Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Kedatangan dua penguasa


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Kiran dan suaminya berpamitan sama calon adik iparnya. Begitu juga dengan kedua sahabatnya.


" Aku juga pamit ya " kata Nando.


" Iya. Ntar kalau sudah nyampe di rumah kasih kabar"


" Iya. Besok aku jemput kamu sama ibu"


" Hhhmm"


Nando mengecup kening wanita yang sudah resmi jadi tunangannya itu. Setelah itu baru ia masuk ke dalam mobil.


" Hati-hati di jalan" kata Rania sambil melambaikan tangannya.


Nando melajukan mobilnya meninggalkan hotel mewah itu. Setelah mobil Nando sudah tidak terlihat lagi, barulah Rania masuk kedalam hotel.


Sepanjang jalan senyuman tak pernah hilang di wajah tampannya. Nando yang biasanya tak pernah mendengarkan lagu-lagu jaman now, Sekarang memutar lagu itu di mobilnya.


Tapi sayangnya ia hanya tau satu lagu, dan itupun karena Alexa yang selalu memutar lagu itu di mobilnya. Tanpa ragu dan juga malu ia pun ikut bernyanyi mengikuti lirik yang ada di lagu itu. Mungkin benar apa kata lirik lagu Agnes Mo, cinta tak ada logika.


Tanpa terasa Nando sampai di mansion mewah milik kakaknya. Ia langsung memasukkan mobilnya ke dalam garasi. Setelah itu ia masuk kedalam mansion.


" Selamat Den, bentar lagi mau lepas masa lajang" ucap salah satu bodyguard saat berpapasan dengan Nando.


" Makasih, semoga menular ke kamu ya"


" Aamiin" ucap bodyguard itu dengan cepat.


" Cepat banget bilang aamiin nya?"


" Doa baik itu kudu cepat diaminkan"


" Betul banget. Kalau gitu aku masuk dulu ya"


" Ok"


Nando masuk kedalam mansion. Sedangkan bodyguard tadi, kembali bekerja. Ya hari ini ia mendapatkan shift malam untuk menjaga mansion mewah itu.


" Paman"


" Astagfirullah, Eca. Bikin kaget aja"


" Ya elah gitu aja kaget"


" Siapa suruh nongol nya nggak bilang. Eca habis darimana?"


" Dapur"


" Ngapain ke dapur jam segini?"


" Ngambil ini" jawab Alexa sambil melihatkan Snack berukuran jumbo.


" Bukannya tadi Eca habis makan?"


" Iya, tapi perut Eca belum kenyang. Lagi pula Eca mau nonton Drakor "


" Drakor lagi, drakor lagi "


" Iya dong. Soalnya tadi Eca nggak sempat nontonnya"


" Tapi tumben Eca ngambil Snack yang gede? apa udah nggak takut gendut lagi?"


" Nggak. Mommy bilang, bentuk tubuh Eca yang sekarang udah bagus. Jadi Eca nggak takut gendut lagi"


" Syukurlah. Tapi nggak boleh terlalu banyak makan Snack, nggak sehat"


" Iya tau. Lagian Eca jarang makan Snack"


" Terus mau nonton di mana?"


" Kamar"

__ADS_1


" Ntar mewek lagi"


" Nggak kok, kali ini episodenya nggak sedih. Jadi aman"


" Bagus deh. Jadi nggak akan ada yang nangis di pojokan lagi"


" Gimana nggak sedih. Dia lagi sayang-sayangnya sama pacarnya. Eh, taunya kekasihnya itu selingkuh. Dan yang parahnya, dia selingkuh dengan teman kita sendiri"


" Wah parah tuh cowoknya. Bisa-bisanya dia berbuat seperti itu!"


" Paman aja hanya denger ceritanya dari Eca udah tersulut emosi. Bagaimana kalau paman nonton langsung dramanya"


" Gimana nggak emosi, cowoknya bajingan banget"


" Ya seperti itu juga Eca. Karena sahabatnya sendiri tega mengkhianatinya. Sampai-sampai ia ingin mengakhiri hidupnya"


" Tapi nggak jadi kan dia bunuh diri?"


" Nggak dong. Karena ada pangeran berkuda yang datang menyelamatkan dan menyadarkannya"


" Nah itu baru cowok sejati. Karena cowok sejati itu tidak akan pernah menyakiti hati wanita"


" Setuju paman"


" Baiklah, sekarang paman mau tidur dulu. Karena besok paman ada meeting"


" Ok paman"


Nando masuk ke dalam lift. Diikuti sama Alexa di belakang.


" Kok Eca masuk lift juga?"


" Kan Eca mau ke kamar. Lagian kamar Eca sama paman kan sama-sama di lantai tiga"


" Ah iya, paman lupa"


" Makanya jangan mikirin Tante Rania terus?"


Lift pun membawa paman dan keponakan itu ke lantai tiga. Sesampainya di lantai tiga Nando dan Alexa pun berpisah. Karena arah kamar mereka berbeda.


...***...


Pagi hari, suasana di mansion Kiran sangat ramai. Karena kedatangan Anggun dan juga Clarissa. Tak lupa dua suami tampan yang selalu setia menemani kedua wanita cantik itu.


" Oma, Grandma" panggil twins.


Axel dan Alexa langsung memeluk kedua wanita hebat itu. Anggun dan Kiran dengan senang hati membalas pelukan dari kedua cucu mereka.


" Apa Twins nggak mau meluk Opa sama Grandpa?" kata dua lelaki tampan yang berada dibelakang.


Twins pun beralih memeluk Opa sama Grandpa-nya.


" Mommy kapan datang?" tanya Darren saat baru turun dengan sang istri.


" Ngapain kamu tanya-tanya"


" Ntar kalau nggak ditanya, bilang anak durhakim. Udah ditanya malah bilang ngapain tanya-tanya"


" Emang kamu anak durhakim. Punya anak satu tapi nggak pernah mau datang menengok"


" Kan aku telpon tiap hari. Lagian aku juga lagi sibuk, kerjaan banyak di kantor"


" Maaf ya Mom, kita belum bisa nengokin mommy ke London. Soalnya Twins masih sekolah" kata Kiran.


" Nggak apa-apa sayang, mommy ngerti kok"


Yang anaknya disini siapa sih. Giliran istrinya yang ngomong dibilang nggak apa-apa. Tapi pas gue yang ngomong sibuk, di bilang anak durhakim.


" Yuk dua mommy cantik, kita sarapan bareng" ajak Kiran.


" Hanya menantu ku yang sayang sama aku. Sedangkan anak sendiri nggak "

__ADS_1


" Mulai lagi dramanya" kata Darren. Yang langsung mendapatkan cubitan dari istrinya.


Aawwww.


" Sakit sayang"


" Rasain kamu. Makanya jangan melawan sama mommy" kata Clarissa.


" Perasaan dari tadi aku nggak ada nge--"


Darren tidak bisa melanjutkan kata-katanya karena istrinya sudah memberikan tatapan mematikan padanya.


Mereka pun pergi menuju meja makan. Kebetulan orang tua dan mertua Kiran belum sarapan. Karena habis pesawat mereka mendarat tadi. Mereka langsung ke mansion Kiran.


Anggun dan Vandy memang pergi liburan ke London. Dan mereka satu Minggu berada di sana.


" Oma dan. Grandma bawakan oleh-oleh untuk Eca dan Axel" kata Anggun.


" Benarkah?"


" Bener"


" Terus mana oleh-olehnya?"


" Ada di luar"


" Di luar?"


" Iya. Nanti akan kita liat sama-sama"


" Ok Oma"


Kiran mengambilkan Nasi goreng untuk kedua wanita hebat. Setelah itu untuk ketiga lelaki hebat yang ada di hidupnya. Kemudian barulah ia mengambil untuk dirinya sendiri.


" Oma, Grandma"


" Iya sayang"


" Eca udah bisa masak lho" kata Alexa.


" Benarkah?"


" Iya. Kalau nggak percaya tanya aja sama mommy"


" Cuma bisa rebus air doang" kata Axel.


" Enak aja bilang cuma bisa rebus air doang. Aku itu udah pinter masak nasi goreng. Dan kamu pernah mencicipi nasi goreng buatan aku"


" Benarkah? kapan?"


" Beberapa Minggu yang lalu"


" Oh jadi nasi goreng yang kemarin itu Eca yang bikin"


" Ya iyalah"


" Pantesan"


" Apa?!"


" Enak"


" Iya dong, siapa dulu yang bikin, chef Alexa"


Clarissa dan Anggun tersenyum melihat Twins. Dalam hal apapun mereka selalu saja berdebat. Tapi mereka berdua juga saling menyayangi satu sama lain.


To be continue.


Lagi nungguin Diva ya?🤭


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2