Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Pesona Alexa


__ADS_3

Alexa kaget melihat bodyguard Grandma nya ada di depan mansion. Kalau bodyguard Grandma ada di mansion-nya. Itu tandanya Grandma sama Grandpa-nya ada di sini.


" Om Jhon" sapa Alexa.


" Hallo nona kecil"


" Apa kabar Om?"


" Alhamdulillah baik, nona kecil sendiri gimana kabarnya?"


" Seperti yang Om lihat. Oh iya, Grandma sama Grandpa disini?"


" Iya nona kecil. Tuan dan nyonya ada di sini"


" Asik. Eca masuk dulu ya Om"


" Baik nona kecil"


Alexa segera masuk kedalam mansion. Diikuti sama Axel dibelakang dengan membawa dua kantong plastik ditangannya.


" Grandma, Grandpa"


" Eca, jangan berisik" kata Axel.


" Twins udah pulang?" tanya Darren.


" Sudah Dad" jawab Axel.


" Grandma sama Grandpa ada disini ya Dad?" tanya Alexa.


" Hhmm"


" Lalu dimana mereka?"


" Lagi istirahat. Mana buah kersen-nya?"


" Tenang, buahnya ada di dalam kantong plastik ini" kata Alexa sambil melihatkan kantong plastik putih yang berisi buah kersen.


" Ini Axel yang ngambil semua?"


" Iya. Dia jadi monyet tampan selama setengah jam. Kemudian berubah jadi manusia lagi"


Pletak.


" Kamu pikir aku siluman kera" kata Axel.


" Dasar adik durhakim. Berani sekali kamu mukul kepala kakak kamu. Gue kutuk juga Lo jadi wajan"


" Kutukan kamu nggak mempan, karena kamu kakak yang durhakim"


" Eh! mana ada kakak durhakim"


" Ada. Buktinya kamu"


" Daddy" rengek Alexa.


" Axel, jangan ganggu Eca"


" Dia yang mulai duluan Dad"


" Sudah-sudah, sekarang bawa barang belanjaan ke dapur. Mommy sudah menunggu dari tadi"


" Siap Daddy" kata Axel.


Axel membawa dua kantong plastik belanjaannya tadi ke dapur. Sedangkan Alexa dan Daddy-nya pergi ke ruang keluarga untuk memakan buah kersen yang di petik Axel tadi.


" Mom, belanjaannya taruh dimana?"


" Bawa kesini sayang. Biar sekalian di susun sama bibik"


Axel meletakkan dua kantong belanjaan tadi di dekat kulkas. Jadi bibik tinggal menyusun semua belanjaannya ke dalam kulkas.


" Ada si tampan Tante" kata Serly.


" Eh Tante Serly. Adele disini juga Tan?"


" Adele lagi main basket sama Farel di belakang"


" Farel?"


" Iya. Mereka berdua nungguin kamu sama Eca"


" Ntar Aku ke sana. Ada lagi yang bisa Axel bantu Mom?"

__ADS_1


" Untuk sekarang nggak ada. Makasih ya"


" Sama-sama Mom. Axel ke depan dulu "


" Iya sayang"


Setelah membantu sang mommy, Axel kembali ke ruang tamu.


" Eca"


" Apaan"


" Ke lapangan belakang yuk?"


" Ngapain?"


" Main basket"


" Cuma berdua aja?"


" Nggak. Adele sama Farel juga"


" Adele sama Farel nya mana?"


" Mereka berdua udah dilapangan"


Uhuk..uhuk.


Alexa tersedak buah kersen.


" Hati-hati sayang" kata Darren sambil menepuk pundak putrinya.


" Makasih Dad"


" Sama-sama sayang"


" Kamu tau darimana mereka berdua ada dilapangan?"


" Tante Serly yang bilang"


" Tante Serly ada disini?"


" Iya, lagi masak sama mommy. Yuk kita ke lapangan"


" Hhhmm"


Setelah berpamitan dengan daddy-nya, twins pun segera menyusul kedua sahabatnya kelapangan.


Para bodyguard yang sedang patroli membungkukkan badan saat melihat twins lewat. Twins terus melewati para bodyguard itu.


" Adele" sapa Alexa.


" Eca"


Adele segera berlari menyusul sahabatnya. Kedua gadis cantik itu berpelukan seperti Teletubbies.


" Lebay banget sih kalian berdua" kata Axel.


" Tau, kek nggak ketemu berbulan-bulan aja" kata Farel.


" Biarin! kalian berdua syirik aja " kata Adele.


" Kalian berdua cuma main berdua aja?" tanya Axel pada Farel.


" Iya. Soalnya tadi kalian berdua nggak ada"


" Kalian berdua kemana sih tadi?" tanya Adele.


" Ke supermarket" jawab Alexa.


" Sekarang kita sudah berempat, gimana kalau kita tanding" usul Farel.


" Ok, siapa takut" kata Alexa.


" Gue sama Axel, lo sama Adele"


" Kita pasti mengalahkan kalian berdua" kata Adele.


" Jangan sombong dulu nona. Ntar kalau kalah mewek lagi" kata Farel.


" Ck, emang Lo pikir gue cengeng"


Axel dan Alexa saling pandang. Biasanya mereka berdua yang sering berantem. Tapi sekarang gantian, malah Adele dan Farel yang berantem.

__ADS_1


" Stop!" ucap Alexa.


Adele dan Farel pun mengehentikan perdebatan mereka.


" Kalian berdua so sweet kalau lagi berantem kek gitu" kata Alexa.


Adele dan Farel saling lirik. Seperkian detik mereka berdua pun tertawa. Mereka baru menyadari apa yang terjadi barusan. Dan ini kali pertamanya bagi Adele dan juga Farel berdebat seperti tadi.


" Baiklah, sekarang kita mulai saja pertandingannya" kata Alexa.


" Ok. Ambil posisi Rel" kata Axel.


" Siapa yang melempar bolanya?" tanya Adele.


" Kita minta tolong aja sama Om Ben" kata Axel.


Alexa pun memanggil Ben. Ya Ben salah satu bodyguard yang bertugas menjaga keamanan mansion dan juga Twins. Dia salah satu anggota bodyguard bayangan.


" Om Ben"


" Ya nona "


" Tolong jadi wasit untuk kita dong" kata Alexa.


" Wasit?"


" Iya. Kita mau bertanding "


" Siap nona"


Ben pun langsung berdiri di tengah-tengah, antara Axel dan Alexa. Ben mulai menghitung mundur satu sampai tiga. Saat hitungan sudah sampai di satu, ia segera melempar bola basket ke atas.


Alexa dengan sigap menangkap bola basket yang dilemparkan Ben. Ia segera melempar ke arah Adele.


Hap..


Adele berhasil menangkap bola yang diberikan Alexa. Ia segera menggiring atau Dribbling bola basket menuju ring basket milik tim Axel.


Farel tidak tinggal diam. Dia menghalangi Adele untuk bisa memasukkan bola kedalam ring basket milik timnya. Mana mungkin dia akan membiarkan kedua gadis itu menang.


Adele melakukan Pivot untuk mengelabui Farel. Tentu saja Farel sudah tau teknik itu. Tapi saat Farel ingin merebut bola dari tangan Adele. Gadis cantik itu segera mengoper bola basketnya pada Alexa.


" Gadis licik" kata Farel.


" Itu bukan licik, tapi pintar"


" Tapi jangan senang dulu, karena di sana masih ada Axel"


" Kita liat aja nanti"


Bola basket sudah berpindah ke tangan Alexa. Sekarang bola itu dalam kendali gadis cantik itu.


" Strategi kalian berdua boleh juga" kata Axel.


" Tentu saja. Dan kami pasti akan mengalahkan kalian berdua " kata Alexa.


" Apa kamu akan melakukan Slam dunk?"


" Hhmm"


Slam Dunk merupakan teknik yang cukup mudah dilakukan apabila kalian memiliki tubuh yang tinggi dan besar. Cara melakukan slam dunk yang paling populer adalah dengan cara melompat sejauh dan setinggi mungkin, kemudian langsung menembakkan bola ke dalam ring.


Saat Alexa melompat, tubuhnya terlihat seolah-olah sedang berjalan di udara. Biasanya, saat selesai menembakkan bola permukaan telapak tangan akan menyentuh ujung dari ring basket.


Tubuh Alexa seperti menari di udara. Farel dan Adele terpesona melihat Alexa. Bahkan beberapa bodyguard terperangah saat melihat tubuh nona mereka seperti melayang di udara. Diantara mereka saja ada yang tidak bisa melakukan itu. Tapi nona kecil mereka bisa melakukan dengan mudah.


Tap..


Bola basket berhasil masuk ke dalam ring basket lawan. Dan itu artinya tim Alexa berhasil mencetak poin satu. Adele langsung bersorak kegirangan karena Alexa berhasil mencetak poin untuk mereka.


" Eca! kita berhasil"


Alexa hanya membalas dengan senyuman.


Dari lantai dua mansion, seorang lelaki tampan juga tersenyum melihat keberhasilan Alexa. Bahkan ia juga terpesona melihat gaya Slam dunk yang dilakukan gadis cantik itu.


Sekarang Kamu sudah bertambah pintar dan juga hebat.


To be continue.


Yang bacanya banyak. Tapi yang likenya cuma sedikit. Apa karena keasikan baca ya, jadi lupa nge-like🤭


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2