Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Bertemu orang tua Kenan 2


__ADS_3

Helena menatap gadis cantik yang ada disampingnya. Ia masih tidak percaya kalau gadis itu mau sama putranya yang bujang lapuk.


" Jujur aja sama Tante, sayang. Kamu dibayar berapa sama bujang lapuk ini untuk berpura-pura jadi pacarnya?"


" Aku nggak ada bayar dia Ma. Emang kita berdua pacaran"


" Diem dulu. Ini belum saatnya untuk kamu ngomong"


Kenan pun mengunci mulutnya. Karena kalau dia masih bersuara, sang mama akan mengulitinya hidup-hidup.


" Apa kamu di bayar sama anak Tante untuk menjadi kekasihnya?" tanya Helena lagi.


" Nggak kok Tante. Kita berdua memang pacaran"


Astaga Eca, kamu ngomong apa?. Sejak kapan kamu pacaran sama gunung es itu?. Tanya Alexa dalam hati.


Gadis tipis ini ngomong jujur atau cuma mau bantu gue?.


Helena masih ragu dengan jawaban Alexa. Emang bener putranya itu tampan. Tapi walaupun demikian sang putra masih saja jomlo. Dan pulang dari kota B kemarin, dia langsung bilang kalau udah punya kekasih.


" Mama denger kan? aku tuh nggak bayar dia untuk jadi pacar aku"


" Iya. Sayang, mulai dari sekarang kamu manggil Tante dengan sebutan Mama, ya?"


" Ok, Tan.. eh mama maksudnya"


" Nah gitu baru bener. Oh iya hampir saja lupa, si cantik ini siapa namanya?"


" Alexa, Ma"


" Nama yang cantik seperti orangnya"


" Mama bisa aja mujinya"


" Alexa masih sekolah?"


" Iya Ma, aku masih SMA"


Helena dan suaminya kaget mendengar jawaban Alexa. Mereka tidak menyangka sang putra berpacaran dengan gadis yang masih SMA.


" Apa putra kita nggak ketuaan untuk gadis ini, Ma?" tanya sang suami.


" Nggak apa-apa Pa. Mama suka sama gadis cantik ini. Mama pengen dia yang jadi mantu kita"


Ricard cuma tidak ingin putranya di cap sebagai pedofil sama orang-orang diluaran sana. Mengingat umur Kenan jauh di atas Alexa.


" Oma! Ai sama mama pulang" terdengar suara anak kecil memanggil Helena.


" Oh cucu tampan Oma sudah pulang"


Aiden belum menyadari kehadiran Alexa. Anak kecil itu masih asik bercerita dengan Oma nya.


" Eh, ada Alexa. Sudah lama?" tanya Irene.


" Baru aja Kak"


Aiden yang mendengar suara Alexa langsung menoleh kearah suara.


" Kakak cantik"

__ADS_1


Bocah umur lima tahun itu memeluk Alexa. Dengan senang hati Alexa membalas pelukan Aiden.


" Sepertinya Aiden menyukai Alexa, Pa?"


" Tentu saja. Sejak pertama kali bertemu dengan Alexa, Aiden sudah suka sama gadis cantik itu" kata Irene.


" Tuh kan Pa, cucu kita aja suka sama gadis cantik itu"


Ricard melihat keakraban cucunya dengan kekasih putranya. Terlihat sangat jelas kalau sang cucu sangat menyukai gadis cantik itu. Dan Alexa pun terlihat sangat menyayangi cucunya.


" Kenapa kakak jarang sekali main ke mansion Ai?" tanya bocah lima tahun itu.


" Kakak lagi sibuk sekolah sama kerja, jadi nggak sempat main ke mansion Ai"


" Ai jangan khawatir, Besok-besok kakak cantik akan sering main ke mansion" kata Helena.


" Benarkah Oma?"


" Benar sayang"


Bocah lima tahun itu langsung melompat kegirangan karena mendengar ucapan Oma nya.


" Wah, ini kue varian terbaru dari toko triple A, ya?" tanya Irene saat melihat kue yang dibawa Alexa tadi.


" Bukan! itu kue buatan kekasih aku. Dan itu kue yang sangat spesial"


" Tapi ini box kue milik toko online triple A"


" Iya, kan owner nya pacar aku"


" Serius? toko kue itu punya kamu?" tanya Irene pada Alexa.


" Iya Kak. Tapi yang punya bukan cuma aku aja. Ada dua sahabat aku. Makanya dikasih nama triple A"


" Kakak terlalu memuji. Toko kami hanya toko online kecil, Kak"


" Walaupun kecil, tapi penggemar kue kalian sangat banyak. Termasuk saya dan juga keluarga"


" Kamu punya toko kue sayang?" tanya Helena.


" Iya Ma. Toko kue online"


" Kenapa nggak coba buka tokonya?"


" Pengen sih Ma. Doain aja ya Ma, semoga kami cepet punya toko kue"


" Pasti mama doain. Kenapa kamu nggak minta bantuan sama orang tua kamu?"


" Nggak Ma. Aku mau berusaha sendiri. Walaupun toko kami nggak sebesar toko kue yang ada. Tapi kami senang toko itu dibuat dengan uang kami bertiga"


Helena semakin kagum dengan gadis cantik yang sebentar lagi akan jadi mantunya. Tapi apa orang tua gadis itu merestui hubungan putrinya dengan putranya?. Ia akan menanyakan nanti pada putranya.


" Kakak, temenin Ai ke kamar dong?"


" Ai mau ngapain ke kamar?" tanya sang mama.


" Ai mau ganti baju mama"


" Ganti baju? kan baju Ai baru di ganti pas mau pergi main tadi?"

__ADS_1


" Iya, bajunya udah bau karena keringat mama"


" Ya udah, Ai langsung mandi aja"


" Ok mama"


" Maaf ya Alexa. Jadi ngerepotin kamu"


" Nggak apa-apa kok Kak. Aku nggak merasa direpotkan. Permisi semuanya, yuk Ai"


Aiden menggandeng tangan Alexa. Ia senang karena kakak cantik akan menemaninya mandi.


" Nan" panggil Irene.


" Hhmmm"


" Kamu beneran pacaran sama Alexa?"


" Beneran Kak"


" Kamu tau berapa selisih usia kamu dengan gadis itu?"


" Iya tau. Kita beda 12 tahun Kak"


" Apa orang tua gadis itu merestui hubungan kalian?"


Kenan terdiam. Ia tidak tau harus menjawab apa. Pasalnya dia belum jadian sama Alexa. Tapi Daddy Alexa sudah memberikan restu padanya.


Helena menatap putranya. Kenapa sang putra hanya diam saat di tanya soal restu oleh sang kakak.


" Kenapa kamu diam? apa kamu nggak direstui?"


" Kalau sama Daddy-nya Alexa udah Kak. Kalau sama mommy-nya belum tau. Soalnya mommy-nya nggak tau kalau aku pacaran sama putrinya"


" Maksud kamu, Tante Kiran belum tau hubungan kamu sama Alexa?"


" Iya Kak. Aku cari waktu yang tepat dulu untuk menemui mommy-nya"


" Jangan lama-lama. Karena kalau mommy-nya tau dari orang lain, maka akan sulit untuk kamu mendapatkan restunya"


" Iya Kak, setelah semua kerjaan aku rampung. Aku akan temui mommy-nya Alexa"


" Apa kamu butuh bantuan Mama?"


" Makasih Ma. Tapi untuk sekarang biarkan putra mama yang melakukannya. Kalau nggak bisa, baru aku akan minta bantuan Mama sama papa"


" Mama harap orang tua Alexa merestui hubungan kalian berdua. Karena Mama sudah jatuh hati sama anak itu"


" Doakan saja ya Ma. Semoga anak mama bisa menaklukkan hati mommy-nya Alexa, dan dia memberikan restu untuk aku"


" Setau Kakak, mommy-nya Alexa orang yang sangat tegas. Apa kamu yakin bisa mengambil hati mommy-nya?"


" Harus yakin lha Kak. Dan aku sudah beberapa kali bertemu dengan Tante Kiran. Dan menurut aku beliau orang yang ramah. Bahkan kemarin itu dia menyambut aku dengan baik di mansion-nya"


" Syukurlah. Kakak doakan semoga kamu segera mengantongi restu kedua orang tua Alexa"


" Aamiin, makasih Kak doanya"


Kenan bertekad akan menaklukkan hati Alexa. Ia berharap kalau mommy-nya Alexa akan memberikan restu untuknya. Dengan begitu dia bisa meluluhkan hati gadis tipis itu.

__ADS_1


To be continue.


Happy reading 😚😚


__ADS_2