Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Ratu Drama


__ADS_3

* Sebelum baca like dulu ya teman-teman.. Gomawo 🤗🤗*


Alexa meratapi nasibnya yang tidak akan bisa belanja selama satu bulan. Karena semua uang sakunya sudah berpindah tangan ke adiknya. Walaupun Daddy-nya memberikan kartu sakti yang bisa ia gunakan, tapi ia tidak mau menggunakan kartu itu kalau tidak ada keperluan yang mendesak.


" Uang saku gue raib Adele"


" Yang sabar. Ini ujian" kata Adele sambil menepuk pundak sahabatnya.


" Lo tega banget sih sama Eca" kata Farel.


" Tega gimana? "


" Masa Lo mau ngambil uang sakunya dia?"


" Gue bukan ngambil, tapi dia sendiri yang ngasih ke gue"


" Kalau Eca sendiri yang kasih, nggak mungkin dia nangis kek gitu"


" Lo kek nggak tau Eca aja. Dia kan ratu drama"


" Iya juga sih"


" Emang, dia nangis kek gitu biar gue nggak jadi ngambil uang sakunya"


" Tapi kasihan juga "


" Nggak apa-apa"


" Ya udah, gue pulang dulu ya. Mau mandi"


" Ok"


Farel pun berpamitan dengan Nando. Setelah itu ia segera meninggalkan lapangan.


" Adele, kamu nggak pulang?" tanya Axel.


" Lo ngusir gue?"


" Bukan ngusir"


" Terus "


" Lo nggak mau mandi?"


" Ya mau lha. Tapi Eca lagi sedih"


" Udah biarkan saja. Ntar juga berhenti sendiri nangisnya"


" Gue nggak tega"


" Udah biarkan saja"


" Beneran nih?"


" Beneran"


" Eca, gue pulang dulu ya. Mau mandi"


Alexa pun menganggukkan kepalanya.


" Tuh kan anteng dia" kata Axel.


" Benar. Ya udah kalau gitu, gue pulang dulu"


Adele pun segera meninggalkan lapangan itu. Sepeninggal Adele. Alexa segera menjalankan rencananya. Ia segera menghampiri pamannya.


" Paman"


" Hhmm"


" Paman beneran mau ke Sumatera?" tanya Alexa.


" Hhmm"


" Kapan berangkatnya?"


" Rencananya besok. Kenapa?"


" Paman udah dengar kan tadi?"


" Dengar apa?"


" Uang saku Eca kan diambil sama tuyul"


" Tuyul?"


" Iya tuyul berambut"


" Sejak kapan tuyul ada rambutnya?"


" Sejak dia rajin keramas"


" Emang kalau sering keramas rambutnya bisa tumbuh ya?"


" Bisa, tuh contohnya" kata Alexa sambil menunjuk saudara kembarnya.

__ADS_1


" Axel"


" Iya, dia tuyul milenial "


Nando tersenyum mendengar ucapan keponakannya itu. Masa saudaranya sendiri dibilang tuyul.


" Terus kenapa kalau duit Eca di ambil sama Axel?"


" Paman gimana sih? kalau uang saku Eca di ambil sama Axel. Itu tandanya keponakan paman yang cantik ini tidak punya uang lagi. Alias kere"


" Kasihan banget"


" Kalau paman kasihan, bagilah Eca uang jajan"


" Paman udah nebak kalau Eca mau minta uang jajan"


" Jadi? paman mau ngasih Eca uang jajan?"


" Nanti paman transfer"


" Beneran paman?"


" Hhmm"


" Makasih paman"


" Sama-sama, sekarang kita ke dalam, paman mau mandi. Udah gerah soalnya"


" Ok paman"


Nando segera masuk kedalam mansion. Ia sudah tidak sabar ingin membersihkan diri. Karena tubuhnya sudah lengket karena keringat.


" Kamu ngomong apa sama paman?" tanya Axel.


" Axel kepo deh" kata Alexa sambil berlalu pergi meninggalkan saudara kembarnya itu.


" Eca tunggu!"


Ia pun berlari mengejar saudara kembarnya yang masuk kedalam mansion. Axel ingin tau apa yang dibicarakan sama Alexa dengan pamannya itu.


" Eca sudah siap latihan?" tanya sang mommy.


" Udah Mom"


" Axel mana?"


" Hadir Mom" jawab Axel yang baru datang.


" Mom, Eca mau mandi dulu ya. Udah gerah"


" Hhmm"


Alexa segera masuk kedalam lift. Karena kalau berlama-lama di sana, Axel akan bertanya soal tadi. Ia tidak ingin kalau saudara kembarnya itu tau kalau dia minta uang jajan sama pamannya.


" Axel nggak mandi?"


" Iya Mom, nih mau ke kamar"


" Tapi Eca udah duluan masuk kedalam lift"


" Nggak apa-apa, kan masih bisa naik tangga"


" Ya udah, setelah mandi cepat turun kebawah untuk sarapan"


" Siap Mom"


Axel pun segera naik tangga menuju kamarnya. Sedangkan Kiran pergi ke ruang makan untuk menyiapkan sarapan untuk keluarga kecilnya.


...***...


Ponsel Nando berdering saat ia baru tiba di kamarnya. Ia pun mengurungkan niatnya untuk ke kamar mandi. Dan memutuskan untuk menjawab telepon terlebih dahulu.


" Hallo Nan"


" Ada apa Ji?"


" Kamu darimana? daritadi aku telpon nggak di angkat?"


" Aku baru selesai latihan sama ponakan aku"


" Emang kamu nggak bawa ponsel?"


" Nggak"


" Kenapa nggak dibawa?"


" Karena aku mau olahraga, bukan mau selfie"


" Sekarang lagi apa?"


" Rencananya mau mandi"


" Ya udah mandi dulu gih. Setelah itu langsung sarapan"


" Hhmm"

__ADS_1


" Kok jawabnya cuma hhmm?"


" Terus aku mau jawab apa?"


" Ya apa aja"


" Ya udah, aku mau mandi dulu"


Tanpa menunggu jawaban dari seberang sana. Nando sudah memutuskan sambungan teleponnya. Ia meletakkan ponselnya kembali di atas nakas.


Nando segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Karena tubuhnya sudah lengket karena keringat saat olahraga tadi.


...***...


Alisha baru selesai membuat kue pesanan ibuk RW dan juga untuk tetangganya. Kalau libur sekolah seperti ini, Alisha memang sengaja menerima orderan agak banyak dari hari biasa.


" Alhamdulillah akhirnya semua pesanan kue sudah selesai"


" Udah selesai membuat kuenya Sha?"


" Udah Nek, tinggal antar "


" Semoga pesanan kuenya semakin banyak ya"


" Aamiin, makasih Nek"


" Sama-sama. Sekarang kamu makan dulu gih, nenek udah buatkan nasi goreng spesial pake dua telor"


" Nenek udah sarapan?"


" Belum"


" Kalau gitu, kita sarapan bareng aja Nek"


" Baiklah"


" Sebentar ya Nek, Alisha mau membereskan ini dulu"


Alisha membereskan bahan-bahan untuk membuat kue ke dalam lemari kecil yang ada di dapur. Dan membawa peralatan yang kotor ke dapur untuk di cuci bersih.


Ia meletakkan peralatan dapur yang kotor itu di atas wastafel. Setelah sarapan nanti, barulah ia cuci.


" Wah, sepertinya enak nih Nek" puji Alisha setelah sampai di meja makan.


" Belum juga dimakan udah bilang enak"


" Kalau masakan buatan nenek tidak perlu dicicipi. Karena dilihat dari penampilannya saja sudah membuat air liur menetes"


" Ya udah buruan makan, ntar keburu dingin"


" Nenek juga makan ya"


" Iya"


Alisha segera menyantap nasi goreng buatan neneknya. Ia tersenyum saat nasi goreng itu sudah berada di mulutnya. Nasi goreng buatan neneknya memang tiada duanya.


" Seperti biasa, nasi goreng buatan nenek selalu enak"


" Habiskan dulu makanan yang ada di dalam mulutnya. Setelah itu baru ngomong"


" Siap Nek"


Alisha sangat senang dan juga bahagia. Ia memang sudah tidak punya orang tua lagi. Tapi dia tidak kekurangan kasih sayang. Karena neneknya sangat menyayanginya. Dan begitu juga dengan dirinya. Ia sangat menyayangi sang nenek.


" Habiskan ya sarapannya?"


" Pasti Nek"


Alisha dan neneknya pun melanjutkan sarapannya. Cucu dan nenek itu pun menikmati sarapan mereka dengan hikmat.


...***...


Kevin baru selesai lari pagi di sekitar kompleks rumahnya. Ia memang selalu berolahraga di saat libur sekolah. Karena sering berolahraga bentuk tubuhnya bisa bagus seperti sekarang.


" Udah selesai olahraganya sayang?" tanya sang mama.


" Udah Ma"


" Mandi dulu gih, habis itu sarapan"


" Rencananya emang mau mandi Ma"


" Buruan, hari ini kita mau kedatangan tamu"


" Tamu? siapa?"


" Nanti kamu juga tau. Buruan mandinya"


" Hhmm"


Kevin segera pergi ke kamarnya. Tapi ia juga kepikiran siapa tamu yang akan datang ke rumahnya. Karena jarang-jarang ada tamu di hari weekend.


Sesampai di kamarnya Kevin langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Karena tubuhnya sudah lengket karena keringat.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2