Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Rekaman CCTV


__ADS_3

Setelah menerima pakaian dari sahabatnya, Alexa pergi ke ruangan Kevin. Ia akan memakai kamar mandi yaitu ada di ruangan itu. Karena Kevin yang memintanya untuk memakai kamar mandi di sana.


Tok.


Tok.


Tok.


" Masuk"


Alexa membuka pintu ruangan manajer.


" Udah datang bajunya?"


" Hhhmm"


" Ya udah, sekarang kamu mandi. Kakak mau lanjut kerja dulu"


Alexa masih ragu untuk pergi ke kamar mandi. Walaupun Kevin tidak akan macam-macam, tapi ia nggak berani mandi di sana.


" Kenapa masih berdiri di sana?"


" Aku di rumah aja deh Kak mandinya"


" Kamu takut ya?"


" Hhhmm"


" Tenang aja kakak nggak akan ngintip kok. Lagi pula kakak tau batasan kakak, jadi kamu nggak perlu takut kakak ngintip atau berbuat macam-macam. Kakak mencintai kamu tulus dari hati kakak, dan kakak nggak mungkin merusak kamu"


Alexa terharu dengan apa yang di ucapkan Kevin padanya. Dia memang sempat berpikir kalau lelaki tampan itu akan mengintipnya saat mandi.


" Kalau kamu masih nggak percaya kakak nggak akan macem-macem sama kamu, kakak keluar dari sini. Jadi kamu bisa mandi dengan nyaman"


" Jangan Kak. Aku percaya sama kakak"


" Kalau kamu percaya, terus kenapa masih berdiri di sana"


" A-aku mandi sekarang"


" Jangan lupa kunci pintu kamar mandinya, kalau nggak di kunci kakak masuk lho?"


" Kakak!"


Kevin tertawa mendengar teriakkan Alexa. Entah kenapa ia senang sekali menjahili gadis cantik itu. Pasti sekarang wajah Alexa memerah.


Sedangkan di dalam kamar mandi Alexa ngedumel. Bisa-bisanya lelaki tampan itu bicara seperti itu padanya. Gadis cantik itu segera membersihkan dirinya.


Kevin melanjutkan pekerjaannya. Karena ia tidak ingin gadisnya menunggu dirinya terlalu lama. Jadi ia harus segera menyelesaikan pekerjaan yang diberikan papanya.


Lima belas menit lamanya Alexa di kamar mandi. Dan ini merupakan mandi tercepatnya selama ini. Karena biasanya ia mandi selama dua puluh sampai tiga puluh menit. Alexa keluar dari kamar mandi dengan wajah yang sudah fresh.


Aroma wangi dari sabun mandi memenuhi indera penciuman Kevin. Ia menoleh kearah gadis cantik yang sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil.


" Mau kakak bantu?"


" Nggak makasih. Aku bisa sendiri"


" Yakin?"


" Yakin dong"


" Kalau perlu bantuan bilang ya"


" Hhhmm"


Mata Kevin masih menatap gadis cantik itu. Ini pertama kalinya ia melihat penampilan Alexa saat selesai mandi. Gadisnya itu memang sangat cantik.


" Mau makan nggak?"


" Nggak, aku masih kenyang"


" Masa masih kenyang? padahal tadi siang kita makannya satu piring berdua lho?"


" Iya masih kenyang. Emang kakak lapar?"

__ADS_1


" Hhhmm"


" Mau makan?"


" Nggak"


" Kenapa?"


" Karena kamu nggak makan, kakak jadi malas makan juga"


" Kok gitu?"


" Kakak maunya sama kamu"


" Dasar Ketos manja"


" Manja sama kamu nggak apa-apa lha"


" Ya udah aku temenin"


" Kakak pengin nasi goreng buatan kamu"


" Aku nggak bisa masak?"


" Bohong. Tadi kakak liat kamu buatin untuk anak kecil dan di kasih tip lagi"


" Kakak salah liat kali"


" Nggak, kakak lihat dari sini. Jadi mana mungkin kakak salah liat"


" CCTV?"


" Hhhmm"


Alexa teringat kejadian kemarin. Dimana mereka bertiga tidak dibolehkan pulang. Padahal jam kerja mereka sudah selesai.


" Kak"


" Hhmm"


" Bantu apa?"


" Boleh nggak liat rekaman CCTV yang kemarin"


" Tentu saja boleh. Emang kamu mau melihat apa?"


" Ntar kakak juga tau"


" Ya udah, duduk sini. Kita liat rekamannya sama-sama"


Alexa mengambil kursi kecil yang ada di sana. Ia meletakkan kursi kecil itu di samping kursi Kevin. Setelah Itu barulah ia duduk di kursi kecil itu.


Kevin memutar rekaman CCTV kemarin. Alexa melihat rekaman itu dengan serius. Karena ia harus mencari siap dalang kejadian kemarin.


" Stop Kak" kata Alexa saat melihat tiga orang seniornya berkumpul. Dan sepertinya mereka sedang merencanakan sesuatu.


" Kamu kenal dengan mereka?"


" Tidak, dan sepertinya aku menemukan sesuatu"


" Apa?"


" Kak, coba kasih suaranya"


Kevin pun menekan tombol suara di sana. Sekarang Alexa bisa mendengar dengan jelas apa yang mereka bicarakan. Begitu juga dengan Kevin.


" Mereka mengganggu kamu?"


" Bukan cuma aku, Adele sama Alisha juga"


" Ini nggak bener, mereka harus diberi hukuman"


" Jangan"


" Kenapa?"

__ADS_1


" Karena kami bertiga yang akan memberikan pelajaran pada mereka"


" Oh yeah? pelajaran seperti apa yang akan berikan pada mereka?"


" Pelajaran yang akan mereka ingat seumur hidup"


" Kamu sudah dapat yang kamu inginkan. Sekarang giliran kamu memenuhi janji kamu ke kakak"


" Ok, aku akan buatkan nasi goreng yang enak untuk kakak. Tunggu ya"


" Hhmmm"


Alexa pergi ke dapur untuk membuatkan nasi goreng untuk Kevin. Baru saja keluar dari ruangan itu, ia sudah bertemu dengan senior yang ia liat di rekaman CCTV tadi. Alexa tidak peduli, ia terus berjalan melewati ketiga senior jilid itu.


" Coba liat dia. Apa dia tidak melihat kalau kita berdiri disini?!" kata salah satu senior itu.


" Tau tuh. Pasti gadis itu habis merayu anak manajer"


" Sudah pasti. Liat aja wajahnya, wajah wanita j*l*ng"


" Apa dia merasa dirinya paling cantik, sehingga keluar masuk ruangan manajer sesuka hatinya"


Alexa tersenyum mendengar ucapan ketiga senior julid itu. Belum juga dia jadian sama Kevin, tapi ketiga wanita itu sudah heboh. Lagi pula tanpa di rayu anak manajer sudah kecantol duluan.


" Nak Alexa belum pulang?" tanya pak Kamil.


" Belum Pak. Saya mau membuatkan nasi goreng untuk anak manajer"


" Wah ternyata banyak yang suka nasi goreng buatan Nak Alexa"


" Nggak juga Pak. Boleh saya pinjam dapurnya sebentar Pak?"


" Oh silakan Nak"


" Makasih Pak"


Alexa segera menyiapkan bumbu dan juga bahan-bahan untuk membuat nasi goreng udang.


Kamil salut dengan Alexa. Karena gadis kecil itu mau belajar masak. Biasanya anak seusia Alexa paling malas belajar masak. Tapi gadis kecil itu tidak malu untuk belajar masak.


" Pak Kamil kok belum pulang?"


" Saya nanti malam pulangnya Nak. Karena saya kepala koki disini"


" Berarti bapak yang mengatur semua koki yang ada disini?"


" Iya Nak"


" Wah hebat banget"


Alexa tidak menyangka lelaki yang seumuran dengan opanya itu menjadi kepala koki disini. Dan lagi ia masih terlihat kuat sama seperti opa dan Grandpa-nya.


" Kapan-kapan kalau aku mau belajar masak sama bapak, boleh nggak?"


" Tentu saja boleh. Bapak seneng kalau nak Alexa mau belajar masak. Tapi kalau boleh tau, kenapa nak Alexa ingin belajar masak?"


" Karena saya ingin membuatkan masakan yang enak untuk orang tua dan juga saudara saya"


Kamil tersenyum mendengar ucapan gadis kecil yang ada di hadapannya itu. Sangat jarang gadis seumuran Alexa mau belajar masak.


" Emang nak Alexa belum pernah masak untuk orang tuanya"


" Sudah, tapi cuma masakin nasi goreng aja. Itupun mommy yang ngasih tau caranya"


" Nggak apa-apa, itu pun sudah bagus. Karena jarang gadis seumuran kamu mau memasak"


Aroma wangi dari nasi goreng udang buatan Alexa sudah memenuhi indera penciuman orang-orang yang berada di sana.


" Sepertinya nasi goreng kamu sudah jadi"


" Sepertinya begitu"


Alexa segera memindahkan nasi goreng itu ke piring. Ia berharap Kevin suka dengan nasi goreng buatannya. Karena tadi Aiden nasi goreng buatannya.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚.


__ADS_2