Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Ujian


__ADS_3

Satu Minggu kemudian.


Alexa terlihat cantik dan juga rapi dengan memakai seragam sekolahnya. Pagi ini dia akan mengikuti ujian kenaikan kelas.


" Morning Mom, Dad"


" Morning sayang. tumben Eca turun sendiri, Axel mana?"


" Ada disini Daddy" jawab seorang remaja tampan.


" Daddy kirain masih tidur"


" Ya nggak lha. Emangnya aku, Eca"


" Kenapa kamu bawa-bawa nama aku?"


" Kan yang sering telat bangun kamu"


" Enak aja. Aku itu bangun selalu awal. Contohnya sekarang, aku bangun lebih dulu daripada kamu"


" Baru satu kali bangun lebih awal udah sombong"


" Sudah-sudah!, sarapan dulu. Nanti kalian berdua telat ke sekolah"


" Siap mommy"


Alexa dan Axel segera menyantap sarapan yang sudah di siapkan sama mommy-nya. Pagi ini mereka hanya sarapan dengan sandwich.


Selesai sarapan, Kiran mengantarkan suami dan juga anaknya ke depan mansion. Hari ini ia tidak pergi ke kantor. Karena pekerjaannya bisa dilakukan dari rumah.


" Eca berangkat dulu ya mommy"


" Axel juga Mom"


" Iya sayang, hati-hati dijalan. Ingat jangan ngebut bawa kendaraannya"


" Ok mommy. Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam "


Alexa melajukan motornya meninggalkan mansion milik orang tuanya. Begitu juga dengan Axel. Setelah twins pergi, Darren pun berpamitan dengan istrinya.


" Aku berangkat ya sayang"


" Iya By. Semangat kerjanya"


" Pasti sayang"


Kiran melambaikan tangannya saat mobil suaminya sudah mulai melaju. Setelah mobil suaminya tidak terlihat lagi, barulah ia masuk kedalam mansion.


...***...


Alexa baru sampai di parkiran sekolah. Kedua sahabat cantiknya sudah menunggu kedatangannya.

__ADS_1


" Lama banget sih Lo?!" kata Adele.


" Sorry, tadi gue mampir ke rumah singgah dulu"


" Gue kirain kelayapan dulu"


" Ngaco Lo. Emang Lo pikir gue cewek yang suka kelayapan?"


" Siapa tau kan, pas ditinggal kekasihnya keluar negeri. Eh taunya pacarnya kelayapan"


" Lo kebanyakan nonton film sinetron terbang"


" Yuk masuk, bentar lagi bel " kata Alisha.


Lima sekawan itupun masuk ke kelas mereka masing-masing. Karena sebentar lagi bel sekolah berbunyi. Dan itu pertanda ujian pertama akan segera di mulai.


Lima sekawan masuk kedalam ruang ujian. Kali ini mereka berlima berada dalam satu ruangan. Karena ruangan itu diisi berdasarkan huruf abjad.


Twins, Alisha dan Adele duduk di barisan depan. Karena awalan huruf nama mereka berempat diawali dengan huruf A. Sedangkan Farel duduk di belakang karena awalan huruf namanya F.


" Kita bisa satu ruangan lagi" kata Alisha.


" Iya, untung mama gue kasih awalan nama gue A" kata Adele.


" Cuma nama pacar Lo yang awalan namanya beda" kata Axel.


" Ya nggak apa-apa kalau awalan huruf nama pacar gue F. Jadi dia bisa konsentrasi mengisi lembar jawabannya. Kalau duduk di samping gue, nanti dia malah nggak bisa fokus mengisi lembar jawabannya"


" Adele benar. Jadi mereka berdua bisa fokus ke ujian"


" Beda lha kamu sama Farel. Kalau kamu kan kulkas tiga puluh dua pintu. Sedangkan Farel nggak mau diem"


" Iya kaya reog dia" kata Adele.


" Tuh pacarnya aja tau gimana cowoknya"


Bel sekolah pun berbunyi. Semua peserta ujian langsung langsung duduk yang rapi. Tidak ada yang jalan-jalan dan juga mengobrol lagi. Begitu juga dengan Alexa dan kedua sahabatnya.


Pengawasan ujian pun masuk dengan membawa soal ujian yang masih di segel. Pengawasan ujian duduk di tempat duduk yang sudah disediakan.


" Selamat pagi anak-anak"


" Pagi Buk"


" Sudah siap melaksanakan ujiannya?"


" Sudah Buk"


" Sebelum ibu membagikan soal ujian. Alangkah baiknya kita baca doa dulu. Berdoa menurut kepercayaan masing-masing. Berdoa, mulai!"


Semua peserta ujian berdoa menurut kepercayaan mereka masing-masing. Setelah selesai berdoa, pengawas ujian pun membuka soal ujian yang masih di segel.


" Anak-anak ibu bisa lihat. Soal ujian ini masih ada segelnya. Jadi ibu pun tidak tau soal seperti apa yang akan keluar. Apa anak-anak ibuk ada belajar di rumah?"

__ADS_1


" Ada Buk"


" Alhamdulillah kalau begitu. Ibuk akan buka segel kertas ujian ini"


Pengawas membuka soal ujian didepan semua peserta ujian. Setelah itu dia meminta Alexa untuk membagikan soal ujian. Dan Axel membagikan lembar jawaban.


Alexa membagikan satu persatu lembaran soal ujian itu pada teman-temannya. Begitu juga dengan Axel. Cowok tampan itu memberikan lembar jawaban pada semua teman-temannya.


" Isi jawaban yang benar ya, yank" kata Axel pas memberikan kembar jawaban pada kekasihnya.


" Iya Yank. Kamu juga ya"


" Hhmmm"


" Jangan lupa baca bismillah"


" Pastinya yank"


Semua peserta ujian sudah mendapatkan soal ujian. Begitu juga dengan kertas lembaran jawaban.


" Ingat!, jangan ada yang mencontek. Kalau kedapatan, maka anak-anak ibuk akan disuruh keluar, dan tidak boleh mengikuti ujian pertama. Mengerti anak-anak ibuk?!"


" Mengerti Buk"


" Waktu kalian enam puluh menit. Jadi pergunakanlah waktu ini dengan sebaik-baiknya. Jangan asal jawab!".


Ujian pertama Alexa adalah matematika. Makanya diberi waktu satu jam untuk mengerjakan empat puluh soal. Tiga puluh soal dengan pilihan ganda. Dan sepuluh soal lagi esai.


Semua peserta ujian pun fokus pada lembaran ujian mereka masing-masing. Tak lupa mereka di kasih kertas buram, untuk mereka coret-coret saat mencari jawaban yang benar.


...***...


Kenan dan asistennya baru sampai di kota P. Iya ingin mengabari kekasihnya kalau dia sudah sampai di negara P. Tapi niat itu diurungkannya. Karena ia tau, kalau sang pujaan hati sedang melaksanakan ujian.


Akhirnya lelaki tampan itu memutuskan untuk mengirim pesan. Yang penting dia sudah memberi kabar pada kekasihnya. Jadi nanti kelinci kecilnya tidak ngambek.


Sayang aku udah nyampe di negara P. Kamu semangat ya ujiannya. Jangan mikir yang aneh-aneh. Aku disini hanya untuk kerja, bukan untuk bertemu bule-bule. Jadi sayang yang fokus ya ujiannya. Salam sayang dan cinta dari kekasih mu yang jauh di mata, tapi dekat di hati. Love you sayang.


Setelah selesai mengetik pesannya. Kenan langsung mengirim pesan itu pada kekasihnya. Ia tidak tau kapan pesan itu akan dibaca kekasihnya. Yang jelas dia sudah memberitahu.


Kenan meletakkan ponselnya di atas kasur. Ia membongkar kopernya terlebih dahulu. Lelaki tampan itu akan menyusun pakaiannya di dalam lemari yang udah ada di kamar hotel yang ia sewa.


Walaupun Kenan seorang laki-laki. Tapi dia bisa menata pakaiannya dengan rapi. Padahal selama ini pelayan lha yang menyusun pakaiannya kedalam lemari.


Kenan menyusun kemeja dengan kemeja saja. Kaos dengan kaos saja. Sedangkan untuk jas. Ia menggantungnya di lemari khusus untuk jas.


Lelaki tampan itu memang membawa beberapa jas. Tapi lebih banyak kemeja. Karena Kenan lebih suka memakai kemeja saat bekerja.


Selesai menata semua pakaiannya. Lelaki tampan itu pun memutuskan untuk istirahat sejenak. Ia sangat lelah karena perjalanan dari negaranya ke negara P, cukup jauh.


Kenan merebahkan tubuhnya di kasur empuk itu. Tidak butuh waktu lama ia pun sampai di dunia mimpi.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2