Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Sisi lain Alexa


__ADS_3

* Sebelum baca like dulu ya teman-teman.. Gomawo 🤗🤗*


" Alexa, Adele"


Mendengar namanya dipanggil, kedua gadis cantik itu menoleh kearah suara.


" Alisha"


" Ternyata beneran kalian?"


" Emang Lo pikir siapa tadi?" tanya Alexa.


" Gue pikir orang lain yang mirip sama Lo berdua"


" Wah, berarti wajah kita berdua pasaran dong"


Ketiga cewek cantik itupun tertawa bersama.


" BTW kalian berdua kok bisa ada disini?" tanya Alisha.


" Kita baru selesai hiking. Kalau Lo sendiri kok bisa ada disini?" tanya balik Alexa.


" Gue habis dari pemandian Cipanas"


" Wah seru dong?" kata Adele.


" Lumayan. Oh iya, kenalkan teman gue, Vani"


" Hai, gue Alexa"


" Adele"


" Vani"


" Lo berdua gabung sama kita aja " tawar Alexa.


" Iya, makan sambil cerita-cerita kita " kata Adele.


" Boleh deh"


" Adele, Lo cari kursi kosong untuk kita. Gue mau kasih tau dua cowok tampan itu dulu"


" Siap Eca. Yuk Sha, Vani"


Alexa segera menemui Axel dan juga Farel. Ia dan Adele akan makan bareng sama teman barunya.


" Axel "


" Hhmm"


" Aku sama Adele nggak satu meja sama kalian ya"


" Kenapa?"


" Karena kita mau makan bareng teman baru "


" Temannya cowok atau cewek?" tanya Farel.


" Cewek. Jadi kalian berdua makan siang berdua aja ya"


" Ya udah"


Alexa kembali ke tempat ketiga cewek cantik tadi. Sedangkan Axel segera memesan makanan untuk makan siangnya dan juga Farel.


...***...


Vani hanya jadi pendengar obrolan sahabat dan juga teman barunya. Ia menjawab sesekali kalau ditanya.


Alisha kaget melihat harga satu porsi makanan di restoran itu. Bagaimana tidak, harga satu porsi makanan itu, setara dengan harga kontrakannya sebulan.


" Kalian berdua mau pesan apa?" tanya Adele.


" Belum tau nih? soalnya nama-namanya asing semua di kuping" kata Alisha.


Adele tersenyum mendengar ucapan Alisha. Ia tau bukan nama-nama itu yang membuat sahabatnya kaget, tapi harga makanannya lah yang membuat Alisha belum memesan makanan.


" Oh iya Sha, Eca bilang Lo kerja ya?"

__ADS_1


" Hhmm"


" Hebat banget ya, masih kecil udah bisa cari uang sendiri. Jadi iri. Gue taunya cuma ngabisin duit mama sama papa"


" Kalau orang tua gue masih ada, mungkin gue juga akan seperti Lo. Ngabisin duit ortu. Seharusnya gue yang merasa iri sama Lo. Karena ortu lo masih lengkap"


" Aduh kok malah jadi sedih kek gini, maaf ya Sha udah buat Lo sedih"


" Nggak apa-apa"


" Oh iya, rumah Lo berdua berdekatan?"


" Nggak, gue tinggal di kontrakan. Sedangkan Vani tinggal di rumahnya sendiri. Maksud gue tinggal bersama ortu nya"


" Kapan-kapan boleh dong gue sama Eca main ke tempat kalian"


" Tentu saja boleh. Tapi kontrakan gue nggak sebagus rumah kalian?"


" Kita malah nggak punya rumah" kata Alexa yang baru saja datang.


" Terus selama ini Lo tinggal dimana?" tanya Alisha.


" Di rumah nyokap bokap"


Alexa tidak mengatakan kalau dia punya mansion. Karena kalau ia bilang, pasti Alisha minder dan nggak mau lagi berteman dengannya.


" Lama amat sih Lo?" kata Adele.


" Sorry, tadi gue ke toilet dulu. Kalian udah pesan makanan?"


" Belum, kita bingung mau pesan apa"


" Gimana kalau yang ini?" tunjuk Alexa ke salah satu nama menu makanan itu.


" Boleh" kata Adele.


Alisha pun melihat menu yang dipilih Alexa. Dan harganya lumayan murah. Ia pun menyetujuinya. Begitu juga dengan Vani.


Alexa sengaja memilih makanan yang paling murah di restoran itu. Karena ia tau, kedua sahabat barunya tidak mempunyai uang yang cukup.


Ia segera memanggil pelayan untuk mencatat menu makanan dan juga minuman yang akan dipesannya. Setelah pelayan mencatat semua pesanan dan minuman untuk keempat cewek cantik itu. Ia pun pamit undur diri.


" Kenapa?" tanya Adele.


" Sepertinya, dompet gue ketinggalan di atas bus. Bentar ya gue ambil dulu"


" Buruan!"


" Hhmm"


Alexa segera pergi ke bus untuk mengambil dompetnya. Sebenarnya Alexa bukan pergi mengambil dompet, tapi dia akan menemui pelayan tadi.


" Mbak"


" Eh, i-iya. Ada apa?"


" Saya mau ganti pesanan"


" Maaf, adek tamu dimeja mana?"


" Saya tamu di meja 104"


Pelayan itu pun melihat buku kecil yang ada di tangannya. " Oh, adek yang mesan makanan barusan ya?"


" Iya mbak. Apa saya bisa ganti menunya?"


" Boleh, silakan. Mau ganti menu yang mana?" tanya pelayan itu sambil memberikan buku menu pada Alexa.


" Saya pesan semua makanan favorit di restoran ini"


Pelayan itu melihat penampilan Alexa dari atas sampai bawah.


" Saya mampu bayarnya kok Mbak" kata Alexa sambil memperlihatkan card nya yang berwarna gold.


" Ah maaf, bukan begitu maksud saya"


" Nggak apa-apa kok mbak. Sekarang mbak total kan saja berapa biaya semuanya"

__ADS_1


" Lebih baik adik ikut saya ke kasir. Karena saya tidak tau berapa totalnya"


" Ok"


Alexa mengikuti pelayan itu ke tempat kasir.


" Permisi Buk"


" Ya ada apa?"


" Adek ini mau memesan makanan favorit disini"


" Oh bisa"


" Berapa biaya yang harus saya bayar?" tanya Alexa.


" Makanannya untuk berapa porsi?"


" Empat orang"


" Sebentar ya Dek, saya cek dulu"


Petugas kasir itu pun langsung men-totalkan semua makanan pesanan Alexa.


" Total semuanya, lima juta empat ratus tiga puluh ribu"


Alexa pun menyerahkan card-nya pada petugas kasir itu.


" Terima kasih, silakan tunggu pesanannya"


" Sama-sama. Oh iya mbak, saya boleh minta bantuannya nggak?"


" Bantuan apa?"


" Nanti pas mbak nganterin pesanan saya, tolong bilang kalau semua makanan itu gratis. Karena yang punya restoran lagi ulang tahun"


" Baik Dek"


" Terima kasih mbak"


" Sama-sama Dek"


Setelah urusannya selesai. Alexa pun pergi dari sana. Ia tidak menyangka akan menggunakan card yang diberikan Daddy-nya itu. Ya card itu diberikan sang Daddy untuk dipakai jika ada keperluan yang mendesak. Dan kebetulan ia sekarang lagi ada keperluan mendesak, jadi nggak masalah kan dia pakai card nya.


" Pesanannya belum datang ya?" tanya Alexa setelah duduk di kursinya.


" Belum, lagian kan kita baru pesan, masa udah datang aja" kata Adele.


" Ya siapa tau mereka bikinnya kilat"


" Oh iya, kapan-kapan kita ke bioskop yuk?" ajak Adele.


" Boleh, tapi Lo yang traktir kita tiketnya ya" kata Alexa.


" Ok, ntar gue traktir"


" Gue demen yang ngratis kek gini. Ya nggak Alisha, Vani?"


" Bener banget"


" Kita perginya kapan?" tanya Alisha.


" Malam Minggu dong. Biar kek orang ngedate" kata Adele.


" Ok, gue setuju" kata Alisha dan Vani.


" Sekalian popcorn sama minumannya juga ya Adele?" kata Alexa.


" Ini nih yang dikasih hati malah minta jantung"


" Ya kan nggak afdol nonton kalau nggak ada popcorn ama minuman"


" Baiklah"


" Nah gitu dong. Masa mentraktirnya setengah-setengah. Ya nggak Sha, Van?"


Alisha dan Vani hanya tersenyum menjawab pertanyaan dari Alexa. Karena mereka tidak tau harus menjawab apa. Sedangkan Alexa tertawa penuh kemenangan.

__ADS_1


To be continue.


Happy reading 😚😚


__ADS_2