Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Kumpul keluarga


__ADS_3

Kiran menyiapkan sarapan untuk semua keluarganya. Walaupun ia memiliki pelayan, tapi tidak semuanya dikerjakan sama pelayan. Salah satunya menyiapkan sarapan.


" Bik, tolong rapikan meja makan, ya. Soalnya nanti calon mantu saya mau sarapan disini"


" Den Kenan mau kesini nona?"


" Iya Bik. Sekarang mereka lagi joging di taman kompleks"


Bibik pun segera membersihkan meja makan. Setelah itu, mereka menata semua makan dan juga buah-buahan di sana.


" Nona, Semangka yang di tanam Den Axel sudah berbuah banyak"


" Benarkah?"


" Iya nona. Mungkin juga sudah ada yang matang"


" Tolong suruh liat sama tukang kebun dong Bik. Lumayan kan kalau ada yang matang. Jadi dia bisa cicipi hasil kebunnya sendiri"


" Baik nona"


Kiran bangga pada putranya. Walaupun kedua anaknya sudah biasa hidup mewah. Tapi mereka berdua tidak malu untuk berkebun. Bahkan sekarang buah yang ditanam sang putra sudah berbuah.


" Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam. Mommy, Daddy"


" Hai sayang"


Anggun memeluk putri tersayangnya. Sudah lama ia tidak bertemu dengan sang putri dan juga kedua cucunya.


" Mommy sama daddy kapan kembali dari negara L"


" Semalam sayang. Mana suami dan juga cucu mommy"


" Joging ke taman kompleks, Mom"


" Sayang, sepertinya adek tau kita mau datang" kata Vandy.


" Sepertinya begitu By"


" Duduk dulu Mom, Dad. Sambil nunggu yang lain pulang"


Kiran membawa kedua orang tuanya ke ruang keluarga. Ia meminta tolong sama kepala pelayan untuk menyiapkan semuanya. Karena ia mau mengobrol dengan kedua orang tuanya.


" Jadi berapa hari mommy sama Daddy di negara L"


" Cuma 1 Minggu"


" Maaf ya Mom, adek jarang mampir ke mansion. Soalnya kerjaan adek di kantor beberapa hari ini cukup padat"


" Nggak apa-apa sayang. Selagi mommy sama Daddy masih sehat, biar kami yang mengunjungi kalian"


" Oh iya, kemarin Eca dapat juara umum ya?"


" Iya Daddy. Sepertinya Axel belum bisa menyaingi kakaknya"


" Nggak apa-apa. Yang penting mereka berdua saling support"


" Kadang sih Dad. Tapi kebanyakan gelud nya"


" Adek sama Abang juga sering gelud dulu. Iya kan, Dad"


" Iya, tapi Abang selalu ngalah"


Anggun masih ingat bagaimana kedua anaknya memperebutkan dirinya. Apalagi Kenzo dan suaminya. Mereka berdua seperti tom and Jerry.


" Dek"


" Iya Mom"


" Apa benar Eca mau menikah setelah lulus sekolah?"


" Rencananya iya Mom. Eca pengen nikah muda"


" Apa kekasihnya memaksa dia menikah cepat?"


" Nggak mommy. Kenan justru menyerahkan semuanya pada Eca. Seandainya Eca belum siap, Kenan nggak akan memaksa"


" Kalau itu kemauan Eca sendiri, kita hanya bisa support dan juga mendoakan. Karena kebahagiaan Eca jauh lebih penting dari apapun"


" Iya Mommy"

__ADS_1


" Apa calon Eca dari keluarga Richard?"


" Iya Daddy. Adek kan sudah pernah cerita juga"


" Iya sayang, Daddy nggak nyangka aja kalau Eca pacaran sama si bungsu dari keluarga Richard"


" Bukankah dia juga bos mafia yang di takuti di negara L?"


" Iya Mom"


" Wah Daddy tidak sabar ingin bertemu dengan pemuda itu"


" Sebentar lagi Daddy bertemu yg sana Kenan"


" Benarkah?. Emangnya dia mau kesini?"


" Dia ikut joging juga. Mungkin bentar lagi mereka nyampe"


Beberapa pelayan membawa semangka masuk kedalam mansion. Mereka baru saja memetik semangka itu dari kebun belakang mansion.


" Semangka darimana tu Bik?"


" Dari kebun belakang nyonya"


" Emang dibelakang ada kebun semangka?"


" Ada nyonya. Den Axel yang menanamnya?"


" Cucu tampanku itu memang sangat pandai berkebun"


" Nanti mommy bawa separuh ke mansion" kata Kiran.


Pelayan pun membawa semangka-semangka itu ke dapur. Karena ada beberapa lagi yang harus mereka bawa dari kebun belakang.


Tak berselang lama terdengar suara rame-rame di depan mansion. Suara siapa lagi kalau bukan suara twins. Mereka cuma berdua, tapi suaranya kayak sekampung.


" Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam"


Alexa kaget melihat dua orang yang duduk di sofa. Ia segera berlari menghampiri dua orang yang sangat ia rindukan.


" Oma, Opa"


" Siap mommy"


" Tunggu ya Oma, Eca mau mandi dulu"


" Iya sayang"


Alexa dan Axel segera pergi ke kamar mereka untuk membersihkan diri. Setelah itu mereka akan turun dan bergabung sama Oma dan opanya.


" Mana calon cucu mantu mommy?"


" Sabar dong Mom"


Setelah twins pamit, masuklah dua lelaki tampan. Dengan tinggi dan juga postur tubuh yang sama. Cuma beda usia aja. Yang satu masih muda, dan yang satunya sudah mau masuk kepala lima.


" Mommy, daddy. Kapan datang?"


Darren menyalami mertuanya. Sudah lama ia tidak bertemu dengan mertuanya.


" Apakah ini calon cucu mantu kami?"


" Iya Mom. Ken, kenal kan. Oma, Opa"


Kenan pun menyalami kedua orang tuan mertuanya.


" Jadi nama kamu, Kenan?"


" Iya Oma"


" Tampan juga ya. Sini duduk dekat Oma"


" Maaf Oma, Ken belum mandi"


" Nggak apa-apa, sini duduk"


" Biarkan Kenan membersihkan dirinya dulu sayang" kata Vandy.


" Baiklah"

__ADS_1


Setelah berpamitan, Kenan pamit ke kamar tamu untuk membersihkan tubuhnya. Sebab tubuhnya sudah lengket karena keringat saat joging tadi.


" Ternyata cucu kita pintar juga ya By pilih calon suami"


" Iya sayang"


" Mom, Dad, aku pamit ke kamar dulu ya. Mau mandi"


" Iya Ren"


" Yuk Mom, kita ke ruang makan. Kita tunggu mereka di sana"


Kiran mengajak orang tuanya ke ruang makan. Karena mereka akan sarapan bersama.


...***...


Alexa baru selesai mandi. Ia sangat senang karena Oma dan Opanya ada disini. Sudah lama ia tidak bertemu dengan mereka. Sebab Oma sama Opanya sibuk jalan-jalan terus.


Tok.


Tok.


Tok.


" Siapa"


" Aku. Adek kamu yang paling tampan"


" Ck, pede banget. Mau ngapain?"


" Mau bareng nggak ke bawah"


" Iya bentar"


" Emang ngapain lagi, Dandan?"


" Bukan, lagi make cincin sama kalung"


" Nggak usah pake"


" Udah tunggu aja dulu di sana"


Alexa segera memakai kalung dan juga cincin pemberian sang kekasih. Ya Alexa tidak pernah membuka kalung dan cincin itu, kecuali saat mandi.


" Lama amat. Padahal nggak cantik-cantik juga "


" Biarin!. Yuk turun"


Twins pun turun ke bawah dengan menggunakan lift. Sampai di bawah, mereka pun berpapasan dengan Kenan.


" Sayang"


" Oppa udah selesai mandi?"


" Udah sayang"


Ehem..


" Tolong hargai yang tidak bersama pasangan, ya"


" Iri, bilang bos!. Yuk Oppa kita ke ruang makan"


Kenan menggandeng tangan kekasihnya. Axel hanya bisa menghela nafasnya. Andai aja sang kekasih juga ada bersamanya, mungkin dia tidak akan bergandeng tangan juga.


" Hallo semua"


" Eca udah selesai mandi?"


" Sudah Oma"


Anggun melihat kemesraan cucu dan kekasihnya. Sepertinya apa yang dikatakan putrinya memang benar, kalau cucunya mencintai lelaki tampan yang sedang menggandeng tangannya.


" Kenan duduk di samping Opa, ya"


" Siap Dad"


Kenan duduk di samping Vandy. Tidak ada rasa takut di wajah lelaki tampan itu. Ia duduk dengan santai di samping Vandy. Walaupun aura yang di keluarkan Vandy sangat mengintimidasi.


Memang cocok jadi cucu mantuku.


Vandy senang dengan sikap tenangnya Kenan. Kalau orang lain mungkin sudah gemetar jika berhadapan dengan orang yang berkuasa di Asia itu.

__ADS_1


Para pelayan pun mulai menuangkan jus dan juga makanan untuk tuan dan nyonya mereka. Pagi ini menu sarapan di mansion mewah itu adalah nasi goreng. Itu adalah request dari Alexa.


"


__ADS_2