Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Jomblo yang sensitif


__ADS_3

* Sebelum membaca like dulu ya teman-teman.. Gomawo ๐Ÿค—๐Ÿค—*


Semua orang sedang menunggu antrean untuk mengukur baju. Untungnya mbak Anne membawa dua orang karyawannya jadi antrean tidak terlalu panjang.


" Eca " panggil Adele.


" Hhmmm"


" Berarti kita nggak kerja di restoran lagi dong?" tanya Adele.


" Sepertinya begitu, soalnya identitas gue udah ke bongkar. Lagian mommy mau mengembalikan card aku. Jadi kita nggak perlu kerja di sana lagi"


" Gimana kalau kita mulai bisnis online? seperti ide Lo kemarin itu?"


" Boleh. Dan Alexa nggak perlu kerja di supermarket lagi. Gimana Sha?"


" Gue sih ngikut aja"


" Ok, berarti sepakat ya?"


" Sepakat" jawab Adele dan Alisha.


" Kapan kita mulai?"


" Kapan aja gue siap" kata Adele.


" Gue juga"


" Ok, kalau gitu kita mulai besok. Jadi ntar siang kita siapkan semua bahan-bahannya"


" Ok"


" Kalian lagi ngobrolin apa sih?" tanya Farel.


" Ada aja" jawab ketiga gadis cantik itu.


" Kompak bener jawabnya"


" Udah sana! Lo nempel mulu sama Adele" kata Alexa.


" Ya wajar lha aku nempel sama Adele. Kalau nempel sama Alisha baru nggak wajar"


" Coba aja kalau Lo berani nempel sama cewek gue, habis Lo " kata Axel.


" Idih pawang Alisha marah"


" Udah, kalian berdua pergi sana! kita lagi ngomongin masalah cewek. Jadi kalian berdua nggak boleh disini" kata Alexa.


" Iya, main usir aja nih bocah" kata Axel.


" Apa Lo bilang? bocah?"


" Kagak, Eca salah denger "


" Cepat pergi!"


" Ini udah pergi"


" Good boy "


Axel dan Farel pun pergi dari sana. Karena kalau mereka berdua bisa di sana, bisa-bisa kena amukan Alexa. Maklum lha jomlo satu itu sangat sensitif.


" Kita mau jual kue apa?" tanya Adele.


" Kue yang lagi hits dikalangan anak muda. Gimana?" tanya Alexa.


" Setuju. Jadi sasaran pasar kita kalangan anak muda" kata Adele.


" Nah itu pinter. Jadi peluang kita dapat untung juga lebih besar"


" Kalau ada ibuk-ibuk yang mau pesan juga gimana? contohnya buat arisan, pengajian dan lainnya gimana?" tanya Alisha.


" Kita terima kalau skalanya gede" jawab Alexa.


" Ok"


" Kita promonya di sosmed biar cepat dapat pelanggan. Dan gunakan kecantikan kita untuk promosi" kata Alexa.


" Kecantikan. Contohnya kek gimana?"


" Ya kamu, Selfi secantik mungkin dengan memegang kue. Terus kamu up ke sosmed, bikin caption kue enak dari toko glow up"


" Toko glow up?" tanya Alisha dan Adele.


" Iya nama toko kita "


" Nggak ada nama yang lain?" tanya Adele.


" Nggak ada. Apa kalian berdua punya nama yang lain?"

__ADS_1


" Ntar gue pikirkan dulu" jawab Adele.


" Wah nggak sabar pengen bikin usahanya"


" Gimana kalau toko kue triple A" kata Alisha.


" Bagus juga" kata Alexa.


" Ya udah kita pake nama itu aja" kata Adele.


" Ok, kita pake nama yang itu. Jadi nama toko udah dapat, sekarang tinggal kemasannya mau kita bikin kek gimana?"


" Kemasannya pake foto kita bertiga aja. Tapi dibikin kek anime gitu. Gimana?" kata Adele.


" Boleh, kemasan kek gitu juga lagi hits " kata Alisha.


" Ok, semua sudah siap. Ntar tinggal beli bahan-bahannya. Tapi sebisa mungkin, bisnis kita ini jangan sampe ada yang tau " Kata Alexa.


" Kenapa?" tanya Adele.


" Karena gue pengin kasih taunya, pas kita udah punya toko sendiri"


" Bener juga. Jadi biar surprise untuk keluarga kita "


" Hhhmm"


" Nggak sabar nunggu besok"


Tak berselang lama tibalah giliran ketiga cewek cantik itu. Mereka pun bersiap untuk di ukur. Dan ini pengalaman pertama Alisha mengukur baju. Karena biasanya ia sering beli baju yang udah jadi.


" Badan Eca gemuk ya Tante?" tanya Alexa pada Anne.


" Nggak kok. Menurut Tante badan Eca agak kurusan "


" Masa sih Tan? padahal Eca makannya banyak lho?"


" Beneran?"


" Axel! kamu denger tuh apa yang Tante Anne bilang. Gue nggak gendut"


" Tante Anne nggak pengin kamu sedih, makanya bilang gitu"


" Mommy?" rengek Alexa.


" Axel"


" Jangan ganggu Eca"


" Rasain kamu"


" Dasar tukang ngadu"


" Makanya kamu jangan macem-macem sama aku"


Alisha tersenyum melihat tingkah Axel dan juga Alexa. Mereka berdua selalu saja berantem. Tapi di saat Alexa dalam masalah, Axel langsung pasang badan untuk saudara kembarnya itu.


Setelah selesai mengukur baju. Ketiga gadis cantik itu pun pergi ke supermarket. Karena mereka akan membeli bahan-bahan untuk membuat kue.


" Mom"


" Ya sayang"


" Eca keluar bentar ya?"


" Mau kemana?"


" Supermarket. Setelah itu nganterin Alisha ke rumahnya"


" Alisha udah mau pulang aja?" tanya Kiran.


" Iya Tante, soalnya nenek sendirian di rumah"


" Ya udah. Hati-hati di jalan, dan sampaikan salam Tante untuk nenek kamu"


" Iya Tante, nanti aku sampaikan. Aku pamit dulu ya Tante"


" Iya Alisha"


" Mom, kita jalan dulu ya"


" Iya sayang, hati-hati di jalan"


" Ok Mom"


Alexa mengambil kunci mobilnya. Ya mereka akan pergi ke supermarket dengan mobil Alexa.


" Kalian bertiga mau kemana?" tanya Axel.


" Ke supermarket" jawab Alexa.

__ADS_1


" Kita berdua ikut ya?"


" Nggak boleh" tolak Alexa.


" Kenapa?"


" Karena gue nggak pengin jadi obat nyamuk"


" Nggak ada alasan lain apa?"


" Nggak ada"


" Aku juga ada yang mau dibeli nih? boleh ya?"


" Ajak aja, kan kita butuh orang untuk bawain belanjaan kita ke mobil" kata Adele.


" Alah! bilang aja Lo mau mojok sama Farel"


" Nggak. Gue kan mikirin perasaan elo "


" Ya udah, kalian berdua boleh ikut"


" Nah gitu dong"


Kedua cowok tampan itu langsung masuk kedalam mobil. Mereka duduk di kursi penumpang.


" Coba liat, mereka pikir gue sopir" kata Alexa.


" Udah jangan ngeluh, cepat jalankan mobilnya"


" Dasar adek nggak ada akhlak kamu"


Walaupun kesal, Alexa tetap melajukan mobilnya. Mobil mewah itu perlahan meninggalkan mansion mewah itu.


" Lo berdua bisa diam nggak?" kata Alexa pada kedua cowok tampan itu.


" Kenapa?"


" Gue jadi nggak konsen nyetir nih"


" Kenapa nggak kamu aja yang tutup kuping" kata Axel.


" Kenapa nggak kamu aja yang kunci mulut, biar nggak bisa ngomong lagi"


" Jangan dong. Ntar Adele nggak bisa dengar suara keren aku" kata Farel.


" Ck, suara cempreng kek gitu dibilang keren"


" Udah fokus aja nyetirnya, ntar nabrak lagi" kata Axel.


Alexa kembali fokus pada kemudinya. Karena ia belum ingin meninggal dengan konyol. Apalagi statusnya masih jomlo.


Setelah menempuh perjalanan selama lima belas menit, Mereka pun sampai di salah satu supermarket terbesar di kota J. Alexa memarkirkan mobilnya di tempat parkir.


Ketiga gadis cantik itu masuk kedalam supermarket. Diikuti sama Axel dan Farel di belakang. Karena mereka berdua tidak boleh jalan bergandengan sama Alexa.


" Kita jalan kemana dulu nih?" tanya Adele.


" Ke tempat bahan-bahan untuk membuat kue" jawab Alexa.


" Iya, kan bahan membuat kue itu banyak?"


" Kita ke bagian tepung dulu" jawab Alisha.


" Ok. Yank, tolong ambilkan troli dong" pinta Adele.


" Siap Yank"


Farel mengambil troli yang tidak jauh dari tempatnya berdiri. Mereka pun mulai berbelanja. Dan kedua cowok tampan itu dengan setia mengikuti di belakang.


Bermacam-macam jenis tepung ada didepan mata mereka. Alisha mengambil beberapa bermacam jenis tepung. Dengan jumlah yang sama dalam setiap jenisnya.


" Kenapa kalian nggak berpencar aja cari bahan-bahannya?" tanya Axel.


" Kamu ngomong kek gitu karena mau berduaan sama Alisha?" tanya Alexa.


" Nggak! aku ngomong kek gitu biar kalian cepat belanjanya"


" Bohong banget"


" Beneran lho"


" Dasar modus"


Axel menghela nafasnya. Susah banget ngomong sama jomlo yang satu itu, bawaannya Suudzon Mulu sama dirinya. Padahal niatnya kan baik untuk mempermudah kerjaannya.


To be continue.


Happy reading๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š

__ADS_1


__ADS_2