
Axel dan Farel juga mendapatkan pelanggan yang banyak hari ini. Bahkan panjang antrean mobil dan motornya ngalahin antrean sembako.
" Gila! mobil sama motornya nggak habis-habis dari tadi" kata Axel.
" Iya, kalau gini kita nggak bisa istirahat nih"
" Kenapa nggak bisa?" tanya Axel.
" Gimana mau istirahat kalau antreannya masih panjang kek gini"
" Bisalah, kan kita punya jam istirahat"
" Apa bos akan ngizinin kita untuk istirahat"
" Izinin lha, itu kan hak kita juga"
" Lo bener"
" Ya udah buruan kerja supaya kerjaan kita cepat selesai"
" Siap bos"
Axel nggak menyangka kalau hari ini akan begitu banyak mobil sama motor yang masuk. Mudah-mudahan mereka bisa menyelesaikan separuh dari kendaraan itu, sebelum mereka istirahat.
Bos tempat Axel dan Farel bekerja sangat senang. Semenjak dua orang remaja tampan itu bekerja di tempatnya, pelanggannya semakin bertambah.
" Sepertinya dua remaja itu membawa berkah untuk si bos" kata karyawan senior di sana.
" Bukan hanya bos, tapi kita juga"
" Kamu bener. Kemarin tempat ini hanya beberapa mobil dan motor yang masuk. Sekarang sudah banyak"
" Mudah-mudahan dengan begini aku bisa membelikan beras dan susu untuk keluargaku"
Ya sudah dua bulan mereka tidak menerima gaji, karena mobil dan motor tidak seberapa yang masuk ke tempat mereka. Dan itu tidak cukup untuk membayar gaji mereka.
Padahal lowongan kerja itu di tempel tiga bulan yang lalu. Waktu motor dan mobil banyak masuk ke sana. Tapi entah kenapa dua bulan ini tidak ada lagi mobil dan motor yang masuk. Tapi berkat Axel dan Farel melamar pekerjaan ke sana, mobil dan motor pun kembali banyak masuk ke sana.
" Axel, Farel istirahat dulu" kata salah satu junior mereka.
" Ntar Bang, lagi nanggung" kata Axel.
" Buruan ya, setelah itu kita makan bareng"
" Ok Bang"
Axel dan Farel bergegas mengerjakan pekerjaan mereka. Karena mereka berdua jarang-jarang bisa makan bersama seperti saat ini. Kedua lelaki tampan itu beruntung mempunyai senior yang tidak julid.
Akhirnya pekerjaan Axel dan Farel selesai juga. Setelah membersihkan tangan dan kaki. Kedua cowok tampan itu bergabung dengan para seniornya untuk makan siang bersama.
" Yuk duduk lesehan disini"
" Iya Bang" kata Axel.
" Wah, menu makanannya beragam juga?" kata Farel.
" Iya, bos pesan semua makanan ini untuk kita"
__ADS_1
" Bos lagi ulang tahun ya Bang, makanya pesan makanan sebanyak ini?" tanya Axel.
" Nggak, ini bos pesan karena kita sudah bekerja keras hari ini. Terutama kalian berdua"
" Kami berdua?"
" Iya. Berkat kalian berdua, mobil dan motor banyak yang masuk"
" Benar apa kata Iwan. Berkat kalian berdua, saya juga bisa membeli beras dan susu untuk keluarga kecil saya"
" Abang-abang ini berlebihan. Semua ini bukan karena kami berdua. Tapi karena Allah" kata Axel.
" Iya, tapi Allah memberikan jalannya melalui kalian berdua"
" Melalui kita bersama Bang" kata Farel.
Iwan dan teman-temannya tersenyum mendengarkan ucapan Axel dan Farel. Mereka berdua memiliki hati yang baik.
" Maaf sebelumnya Bang, tadi kalau saya nggak salah denger, Abang bilang baru bisa beli susu dan beras untuk keluarga Abang?" tanya Axel.
" Iya bener"
" Emang kemarin-kemarin Abang nggak bisa beli?"
" Nggak. Karena kami sudah dua bulan tidak terima gaji"
" Kenapa? apa bos tidak memberikan gaji?"
" Bukan bos yang tidak memberikan gaji. Tapi selama dua bulan ini mobil dan motor tidak ada yang masuk. Jadi bos tidak bisa memberikan gaji kami"
Axel dan Farel kaget mendengar ucapan salah satu senior mereka.
" Itu lamaran tiga bulan yang lalu. Waktu mobil dan motor banyak masuk kesini. Dan kami tidak bisa mengerjakannya sekaligus. Kemudian bos memasang brosur lowongan kerja. Tapi setelah brosur lowongan di pasang, esok harinya tempat ini sepi pelanggan"
" Kok bisa?"
" Kami juga nggak tau. Tapi dua hari ini, Alhamdulillah mobil dan motor sudah banyak lagi yang masuk kesini"
" Syukur Alhamdulillah Bang"
" Sekarang kita nikmati makanan yang terhidang disini"
Mereka semua mulai menyantap makanan yang sudah terhidang di depan mata. Hari ini Axel dapat pelajaran yang berharga lagi. Iya berterima kasih pada mommy dan Daddy-nya, karena selama ini sudah memberikan kehidupan yang layak untuknya dan juga saudara kembarnya.
...***...
Alexa dan kedua sahabatnya istirahat di gazebo yang ada di belakang restoran. Mereka akan makan siang di sana. Jadi sambil makan mereka bisa menikmati pemandangan yang ada di sana.
" Eca beruntung dapat tip terus" kata Adele.
" Gue juga nggak nyangka bakal dapat tip sebanyak itu dari Om gunung es"
" Om gunung es?" tanya Alisha.
" Iya. Saking dinginnya bisa membuat kita beku kalau lama-lama dekat dia"
" Tapi dia tampan" kata Adele.
__ADS_1
" Tampan mana dari Farel?" tanya Alisha.
" Tampan Om itu lha" jawab Adele.
" Jadi Farel nggak tampan?" tanya Alexa.
" Tampan lha. Kalau nggak tampan, mana mau gue sama dia"
" Terus kenapa Lo bilang lebih tampan Om gunung es?"
" Ya elah, gue cuma becanda"
" Untung Farel nggak ada disini. Kalau nggak, ngambek dia " kata Alisha.
" Justru karena nggak ada dia gue berani becanda kek tadi"
Alexa dan Alisha geleng kepala mendengar jawaban Adele.
" Oh iya, tadi Lo bilang kalau anak manajer itu Kak Kevin?" kata Adele.
" Emang "
" Terus kenapa dia nggak nyamperin elo kesini?"
" Ngapain juga dia nyamperin gue"
" Lo kan yayang nya Kak Kevin"
" Jangan ngaco. Lagian kalau dia nyamperin gue kesini, ntar para senior yang kemarin itu tambah kesal dan marah sama gue"
" Iya juga sih. Tapi gue masih penasaran sama orang yang ngerjain kita kemarin itu " kata Adele.
" Gue juga " kata Alisha.
" Awas aja kalau nanti gue tau siapa orangnya, gue bikin perkedel dia" kata Adele.
" Wih bontot udah mulai unjuk taring nih?" kata Alexa.
" Iya dong. Soalnya udah lama juga nggak unjuk taring"
" Yuk kita makan, ntar keburu makanannya dingin" kata Alisha.
Ketiga gadis cantik itu mulai menyantap makanan yang mereka bawa tadi. Siang ini mereka sarapan dengan soto.
Baru mau menikmati suapan pertama, tiba-tiba ponsel Adele dan Alisha berbunyi. Kedua cewek cantik itu pun menghentikan acara makannya.
" Beginilah enaknya punya pacar, ponsel selalu berdering. Bentar ya, gue mau jawab telpon bebeb dulu" kata Adele.
" Gue juga mau jawab telpon dari Ayang dulu" kata Alisha.
Uhuk.. uhuk
Alexa tersedak sama soto yang ada didalam mulutnya saat mendengar ucapan Alisha tadi. Ia tidak menyangka kalau sahabatnya juga mempunyai panggilan seperti itu.
Sejak kapan Alisha punya panggilan seperti itu?.
Saat ini hanya dirinya lha yang belum mempunyai kekasih dan juga panggilan sayang. Sedangkan kedua sahabatnya sudah mempunyai keduanya.
__ADS_1
To be continue.
Happy reading 😚😚