Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Misi penyelamatan


__ADS_3

Kenan baru sampai di mansion kakaknya. Ia sangat senang karena Oma dan Opa Alexa merestui hubungannya dengan sang kekasih. Sekarang hanya meminta restu sama Grandma dan juga Grandpa kekasihnya.


" Darimana Ken?"


" Habis joging Ma"


" Joging?"


" Hhhmmm"


" Tumben kamu joging?"


" Iya Ma, lagi pengen aja"


" Kamu harus sering-sering joging, biar tubuh kamu itu selalu sehat dan tidak gemuk"


" Hhhmmm"


" Jangan hhmmm doang"


" Iya mama sayang. Oh iya Ma, calon besan mama ngundang ke mansion-nya besok malam"


" Mommy Alexa maksud kamu?"


" Iya Ma. Emang siapa lagi?"


" Wah tumben-tumbennya calon besan ngundang ke sana?"


" Iya, mommy bilang ada yang mau dibicarakan sama mama"


Helena menatap tajam putranya.


" Kenapa mama menatap Ken kek gitu?"


" Kamu nggak buat masalahkan?"


" Nggak!"


" Kamu nggak menyakiti Alexa, kan?"


" Nggak mama. Mana mungkin Ken nyakitin wanita yang Ken cintai"


" Siapa tau kamu khilaf, terus selingkuh dibelakang Alexa"


" Astagfirullah. Nggak ada niat untuk selingkuh, Ma"


" Bagus lha kalau emang nggak ada niatan untuk selingkuh. Tapi kalau kamu melakukan itu?. Makan mama sendiri yang akan menghukum kamu. Kapan perlu mama keluarkan dari KK"


" Mama tenang aja, Ken nggak akan pernah melakukan itu. Karena Ken tulus mencintai Alexa Ma. Di mata Ken, Alexa sosok wanita yang sangat sempurna. Jadi nggak ada wanita lain yang bisa menandinginya"


" Kamu benar. Makanya mama pengen dia yang jadi menantu mama"


" Insya Allah Alexa akan menjadi menantu mama"


" Terus dalam rangka apa mereka ngundang mama?"


" Mau membahas hubungan Ken sama Alexa, Ma"


" Apa bujang lapuk ini akan melepas masa lajangnya dalam waktu dekat ini?"


Kenan tersenyum mendengar perkataan mamanya. Mungkin benar apa yang dikatakan mamanya. Ia akan melepas masa lajangnya.


" Doakan saja Ma. Semoga anak mama ini segera melepas masa lajangnya"


" Mama selalu mendoakan kamu. Bahkan setiap detik mama selalu mendoakan kamu. Semoga keluarga Alexa memberikan kabar baik"


" Iya Ma"


Alangkah senangnya hati Helena. Karena putra semata wayangnya akan melepas masa lajangnya. Ia sudah lama menantikan kabar gembira ini. Tanpa terasa air matanya menetes.


" Mama kenapa nangis?"


" Mama nggak apa-apa. Ini air mata bahagia, Nak"


Kenan memeluk sang mama. Jarang-jarang dia melihat mamanya menangis. Karena setiap hari ia hanya melihat senyuman di wajah sang mama.

__ADS_1


" Eh, apa-apaan kamu Ken, peluk-peluk istri papa?"


Kenan melepaskan pelukannya saat mendengar suara papanya.


" Inikan juga mama Ken"


Richard segera menarik istrinya kesampingnya.


" Mama kok mau-maunya dipeluk sama anak tengil ini?"


Helena hanya tersenyum mendengar pertanyaan suaminya.


" Mama habis nangis?"


" Nggak Pa"


Richard menatap tajam putranya. " Kamu apakan mama?!"


" Ken nggak ngapa-ngapain mama kok, Pa"


" Terus kenapa mama nangis?"


" Mata mama kelilipan"


" Benar sayang apa yang dikatakan bocah tengil itu?"


" Iya Pa"


" Sini papa tiup matanya"


Kenan segera mengambil langkah seribu. Karena kalau dia masih di sana, sang papa pasti akan menuduhnya lagi. Lagipula dia harus bersiap-siap untuk pergi ke suatu tempat.


...***...


Pesawat jet King lion mendarat sempurna di bandara negara P. Para pengawal terlihat berbaris rapi menyambut kedatangan bos mereka.


" Selamat datang bos"


" Bagaimana situasinya?"


" Kami sudah menemukan nona Anya bos"


" Nona di sekap di salah satu gudang kosong di bagian barat negara P"


" Bagaimana kondisinya?"


" Keadaan nona baik-baik saja bos. Sepertinya mantan kekasih nona masih mencintai nona bos"


Beni menatap tajam anak buahnya. Bisa-bisanya anak buahnya mengatakan kata-kata yang membuat emosinya naik.


Apa gue salah ngomong ya?. Kenapa bos menatap gue kek gitu.


Anak buah Beni segera membuka pintu mobil untuk bosnya. Mobil itupun segera meninggalkan bandara.


" Kemana bos?. Apa mau langsung ke tempat nona di sergap?"


" Kita susun rencana dulu, setelah itu baru kita serang mereka"


" Siap bos"


" Tapi kalian jangan sampai lengah lagi, tetap pertajam penglihatan kalian"


" Baik bos"


Beni tidak boleh gegabah dalam mengambil tindakan. Karena ini menyangkut nyawa wanita yang dia cintai. Salah sedikit saja nyawa kekasihnya bisa melayang.


" Kenapa kalian bisa kecolongan?"


" Mereka menyerang tiba-tiba bos. Kebetulan yang jaga nona lima orang"


" Apa mereka juga sudah lama mantau kita?"


" Sepertinya begitu bos"


" Berarti orang yang menyuruh mereka itu tau kalau ada menjaga Anya"

__ADS_1


" Mungkin bos"


" Tidak masalah, mereka salah mencari lawan"


Beni akan memberi pelajaran yang tidak akan pernah terlupakan pada mantan kekasih Anya. Karena lelaki itu sudah berani mengusik wanitanya.


...***...


Setelah menempuh perjalanan selama dua puluh menit, Beni pun sampai di markas lion king. Markas pertama milik bosnya. Kelompok mafia yang paling ditakuti dan juga disegani oleh semua pebisnis di negara P.


Markas itu masih terlihat seperti dulu waktu pertama kali ia dibawa ke markas itu. Markasnya sangat terawat. Berarti anak buahnya yang ada di sini menjaga dengan baik.


" Selamat datang bos"


" Apa kalian sudah tau maksud dan kedatangan saya kesini?"


" Sudah bos. Maafkan atas kelalaian teman-teman kami"


" Tidak masalah"


Beni masuk kedalam markas, diikuti sama beberapa anak buahnya. Ia langsung menuju ruang keamanan. Karena ia ingin melihat kondisi tempat penyergapan.


Di ruangan kemanan sudah terpampang banyak monitor, yang terhubung ke seluruh CCTV yang ada di negara P. Jadi dengan begitu Beni bisa melihat kondisi di semua sudut kota.


" Dimana lokasi mereka?"


" Di kota C, bos"


" Bagaimana penjagaan di sana?"


" Tidak terlalu ketat bos"


" Walaupun tidak terlalu ketat, kita harus tetep waspada. Karena mereka pasti memasang jebakan untuk kita"


" Saya sudah periksa setiap sudut ruangan itu bos. Di sana tidak ada jebakan apapun"


" Bagus. Jadi kita tidak perlu menunggu lama untuk melakukan penyerangan"


" Tapi mereka memasang bom di sekitar nona, bos"


" Apa!, Bom?"


" Iya bos. Jadi kita harus menjinakkan bom itu dulu"


" Bisakah kau melaksanakan tugas itu?"


" Tentu saja bos. Untuk apa aku belajar cara menjinakkan bom kalau aku tidak bisa melakukan tugas ini"


" Bagus. Tugas ini aku serahkan padamu"


" Ok bos"


" Sekarang masalah bom sudah selesai. Dimana lagi jebakan yang mereka pasang?"


" Sepertinya dinding di sekeliling ruangan itu ada panahnya bos. Kalau tubuh kita menyentuh sensor yang ada di sekitar, maka panah itu akan keluar secara otomatis"


" Rusak sensornya"


" Siap bos"


" Sepertinya mereka tidak tau siapa yang mereka lawan"


" Mungkin mereka pikir, bos hanya asisten biasa"


Beni tersenyum mendengar ucapan anak buahnya. Ia memang seorang asisten saat sedang bekerja di perusahaan tuan mudanya. Tapi kalau di kelompok mafia, dia orang yang di takuti no 2 di Lion king.


" Baiklah, nanti malam kita bergerak. Sekarang saya mau istirahat dulu"


" Baik bos"


" Kalian semua harus tetap waspada, karena kalau kalian lengah sedikit, lawan akan menyerang"


" Siap bos"


Beni pergi dari ruang keamanan. Ia akan istirahat sejenak di kamarnya. Setelah itu baru dia akan menyelamatkan wanita yang ia cintai. Karena waktu menyerang paling baik itu malam hari.

__ADS_1


To be continue.


Happy reading 😚😚


__ADS_2