
Selesai makan steak, Kenan membagikan oleh-oleh untuk semua orang di sana. Semuanya mendapat oleh-oleh dari lelaki tampan itu. Tak terkecuali para bodyguard dan juga pelayan.
" Bukankah ini parfum yang baru keluar dari brand terkenal itu?" tanya Serly.
" Benar nyonya. Tuan muda memborong semua parfumnya, karena dia cuma memproduksi sedikit"
" Makasih ya Ken oleh-oleh parfumnya"
" Sama-sama Tante"
" Kalau untuk Alexa apa tuh oleh-olehnya?" tanya Nadia.
" Lo kepo banget sih" kata Serly.
" Nggak apa-apa. Lagian Kenan juga nggak keberatan ngasih taunya?. Iya kan, Ken?"
" Iya Tante"
" Tuh denger. Nggak apa-apa"
" Dia jawab begitu karena nggak enak sama Elo?"
" Benar apa yang dikatakan Serly, sayang. Lagipula Kenan pasti ngasih oleh-oleh yang sangat bagus untuk Alexa" kata Romy.
" Iya sayang, makanya aku kepo "
" Maafkan istri Om ya Ken. Dia nggak ada maksud apa-apa kok?"
" Nggak apa-apa kok Om. Santai aja"
Kenan mengambil oleh-oleh untuk sang kekasih. Ia tidak jadi menyuruh Beni yang mengambil oleh-oleh itu. Karena asistennya sedang membagikan oleh-oleh pada sahabat Alexa.
" Kami dapat oleh-oleh juga tuan?" kata salah satu bodyguard Darren.
" Iya. Tolong bagikan sama yang lain juga ya"
" Siap tuan"
Bodyguard itupun membagi oleh-oleh dari Kenan pada teman-temannya. Masing-masing dari mereka mendapatkan dua macam oleh-oleh.
" Kira-kira apa yang oleh-oleh untuk Alexa?" tanya Nadia.
" Kita liat aja nanti. Sebenarnya gue juga penasaran sih sama oleh-olehnya Eca. Secara kita aja dapat parfum limited edition" kata Serly.
" Mama kepo deh" kata Adele.
" Wajar dong sayang, mama kepo sama oleh-olehnya Eca. Karena kita aja mendapatkan oleh-oleh yang mahal dari Kenan. Apalagi Eca?"
" Iya Ma. Tapi kan sudah seharusnya pacar kasih oleh-oleh yang bagus dan juga mahal untuk pacarnya" kata Adele sambil melirik kekasihnya.
" Sabar sayang. Nanti kalau aku sudah sukses, aku akan kasih kamu hadiah yang super super wow"
" Benarkah?"
" Tentu saja"
" Tapi aku nggak yakin?"
" Harus yakin dong sayang"
" Gimana aku mau yakin. Wong waktu nembak aku aja, kamu nyolong bunga mawar mommy-nya Eca"
" Ya itu kan darurat sayang"
" Apapun alasannya, seharusnya kamu nggak kasih aku bunga colongan"
" Iya sayang. Tapi walaupun begitu, tapi kamu tetap terima juga bunga mawar nya?"
__ADS_1
" Itu karena aku cinta sama kamu. Dan aku juga menghargai usaha kamu "
" Makasih ya sayang udah mau menerima cinta lelaki tampan ini?"
" Sama-sama sayang. Tapi nggak usah narsis gitu juga"
" Kan emang pacar kamu ini tampan, yank"
" Iya.. iya, kamu tampan. Sekarang diam, duduk anteng disini"
" Siap sayang"
Serly dan Nadia saling lirik. Setelah itu mereka pun tersenyum. Menurut mereka berdua, hubungan cinta Adele dan Farel sangat unik.
" Kenapa sayang?" tanya Axel pada sang kekasih.
" Aku baru kali ini yank, punya parfum mahal kek gini"
" Kamu suka dengan aromanya?"
" Suka banget. Aromanya lembut "
" Kalau kamu suka, aku bisa beliin kamu parfum seperti itu lagi"
" Nggak usah yank. Jangan buang- buang duit hanya untuk parfum. Lagian masih banyak parfum lokal yang jauh lebih murah. Dan lagi kita bisa membantu usaha dalam negeri"
Axel tersenyum mendengar ucapan kekasihnya. Ternyata dia memang tidak salah memilih Alisha sebagai kekasihnya. Gadis itu bukan hanya cantik wajahnya. Tapi hatinya juga baik.
Tak berapa lama, Kenan datang dengan membawa dua paper bag di tangannya. Semua orang pun tidak sabar ingin melihat isi paper bag itu.
" Ini sayang, oleh-oleh untuk kamu"
" Makasih Oppa"
" Buruan Eca dibuka isinya?" kata Serly.
" Mama!, kepo banget sih!"
" Ya pengen lha"
" Tuh kan, kamu penasaran juga"
Alexa membuka paper bag yang pertama. Semua orang pun fokus melihat tangan Alexa.
" Kotak?"
" Buka dong Cha kotaknya? " kata Adele.
" Sabar dong Del"
Alexa pun membuka kotak besar itu. Semua orang kaget melihat isi kotak besar itu. Termasuk juga Alexa.
" Ini?"
" Kenapa?. Apa sayang nggak suka hadiahnya?"
" Bukan nggak suka. Ini apa?"
" Itu satu set perhiasan, yang cuma ada satu di dunia"
" Wow.. amazing" kata Farel.
Alexa menatap kekasihnya. Kenan hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" Jangan marah dong sayang?"
" Aku nggak marah. Makasih Oppa"
__ADS_1
Katanya nggak marah. Tapi tatapannya ingin menelan aku hidup-hidup.
" Sama-sama sayang"
Semua orang masih menatap satu set perhiasan yang terbuat dari berlian termahal di dunia itu. Walaupun suami mereka mampu membeli perhiasan mahal. Tapi mereka belum pernah punya perhiasan seperti ini.
Berbeda dengan Kiran. Ibu cantik itu hanya biasa saja melihat perhiasan seperti itu. Karena dia juga punya beberapa perhiasan yang limited edition seperti itu. Jadi dia tidak terlalu kaget.
" Sepertinya putri kita sangat dimanja sama Kenan, ya sayang?"
" Iya By. Aku senang melihatnya. Dan aku harap anak-anak kita tidak pernah merasakan sakit hati karena cinta"
" Insya Allah mereka tidak akan pernah merasakan itu sayang. Karena twins mendapatkan kekasih yang sayang dan juga cinta sama mereka"
Darren tau apa maksud istrinya. Karena ia tau bagaimana rasa sakit yang pernah dirasakan oleh istrinya.
" Paper bag yang kedua nggak usah dibuka, ya?" kata Alexa.
" Buka dong Cha. Kan kita juga penasaran sama paper bag yang berwarna pink itu" kata Adele.
Mau tak mau Alexa pun membuka isi paper bag kedua. Dan isi paper bag yang kedua juga ada kotaknya. Kotak itu memang sengaja di tutup Kenan dengan pembungkus kado. Jadi merek kotak itu tidak bisa tau oleh kekasihnya. Tapi ia rasa sang kekasih pasti akan tau juga. Karena melihat dari label yang ada di gaun tersebut.
" Gaun"
" Coba liat gaunnya Cha?" kata Adele.
Alexa mengeluarkan gaun itu dari dalam kotaknya.
" Wow.., indah banget"
" Kenapa Oppa kasih gaun?"
" Aku pengen, ayank pake gaun ini besok malam"
" Besok malam?"
" Hhmmm"
" Cie mau dinner, ya?" kata Adele.
" Oppa mau ngajak aku dinner?"
" Iya sayang"
" Ok"
" Yank kita dinner juga ya?"
" Siap sayang, kita akan ikut Eca dinner" kata Farel.
" Maaf sebelumnya. Dinner besok itu hanya saya dan Alexa"
" Ya?, kita nggak di ajak yank" kata Adele.
" Iya sayang"
" Kalau kalian berdua ikut, itu akan menggangu acaranya Eca sama Kenan" kata Serly.
" Iya bener apa yang dikatakan mama Serly. Lagian dinner itu hanya untuk dua orang, bukan rame-rame " tambah Nadia.
" Mama bener sayang" kata Farel.
" Ya udah, kalau gitu kita dinner berdua juga"
" Ok sayang. Nanti kita akan dinner berdua"
Kenan tidak ingin segala yang akan ia persiapkan nanti kacau karena ulah sahabat kekasihnya. Jadi dia harus antisipasi sebelum kekacauan itu terjadi.
__ADS_1
To be continue.
Happy reading 😚😚