Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Bubur ayam spesial


__ADS_3

Selesai sarapan bubur, Alexa memesan tiga porsi bubur ayam untuk dibungkus. Ia akan memberikan bubur itu untuk seseorang.


" Lo pesan bubur untuk siapa?" tanya Adele.


" Untuk Om gunung es"


" Oh iya, diakan lagi sakit. Eca perhatian banget sih?"


" Mau gimana lagi, dia kan sakit kek gitu juga gara-gara gue"


" Iya bener. Eh kenalin gue sama asistennya Om gunung es dong?"


" Mulai gatel " kata Farel.


" Ayang denger"


" Ya denger lha"


" Aku cuma becanda Yank, mana mungkin aku cari yang lain kalau cowok aku tampan kek gini"


" Bohong banget! tadi aku denger kamu mau kenalan sama asistennya Om.., siapa tadi namanya, Eca?"


" Om gunung es" jawab Alexa.


" Ya itu "


" Kan udah aku bilang tadi, kalau aku cuma becanda"


" Sudah-sudah, kalian berdua itu berisik aja" kata Axel.


" Anak singa mulai ngamuk guys " kata Farel.


" Gue mau bayar dulu ya guys" kata Alexa.


" Lo mau bayarin kita?" tanya Alisha.


" Iya, hari ini gue yang traktir kalian"


" Makasih Eca" ucap Alisha dan Adele bersamaan.


Alexa membayar semua bubur ayam yang sudah dirinya dan juga para sahabatnya santap tadi.


" Biar kakak aja yang bayar" kata Kevin.


" Nggak apa-apa kak. Hari ini biar aku yang traktir" kata Alexa.


" Kakak aja"


" Kali ini biarkan aku yang traktir ya Kak. Lain kali kakak yang traktir kita semua"


" Baiklah"


" Berapa Pak"


" Total semuanya seratus enam puluh lima ribu, Neng"


Alexa mengambil dua lembar uang seratus ribu dari dompetnya. " Ini Pak, kembaliannya untuk bapak aja"


" Makasih Neng"


" Sama-sama Pak"


Setelah membayar, Alexa dan yang lainnya pergi dari sana.


" Kita mau kemana lagi nih guys?" tanya Intan.


" Beli oleh-oleh, kan besok kita udah mau balik" kata Citra.


" Bener juga kita belum cari oleh-oleh " kata Intan.


" Kalau yang cewek cari oleh-oleh, kita yang cowok ngapain?" tanya Ryan.


" Ikut kita cari oleh-oleh lha. Kamu nggak mau beliin calon mertua kamu oleh-oleh?" tanya Intan pada sang kekasih.


" Oh iya, kan aku harus mengambil hati mama kamu ya, yank"


" Buat apa ngambil hati mama aku?"


" Biar direstui"


" Emang sekarang kita nggak direstui?"


" Direstui"


" Terus?"

__ADS_1


" Supaya nanti mama kamu nggak menjodohkan kamu sama cowok lain"


" Ngaco kamu, yank"


" Yang lainnya gimana? mau ikut apa nggak?" tanya Kevin.


" Mau Kak. kebetulan kita juga mau cari oleh-oleh untuk ortu kita" kata Adele.


Kevin melirik gadis cantik yang ada di sampingnya. " Kamu nggak mau ikut kita?"


" Mau Kak, tapi aku nganterin bubur ini dulu"


" Emang itu bubur untuk siapa?"


" Untuk Om gunung es"


" Om gunung es?"


" Maksud aku, Om Kenan"


" Emang dia siapa?"


" Teman aku"


" Terus itu buburnya untuk dia?"


" Iya, soalnya dia lagi sakit "


" Oh"


Kevin merasa cemburu mendengar ucapan gadis cantik yang dia suka. Entah kenapa dia nggak suka kalau gadis cantik itu perhatian sama cowok lain.


" Kakak boleh ikut ke sana nggak?"


" Boleh"


" Kita kan mau cari oleh-oleh Vin" kata Citra.


" Kalian duluan aja, nanti aku sama Alexa nyusul"


" Nggak bisa gitu dong"


" Kak Citra benar, Kak. Mending kakak pergi sama yang lain, ntar aku nyusul" kata Alexa.


" Bener apa kata Alexa. Siapa tau Alexa mau berduaan aja sama Om-om itu" kata Citra.


" Ya udah aku pamit dulu ya semuanya"


" Ntar susul kita ya" kata Adele.


" Ok, ntar kirim aja lokasinya" kata Alexa.


" Sip"


Alexa pun berpisah dengan saudara dan pada sahabatnya. Ia kembali ke hotel, sedangkan sahabatnya pergi cari oleh-oleh.


" Dapat nona bubur ayamnya?" tanya satpam saat Alexa sampai di depan pintu masuk hotel.


" Dapat Pak. Nih satu untuk bapak "


" Untuk saya nona?"


" Iya Pak"


" Terima kasih nona"


" Sama-sama Pak. Saya masuk dulu"


" Iya nona"


Alexa ikut senang saat melihat senyum bapak satpam tadi. Padahal dia hanya memberikan seporsi bubur ayam.


Ting.


Pintu lift terbuka, Alexa segera masuk ke dalam benda berbentuk kotak itu. Ia pun menekan angka lantai yang akan dia tuju.


Tidak butuh waktu lama, Alexa pun sampai di lantai yang dia tuju. Ia pun segera keluar dari benda berbentuk kotak itu.


Ting tong.


Bel kamar hotel yang ditempati Kenan berbunyi. Beni segera membukakan pintu untuk tamu yang datang.


" Selamat pagi Om Ben"


" Eh nona Alexa"

__ADS_1


" Silakan masuk nona"


" Makasih Om"


Alexa masuk kedalam, diikuti sama Beni dibelakang.


" Om gunung es kemana Om Ben?"


Baru saja Beni mau menjawab, tiba-tiba sosok yang di tanyakan muncul dari arah kamar mandi.


Mata Alexa membulat sempurna saat melihat pemandangan indah yang ada di depan mata. Ia tidak menyangka kalau lelaki yang ia panggil gunung es itu memiliki tubuh yang sangat sempurna bagi para wanita.


" Lab tuh liur nya?"


Alexa refleks mengusap mulutnya. Tapi beberapa detik kemudian ia baru tersadar kalau lelaki tampan itu baru saja mengerjainya.


" Om!"


Kenan tertawa melihat ekspresi Alexa. Sungguh gadis cantik itu terlihat sangat menggemaskan.


" Tumben pagi-pagi udah kesini? kangen ya?"


" Idih ge'er. Aku kesini mau nganterin bubur ayam untuk Om Beni"


" Untuk Beni, bukan untuk saya?"


" Bukan"


Kenan menatap tajam asistennya.


Salah apa lagi gue.


" Makasih nona, tapi saya nggak suka bubur ayam"


" Om bilang gitu karena takut sama Om gunung es, kan?"


" Ng..nggak nona, saya memang nggak suka bubur"


" Tenang aja Om, aku beli dua porsi kok"


" Ya udah saya mau pake baju dulu"


Kenan berjalan menuju lemari, ia mengambil pakaiannya dan kembali ke kamar mandi untuk memakai pakaiannya.


" Om Ben"


" Iya nona"


" Om gunung es suka bubur ayam nggak?"


" Suka nona. Kenapa memangnya nona?"


" Nggak apa-apa Om, aku nggak mau disalahkan lagi nanti"


Beni tersenyum mendengar ucapan Alexa.


" Nggak akan kok nona. Semalam itu tuan sakit karena makan makanan yang terlalu pedas"


" Aku nggak tau Om kalau Om gunung es nggak suka pedas"


" Iya nona, tuan tidak menyalahkan nona kok"


" Kalian berdua lagi ngomongin apa sih?" tanya Kenan yang baru datang setelah memakai pakaiannya.


" Nggak ngomongin apa-apa kok tuan"


" Kamu bawa apa tadi?"


" Bubur ayam Om. Om mau?"


" Mau"


Alexa menyiapkan bubur ayam dan juga air minum untuk Kenan.


" Beni nggak usah, dia bisa ambil sendiri. Iya kan Ben?" kata Kenan pada asistennya.


" I..Iya nona, saya bisa ambil sendiri"


" Nggak apa-apa kok Om, biar sekalian aja"


" Duduk sini, temani saya sarapan"


Alexa duduk di kursi kosong yang ada di samping Kenan. Setelah Alexa duduk, barulah Kenan mulai menyantap bubur ayam yang dibawa sama Alexa tadi.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2