Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Kisah cinta mommy


__ADS_3

Kenan sampai di mansion mewah milik calon mertuanya. Ia membukakan pintu mobil untuk sang kekasih.


" Silakan tuan putri"


" Makasih Oppa"


Lelaki tampan itu mengantarkan sang kekasih sampai ke dalam mansion. Sekalian ia mau berpamitan dengan orang tua sang kekasih.


" Eca udah pulang?"


" Udah Mom"


" Ken mau pamit dulu ya Mom"


" Nggak ngeteh dulu Ken?"


" Makasih Mom. Lagian ini udah jam sepuluh malam"


" Ya udah, hati-hati di jalan"


" Makasih Mom. Ken pulang dulu Mom, sayang aku pulang dulu"


" Iya Oppa, hati-hati jangan ngebut bawa mobilnya"


" Iya sayang"


Setelah berpamitan dengan camer dan juga kekasihnya. Kenan pun melajukan mobilnya meninggalkan mansion mewah itu.


" Gimana dinner nya?"


" Lancar Mom, tempatnya juga bagus banget"


Kiran tersenyum mendengar jawaban putrinya. Dari raut wajah sang putri terlihat sekali kalau putrinya itu sangat bahagia.


" Apa ada sesuatu yang menarik terjadi saat dinner?"


" Iya mommy. Kak Ken melamar Eca" jawab Alexa sambil memperlihatkan cincin berlian yang melingkar di jari manisnya.


" Wah sepertinya mommy akan lebih cepat punya mantu nih?"


" Iya. Apa mommy setuju kalau Eca nikah muda"


" Kalau Eca mau maunya nikah muda, mommy sih setuju-setuju aja. Yang penting Eca bahagia. Karena mommy lebih mementingkan kebagian anak-anak mommy"


" Makasih mommy" ucap Alexa sambil memeluk wanita yang sudah melahirkan ke dunia.


Kiran hanya ingin melihat anak-anaknya bahagia dengan pilihan mereka sendiri. Ia tidak ingin kejadian yang ia alami dulu, terjadi lagi pada twins.


" Mommy kenapa nangis?"


" Mommy nggak apa-apa sayang. Ini air mata kebahagiaan. Ternyata putri kesayangan mommy sudah besar. Dan tak lama lagi mansion ini akan sepi"


" Mommy ngomong apa, kalau udah nikah nanti Eca akan tetap tinggal sama mommy"


" Sayang, dengerin mommy. Kalau Eca sudah menikah nanti, Eca harus ikut suami "


" Kenapa begitu?"


" Karena saat itu Eca sudah menjadi tanggung jawab suami. Bukan tanggung jawab mommy sama daddy lagi"


Seketika raut wajah Alexa berubah menjadi sendu. Ia tidak ingin pergi meninggalkan sang mommy.


" Eca dengerin mommy. Walaupun Eca nanti sudah tidak tinggal sama mommy dan Daddy lagi. Bukan berarti mommy sama Daddy nggak peduli lagi sama Eca"


" Emang Eca mau kemana?" tanya Darren yang datang entah darimana.


" Nggak pergi kemana-mana, By"


" Tadi aku denger sayang bilang mau pergi, gitu?"

__ADS_1


" Iya, Eca kalau sudah menikah nanti nggak akan tinggal sama kita lagi"


" Kenapa begitu?"


" Karena dia sudah tanggung jawab suaminya"


" Bener apa yang dikatakan mommy, sayang. Dulu mommy juga ikut Daddy setelah menikah. Bukan karena mommy di usir atau Oma sama opa nggak sayang sama mommy. Tapi mereka ingin Mommy sama Daddy hidup mandiri"


" Mommy nggak sedih pisah sama Oma, Opa"


" Tentu saja sedih. Tapi mau bagaimana lagi, mommy kan harus ikut suami"


" Mommy itu sudah hidup mandiri setelah lulus SMA. Dia pergi ke negara orang untuk menjadi seorang yang sukses. Berkat kecerdasannya, mommy bisa membangun perusahaan besar nomor satu di Eropa. Dan itu tanpa bantuan orang tua dan nama besar keluarga"


" Benarkah itu mommy?"


Kiran mengangguk.


Alexa semakin bangga dengan mommy-nya. Ia berharap bisa mengikuti jejak sukses sang mommy.


" Mommy sama Daddy berharap, Eca sama Axel akan sukses melebihi mommy sama Daddy"


" Insya Allah Daddy"


" Oh iya, tadi Daddy denger mommy ngomong soal nikah. Emang siapa yang mau nikah?"


" Eca, By"


Uhuk...uhuk..


" Eca?"


" Hhhmmm"


" Emang Eca mau nikah kapan?"


" Setelah lulus SMA"


" Nggak juga By"


" Emang Eca nggak mau kuliah dulu?"


" Mau Dad. Lagipula kuliah setelah menikah kan boleh"


" Iya juga sih. Emang Eca udah siap nikah muda?"


" Insya Allah siap Daddy"


" Eca nggak dipaksa sama Kenan, kan?"


" Nggak daddy. Kak Kenan selalu memperlakukan Eca dengan baik"


" Putri kita sudah dilamar sama Kenan "


" Kapan?!"


" Tadi, pas mereka dinner"


" Gercep juga tuh anak"


" Iya. Jadi kita tinggal menunggu lamaran resminya aja lagi"


" Dia lamar Eca di depan orang banyak?"


" Nggak Dad. Kak Kenan melamar Eca di tempat yang sangat indah"


" Tapi belum seindah lamaran Daddy dulu"


" Benarkah?. Emang lamaran daddy kayak mana?"

__ADS_1


" Daddy melamar mommy kamu di tempat yang sangat indah. Dan lamaran itu disaksikan sama ribuan kunang-kunang"


" Wah keren banget"


" Tentu saja"


Alexa membayangkan bagaimana romantisnya sang daddy waktu melamar sang mommy di depan ribuan kunang-kunang.


" Sekarang masih ada nggak kunang-kunang nya?"


" Masih"


" Dimana Daddy?"


" Di pulau pribadi keluarga kita sayang"


" Di pulau mahar?"


" Iya. Dan itu juga salah satu mahar Daddy untuk mommy"


" Wah?, pantas aja nama pulaunya pulau mahar"


Darren teringat perjuangannya untuk mendapatkan pulau yang indah itu. Bahkan ia harus bersaing dengan beberapa rekan bisnisnya. Pada akhirnya dia yang mendapatkan pulau itu.


" Daddy beli pulau itu pake uang Grandma atau pake uang daddy sendiri"


" Pake duit daddy sendiri lha. Emang Eca pikir daddy nggak punya uang?"


" Ya kan daddy melanjutkan usahanya Grandpa"


Darren tersenyum mendengar ucapan putrinya. Ternyata sang putri tidak tau sekaya apa daddy-nya.


" Daddy juga punya perusahaan sendiri. Dan itu ia bangun sendiri" kata Kiran.


" Berarti uang Daddy juga banyak dong mommy?"


" Tentu saja. Brangkas besar yang Eca lihat kemarin, hanya sepertiga dari kekayaan Daddy"


Alexa kaget mendengar ucapan sang mommy. Ia tidak menyangka kalau Daddy-nya sekaya itu. Ia hanya tau Daddy kerja di perusahaan keluarganya.


" Kalau Daddy nggak banyak uang, mana mau mommy nikah sama Daddy"


" Tentu saja. Tapi bukan karena harta Daddy yang membuat mommy cinta sama dia"


" Terus apa mommy?"


" Perjuangan dan juga cara Daddy memperlakukan mommy. Daddy selalu memperlakukan mommy seperti ratu"


Alexa teringat akan kekasihnya. Sang kekasih juga memperlakukan nya bak seorang ratu.


" Laki-laki seperti itu sangatlah langka. Dan lagi sikap dinginnya ke wanita lain membuat mommy luluh"


" Daddy sangat susah mendapatkan hati mommy. Tapi sekarang, mommy sudah milik Daddy"


Alexa berpikir pasti kisah cinta mommy dan Daddy-nya sangat menarik. Karena ia tau bagaimana sikap mommy-nya. Tapi Daddy-nya bisa menaklukkan hati sang mommy.


" Oma sama Opa setuju nggak mommy menikah sama Daddy?"


" Tentu saja setuju. Bahkan Daddy langsung dapat lampu ijo dari Oma"


" Daddy memang hebat"


" Tentu saja. Kalau Daddy nggak hebat bagaimana bisa mendapatkan hatinya mommy"


Kiran mengakui kalau mommy-nya sangat menyukai sikap suaminya. Makanya sang mommy merestui Darren menjadi suaminya. Dan penilaian orang tuanya tidak salah. Ia menikah bersama laki-laki yang tepat. Lelaki yang sangat menghargai dan juga mencintai dirinya.


Mungkin ada benarnya kalau wanita yang baik akan mendapatkan jodoh yang baik juga. Dan ia bersyukur bisa menikah dengan lelaki dingin seperti suaminya.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2