaya"
Kenan menghela nafasnya. Hampir saja terjadi perang dunia ke seratus gara-gara video luknut itu.
To be continue.
__ADS_1
Happy reading 😚😚