
Empat sekawan sampai di mall terbesar di kota J. Tepatnya di mall milik Omanya Twins. Axel memarkirkan mobilnya di tempat parkir. Setelah itu mereka berempat masuk kedalam mall.
" Mereka nunggu kita dimana?" tanya Adele.
" Di depan gedung bioskop" jawab Farel.
" Berarti kita langsung ke lantai tiga"
" Hhmm"
Mata para pengunjung tertuju pada empat sekawan itu. Mereka terpesona dengan kecantikan dan juga ketampanan empat sekawan.
Bagi mereka berempat sudah biasa jadi pusat perhatian. Tapi mereka tidak menghiraukan orang-orang itu. Malahan ada beberapa orang yang mengatakan kalau Alexa dan Adele oplas biar mereka terlihat cantik.
Empat sekawan itu naik eskalator menuju lantai tiga mall. Karena di sana Kevin dan kawan-kawannya sudah menunggu kedatangan mereka. Sampai di lantai tiga, mereka langsung menuju gedung bioskop.
" Hai guys, kalian sudah datang?" sapa Citra.
Kevin langsung menoleh kebelakang. Ia terpesona melihat Alexa. Gadis itu selalu terlihat cantik. Begitu juga dengan Rian. Ia juga terpesona dengan kecantikan Alexa.
" Kita beli popcorn sama minuman dulu yuk?" ajak Intan.
" Yuk" kata Adele.
Keempat gadis cantik itu pergi membeli popcorn dan juga minuman. Sedangkan keempat cowok tampan itu menunggu di depan bioskop.
Intan dan Citra membeli minuman. Sedangkan Alexa dan Adele membeli popcorn. Mungkin karena nggak weekend, jadi antrean di stand popcorn dan juga minuman tidak terlalu rame.
Setelah mendapatkan popcorn. Alexa dan Adele masing-masing dua box popcorn. Sedangkan Citra dan Intan, membeli delapan cup minuman. Karena nggak mungkinkan mereka minum satu berdua dengan cowok. Kecuali Alexa dan Axel.
Selesai membeli makanan dan juga minuman. Keempat gadis cantik itu kembali ke tempat para cowok tampan tadi. Mereka akan segera masuk kedalam bioskop.
Citra membagikan minuman ke teman-temannya. Masing-masing temannya mendapatkan satu cup minuman, dan satu box popcorn.
" Sini kakak bawain popcorn-nya " kata Kevin sambil mengambil alih popcorn dari tangan Alexa.
" Eh" kaget Alexa.
" Lo duduk sama Kak Kevin" kata Adele.
" Bukannya sama Lo?"
" Nggak! gue mau duduk sama kedua cowok tampan itu" kata Adele yang langsung bergeser kesamping Farel.
Saat Alexa ingin pindah ke samping Axel. Saudara kembarnya itu langsung menolaknya.
" Kursi sudah penuh, jadi silakan cari kursi yang lain lagi"
" Ck"
Mau nggak mau, akhirnya Alexa pun pindah kesamping Kevin. Ini kali pertamanya ia duduk di berduaan dengan cowok lain. Walaupun teman-temannya masih satu barisan sama dirinya.
Bioskop pun sudah di buka, karena sebentar lagi film yang akan mereka tonton akan segera di mulai. Mereka pun segera masuk kedalam bioskop.
Alexa duduk di samping Kevin. Sedangkan Adele di apit sama kedua cowok tampan itu. Sebenarnya mereka bisa duduk berpasang-pasangan. Tapi Axel tidak ingin duduk dekat cewek lain, selain dengan sahabatnya.
Rian tidak suka Kevin duduk dengan Alexa. Tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa. Karena Citra dan Intan sudah memperingatinya untuk tidak membuat kegaduhan.
Lampu di ruangan bioskop pun mati. Layar besar yang ada di depan mereka pun menyala. Para penonton pun memfokuskan mata mereka ke layar besar itu.
" Alexa"
" Hhmm"
__ADS_1
" Kok chat kakak nggak dibalas?"
" Emang kakak ada chat?" tanya balik Alexa.
" Ada. Tapi chat nya cuma di baca doang"
" Masa, kok aku nggak tau ya?"
" Coba aja liat ponselnya"
Alexa mengambil ponselnya didalam tas kecil yang ia bawa. Ia melihat tidak ada chat dari nomor kakak kelasnya itu. Yang ada cuma chat dari nomor yang tidak di kenal.
" Nggak ada Kak"
" Gimana mau ada? wong nomor kakak, kamu blokir"
" Blokir?"
" Hhmm"
Alexa tidak pernah memblokir nomor lelaki tampan itu. Ia pun teringat satu nomor yang mengirim chat dan juga yang menghubungi tadi sore. Ia melirik lelaki tampan yang ada di sampingnya.
" Aku tadi emang ada menerima chat sama telpon. Tapi itu dari nomor yang tidak aku kenal"
" Itu nomor kakak"
" Nomor kakak?"
" Hhmmm"
" Maaf ya Kak, aku nggak tau kalau itu nomor kakak. Habisnya kakak nggak sebutin namanya"
" Emang kamu nggak simpan nomor kakak?"
" Bukan, ini nomor pribadi kakak. Hanya kamu dan juga orang tua kakak yang tau nomor yang ini"
" Pantesan nggak ada namanya. Soalnya aku nggak ada kasih nomor aku sama orang lain. Tapi kok ada nomor baru yang masuk, makanya aku blokir"
" Sekarang udah tau kan?"
" Hhmm"
" So, udah bisa di save dong?"
" Udah. Bentar ya aku save dulu"
Alexa membuka blokir nomor Kevin. Setelah itu ia pun menyimpan nomor Kevin dengan memberi nama Ketos di kontaknya.
" Udah kan"
" Ketos?"
" Iya, kan kakak emang Ketos"
" Emang nggak ada nama lain, selain itu? "
" Apa ya?"
" Ya udah nggak apa-apa, Ketos aja" kata Kevin.
Ia tidak mungkin memaksa gadis cantik itu untuk merubah namanya di kontaknya. Walaupun dia ingin sekali nama itu diganti. Contohnya dengan nama pangeran ku.
Alexa menyimpan kembali ponselnya kedalam tasnya. Ia menatap ke layar besar yang ada di depan karena film yang akan mereka tonton akan segera diputar.
__ADS_1
Sedangkan Kevin fokus melihat wajah cantik Alexa. Baginya tidak ada yang menarik selain wajah cantik gadis itu. Padahal niat awalnya ingin nonton film. Tapi dia malah nonton wajah Alexa.
" Kak"
" Hhmm"
" Layarnya di depan, bukan di samping" kata Alexa.
" Ah i-iya"
Wajah Kevin memerah karena ketahuan memandangi wajah cantik itu. Ia segera memalingkan wajahnya ke arah lain.
Alexa tersenyum melihat wajah Kevin yang memerah. Ia kembali menatap layar besar yang ada di depan.
" Popcorn Kak?" kata Alexa sambil menyodorkan box popcorn ke arah Kevin.
Kevin mengambil popcorn yang di sodorkan sama gadis cantik itu. Mereka berdua pun menikmati popcorn sambil menonton film yang diputar di layar besar itu.
Di kursi yang tidak jauh dari tempat Kevin dan Alexa. Ada tim mata-mata. Siapa lagi kalau bukan Axel dan juga Farel. Dua cowok tampan yang sekarang jadi bodyguard Adele.
" Kira-kira Kak Kevin bisa nggak ya menaklukkan hati Eca?" tanya Farel pada Axel.
" Gue juga nggak tau. Soalnya kita nggak bisa denger percakapan mereka berdua "
" Mudah-mudahan Kak Kevin bisa menaklukkan hati si Eca. Kalau tidak, sia-sia saja perjuangan kita sebagai Mak comblangnya"
" Gue sih terserah Eca. Kalau dia nyaman dan bahagia sama Kak Kevin, gue akan dukung dia. Tapi kalau dia tidak suka, kita juga tidak bisa maksa dia"
" Kalian berdua berisik banget sih!" kata Adele.
" Galak bener sih Yank" kata Farel.
" Yank, Yank kepala Lo peyang" kata Adele.
" Sukurin!" kata Axel sambil tertawa.
Semua orang yang ada di ruangan itu menoleh kearah Axel. Mereka merasa terganggu karena tawa Axel.
Sadar dirinya jadi pusat perhatian, Axel pun menghentikan tawanya. Matanya kembali fokus ke depan layar besar. Daripada ia di serang sama para penonton yang ada di sana.
To be continue.
Cuap-cuap sedikit.. tolong di baca ya teman-teman π€π€.
Kemarin ada yang komen kek gini.
Q: Author, Alexa jangan terlalu kasar dan juga sombong dong. Masa Kevin diblok gitu aja.
A: Alexa itu tidak kasar. Dia tidak tau nomor yang menghubunginya itu nomor Kevin. Karena waktu di chat Kevin tidak memberitahu namanya.
Sama kek kita kalau ada nomor baru yang chat dengan sok kenal sok dekat. Setelah itu dia menghubungi kita, otomatis kita risih dong. Sama juga kek Alexa.
Gomawo untuk kalian yang masih setia membaca novel Feby yang receh iniπ€π€
Saranghae.... ππ
Alexa.
Adele.
__ADS_1
Happy reading ππ