
Alexa dan Axel saling lirik.
" Kakak kenal sama dia?"
" Nggak. Tapi suaranya kayak nggak asing ditelinga kakak"
" Tentu saja kamu tidak akan kenal dengan wajah ku yang sekarang"
" Emang kenapa dengan wajah anda yang sekarang?" tanya Alexa.
" Ini bukan wajah asli saya. Wajah saya rusak parah karena kecelakaan delapan tahun yang lalu. Dokter terpaksa harus mengoperasi wajah saya"
" Apa kamu Edmond Anderson?"
" Ya saya Edmond Anderson"
Kenan memang tidak tau nama bos mafia dark Eagle. Apalagi wajahnya sempat di operasi, jadi ia tambah tidak mengenali temannya itu.
" Kenapa kamu mau membunuh kekasihku?"
" Aku tidak tau kalau gadis kecil ini kekasih mu. Karena Clara hanya menunjukkan foto gadis itu saja. Kalau aku tau dia kekasih temanku, tidak mungkin aku akan membunuhnya"
" Kau seorang bos mafia, tapi bodohnya minta ampun. Kau bisa selidiki tentang gadis yang ingin kau bunuh. Dan lagi, wanita yang kau bantu itu bukanlah wanita yang baik. Kalau dia wanita baik, tidak mungkin aku putus dengannya"
Edmond kaget mendengar ucapan temannya. Ia tidak menyangka kalau pacar yang di rebut gadis kecil itu adalah temannya sendiri.
" Clara bilang kamu mencampakkannya karena gadis kecil ini?"
" Itu tidak benar. Aku membuangnya karena kelakuannya sendiri. Asal kau tau, saat berpacaran dengan ku, wanita itu rela memberikan tubuhnya pada lelaki lain"
" Aku melakukan itu karena kau tidak mau menyentuh ku!" kata Clara.
" Aku tidak menyentuh mu, karena aku menghargai mu sebagai pasanganku. Kalau aku menyentuh mu sebelum aku menghalalkan mu, itu tandanya aku tidak menjaga martabat mu sebagai pasanganku. Tapi aku bersyukur karena tuhan menunjukkan kebusukan mu sebelum aku menghalalkan mu"
Alexa bangga dengan kekasihnya. Walaupun dulu Kenan suka nyosor. Tapi kekasihnya itu tidak pernah menyentuh harta yang paling berharga miliknya.
" Mungkin dulu kau tidak bersyukur mendapatkan pasangan seperti aku. Makanya kau mencari kepuasan sama laki-laki lain. Tapi itu sudah berlalu. Sekarang tuhan mengirimkan pasangan yang sangat cantik dan juga baik"
Sekarang Clara hanya bisa menyesali semuanya. Mungkin benar apa yang dikatakan Kenan. Ia tidak pernah bersyukur mendapatkan laki-laki setampan dan sebaik Kenan.
" Untuk kau Ed. Aku memaafkan mu untuk kali ini. Dan lagi kau sudah mendapatkan hukuman dari kekasih ku. Aku ingatkan pada mu, jangan pernah menyentuh wanitaku lagi. Kalau tidak, aku tidak akan memandang pertemanan kita"
" Makasih Ken. Aku janji tidak akan menggangu wanita mu. Aku juga berjanji akan membawa Clara jauh dari kehidupan kalian. Dan aku pastikan dia tidak akan pernah muncul lagi dihadapan mu"
" Jika nenek sihir ini berani lagi muncul di hadapan kakak ku, maka aku sendiri yang akan melenyapkannya" kata Axel.
" Kalau dia muncul dan mengganggu ketentraman kalian lagi. Kalian boleh membunuhnya"
" Baiklah. Kau pergunakan lha kesempatan ini untuk bertobat. Karena kejahatan itu tidak akan pernah menang melawan kebaikan"
" Bijak kali omongan adikku ini" puji Alexa.
" Udah, cepat obati luka dilengan mu itu Sebelum infeksi"
" Eh"
Alexa kaget mendengar ucapan adiknya. Bagaimana bisa adiknya itu tau kalau dirinya terluka.
__ADS_1
" Kamu terluka sayang?. Dimana, coba kakak liat"
" Nggak Kak, Axel cuma becanda"
" Beneran kamu nggak terluka?"
" Benar Kak"
" Syukurlah kalau begitu"
Edmond ikut bahagia karena temannya mendapatkan pasangan yang sangat serasi dengannya. Dan lagi gadis kecil itu juga sangat hebat dalam seni bela diri.
" Kalau boleh tau siapa nama gadis cantik ini"
" Kenapa kamu pengen tau nama pacarku"
" Kamu tenang saja, aku tidak akan merebut gadis cantik ini dari kamu. Aku cuma ingin tau namanya"
" Namaku Alexa"
" Sampaikan salam ku pada ibumu"
" Sama mommy?"
" Ya. Dia wanita yang sangat hebat"
" Jangan bilang kau menyukai calon mertua ku?"
Edmond tersenyum. " Tentu saja tidak. Dulu aku sempat mengaguminya"
" Buang jauh-jauh keinginan mu itu. Karena kalau kau nekat, kau akan berhadapan dengan Daddy-nya Alexa"
Edmond tau siapa suami dari wanita yang pernah mengalahkannya. Walaupun usianya dulu lebih tua dari wanita itu.
" Tau takut juga kamu rupanya"
" Kenapa om kelihatan tua daripada kakak?"
" Jelas saja dia terlihat tua, usianya itu lebih tua dari kakak"
" Oh, Eca pikir usianya sama"
Tak berselang lama Adele dan yang lainnya pun datang.
" Eca. Lo nggak apa-apa?" tanya Adel.
" Seperti yang Lo liat, gue baik-baik aja"
" Tadi kita merasakan hawa yang berbeda dari dalam markas. Apa mata merah lho muncul lagi?"
" Hhmmm"
Plak.
Semua orang di sana kaget mendengar bunyi tamparan yang sangat keras.
" Alisha"
__ADS_1
" Sayang"
Alexa dan Adele tidak menyangka kalau Alisha akan menampar wanita ular itu. Alisha sangat jarang melakukan hal seperti ini pada musuhnya. Ini wajib di acungi jempol.
" Berani sekali kau menyakiti sahabatku!"
" Sayang, sudah. Wanita itu lagi hamil, jadi jangan bunuh dia" kata Axel sambil membawa kekasihnya menjauh dari nenek sihir itu.
" Lagi hamil, masih saja merencanakan hal yang jahat. Apa kata anak kau nanti kalau tau kelakuan ibunya"
Axel tersenyum mendengar ucapan kekasihnya. Gemas sekali melihat kekasihnya ngomel-ngomel seperti itu. Ia jadi keinget sama mommy-nya.
" Sudah, lagian dia sudah tidak berdaya karena gigitan Jakson"
Alisha menghampiri sahabatnya. " Lo nggak terluka, kan?"
" Alhamdulillah gue baik-baik saja. Makasih sudah mengkhawatirkan aku"
Alexa memeluk kedua sahabatnya. Ia bersyukur memiliki sahabat seperti Adele dan juga Alisha.
" Beruntung sekali wanita ular itu. Lagi-lagi dia bisa selamat dari maut" kata Farrel.
" Iya yank, padahal aku pengen banget melihat tubuhnya dicabik-cabik sama Jakson"
" Pasti seru ya yank kalau Jakson mencabik-cabik tubuh nenek sihir itu"
" Ken, aku minta maaf atas semua kekacauan ini"
" Kamu seharusnya minta maaf sama kekasih ku, bukan sama aku"
" Gadis cantik, sudikah kamu memaafkan orang tua ini?"
" Aku sudah memaafkan Om. Lagi pula ini bukan sepenuhnya kesalahan Om. Dan saya harap om memenuhi janji Om"
" Iya saya akan penuhi janji saya. Kalau Clara melanggarnya, saya sendiri yang akan membunuhnya"
" Baiklah, saya pegang omongan Om"
Alexa meminta tolong pada bodyguard untuk membawa Edmond dan juga anak buahnya ke rumah sakit.
" Nenek sihir ini gimana?" tanya Adele.
" Bawa dia ke rumah sakit. Dia harus merawat kekasihnya yang sekarat"
" Kamu benar juga yank. Semua ini terjadi kan gara-gara nenek sihir itu"
" Tolong kasih perawatan yang bagus untuk bos mafia itu ya Om Roy"
" Siap nona kecil"
" Terima kasih gadis kecil. Saya tidak akan melupakan kebaikan kamu" kata Edmond sebelum di naikan ke atas tandu.
" Sama-sama Om. Semoga Om cepat pulih, dan segera balik ke negaranya"
Edmond mengangguk. Ia bersyukur karena Alexa tidak menghabisi nyawanya. Ternyata gadis itu sama seperti mommy-nya. Cantik dan berhati malaikat.
To be continue.
__ADS_1
Happy reading 😚😚