
" Aiden mau pesan apa?" tanya Alexa.
" Ai mau pesan nasi goreng. Tapi kakak yang buatin, boleh?"
" Eh" kaget Alexa.
" Setiap pagi biasanya Ai selalu makan nasi goreng buatan mama. Tapi tadi pagi mama nggak sempat buatin, karena mama sakit. Jadi Ai pengin kakak yang buatin"
" Maaf ya Ai, bukannya kakak nggak mau buatin, tapi.. ?"
Alexa belum sempat menyelesaikan ucapannya, paman Aiden sudah memotong pembicaraannya.
" Saya akan memberikan tip yang besar kalau kamu mau membuatkan nasi goreng untuk keponakan saya" kata paman Aiden.
Mendengar kata 'Tip' telinga Alexa langsung berdiri. Tentu saja ia tidak akan melewatkan kesempatan yang sangat bagus ini.
" Baiklah, kakak akan buatkan nasi goreng yang enak untuk Aiden"
Ck, ternyata dia sama aja dengan wanita-wanita yang ada di luar sana. Mau melakukan apapun demi uang.
" Tunggu sebentar ya, kakak buatkan dulu nasi gorengnya"
" Ok kakak cantik"
" Apa kamu tidak akan menanyakan pesanan saya?" tanya paman Aiden.
" Oh iya lupa. Om pesan apa?"
" Kamu panggil saya apa tadi?"
" Om"
" Kapan saya nikah sama Tante kamu?"
" Emang kalau manggil Om itu harus nikah sama Tante saya dulu. Nggak kan? lalu saya harus manggil anda apa? kakak? kemudaan tau?"
Paman Aiden kaget mendengar pertanyaan Alexa. Ternyata gadis yang ada di hadapannya itu sangat cerewet. Jauh berbeda dengan wanita-wanita yang pernah ia jumpai di luar sana.
" So, anda mau pesan apa Om?. Kalau nggak ada, saya mau permisi dulu. Saya mau membuatkan nasi goreng untuk Aiden"
" Tunggu!"
" Apalagi sih Om?"
" Saya mau pesan green tea "
" Ok, tunggu sebentar"
Alexa segera meninggalkan meja Aiden. Ia pergi ke dapur untuk membuatkan nasi goreng untuk Aiden. Walaupun ia belum bisa memasak banyak menu makanan. Tapi kalau hanya membuat nasi goreng ia bisa.
" Permisi Pak, Boleh saya pinjam dapurnya sebentar? " tanya Alexa pada salah satu koki yang ada di sana.
" Emang Nak Alexa mau ngapain?"
" Saya mau membuatkan nasi goreng untuk salah satu pengunjung Pak. Dan dia ingin saya yang membuatkannya"
" Oh silakan, hati-hati menggunakan kompornya"
" Terima kasih Pak"
Alexa segera menyiapkan bumbu dan juga bahan untuk membuat nasi goreng goreng spesial untuk Aiden.
" Pak, masak udang biar matangnya bagus itu kek gimana ya?" tanya Alexa pada salah satu koki yang ada di sana.
" Sini bapak ajarkan. Nak Alexa perhatikan ya"
" Ok Pak"
__ADS_1
Koki itu mengajarkan Alexa dengan sangat baik. Ia menjelaskan step by step cara memasak udang yang bagus dan tidak alot.
Alexa memperhatikan dengan baik penjelasan yang diberikan oleh Pak Kamil.
" Nah coba liat, udangnya sudah terlihat golden brown. Itu tandanya udang sudah matang dengan sempurna"
" Wah, Pak Kamil hebat banget"
" Terima kasih pujiannya. Silakan dicoba Nak Alexa"
" Baik Pak"
Alexa mulai memasukkan udang yang sebelumnya sudah dicuci bersih. Ia mempraktikkan seperti yang di ajarkan oleh Pak Kamil tadi.
Tak berselang lama semua udang itu sudah matang dengan sempurna. Setelah itu barulah Alexa membuat nasi goreng dengan bumbu yang sudah ia siapkan tadi.
Aroma dari nasi goreng buatan Alexa sudah memenuhi indera penciuman. Bahkan koki yang ada di sana juga bisa mencium aroma dari nasi goreng itu.
" Wangi sekali aroma nasi goreng buatan Nak Alexa"
" Terima kasih Pak"
" Aromanya aja sudah enak, apalagi rasanya"
" Mudah-mudahan deh Pak, rasanya seenak aromanya. Apa bapak bisa cicipi bagaimana rasa nasi goreng ini. Mana tau ada rasa yang kurang"
" Baiklah akan Bapak coba"
Pak Kamil mengambil satu sendok nasi goreng buatan Alexa. Sedangkan Alexa menunggu dengan harap-harap cemaskan.
" Bagaimana Pak?" tanya Alexa setelah Pak Kamil mencoba nasi goreng buatannya.
" Enak, bumbunya pas "
" Beneran Pak?"
" Berarti ini sudah bisa disajikan untuk pelanggan ya Pak?"
" Sudah. Dan bapak yakin pelanggannya pasti suka"
" Mudah-mudahan deh Pak"
Alexa mulai mem-plating nasi goreng buatannya. Ia memakai cetakan karakter berbentuk hello Kitty. Supaya tampilan nasi gorengnya menarik. Tak lupa ia memberikan Garnish irisan tomat, mentimun, dan juga selada di atas nasi goreng buatannya.
" Selesai"
" Wah plating-nya sangat bagus "
" Makasih Pak. Aku bawa makanan ini dulu ya Pak"
" Baik Nak Alexa. Semoga anak kecilnya suka dengan nasi goreng buatan Nak Alexa"
" Aamiin, makasih Pak"
" Sama-sama Nak"
Alexa membawa nasi goreng buatannya. Tak lupa juga ia membawa green tea, pesanan Om kulkas. Ia membawa dengan nampan khusus restoran itu.
" Wah, kelihatannya enak nih nasi gorengnya?" kata Adele saat berpapasan dengan Alexa.
" Iya dong"
" Pesanan siapa?"
" Noh, meja nomor enam belas"
Adele menoleh kearah meja nomor enam belas. Ia melihat anak kecil dan juga seorang lelaki tampan.
__ADS_1
" Wih, bening amat tuh cowok"
" Jaga mata, ntar ketahuan Farel tau rasa Lo "
" Ya elah, cuci mata doang. Lagian dari tadi liat yang buluk melulu"
" Ya udah Lo pandangi noh sampe puas. Gue mau ke sana dulu"
Alexa meninggalkan Adele yang masih mematung melihat pamannya Aiden. Ia berharap Aiden suka dengan nasi goreng buatannya.
" Nasi goreng spesial untuk Aiden siap di santap" kata Alexa.
" Wah, nasi goreng buatan kakak cantik lucu sekali?"
" Aiden suka?"
" Suka. Ini persi seperti nasi goreng buatan mama"
" Benarkah?"
" Hhmm"
Lelaki tampan yang ada di samping Aiden melirik dengan ekor matanya. Ia penasaran dengan nasi goreng buatan gadis kecil itu.
" Cobain dulu rasanya. Mana tau bentuk sama rasanya tidak seenak tampilannya" kata Om Aiden.
" Tentu saja nasi goreng ini enak. Karena saya membuatnya dengan hati dan perasaan"
" Baru kali ini saya mendengar masak pake hati dan juga perasaan. Bukannya dengan tangan"
Benar juga sih.
" Sekarang Aiden coba ya nasi goreng buatan kakak?"
" Ok Kakak cantik"
Aiden memasukan suapan pertamanya ke dalam mulutnya. Alexa menunggu Aiden mengunyah makanan dengan harap-harap cemas. Ia takut nasi goreng itu tidak sesuai selera anak kecil itu.
" Pasti rasanya nggak enak? liat aja Aiden sambil terdiam begitu"
" Siapa bilang nasi goreng ini nggak enak. Rasa nasi goreng ini sangaaaaat enak"
" Benarkah?" tanya Alexa dengan mata berbinar.
" Iya. Rasanya persis seperti nasi goreng buatan mama Ai"
" Syukurlah, sekarang Aiden habiskan ya nasi gorengnya. Kakak mau melayani pelanggan yang lain dulu"
" Ok kakak"
Alexa membelai kepala bocah tampan itu. Setelah itu ia meninggal meja Aiden dan pamannya.
" Tunggu!"
" Ada Apalagi Om"
" Ini tip yang saya janjikan tadi" kata lelaki tampan itu sambil memberikan lima lembar uang seratus ribu.
Mata Alexa berbinar melihat lima lembar uang berwarna merah itu. Walaupun ia sering melihat uang itu. Tapi kalau di dapat dari hari jerih payah sendiri, rasanya sungguh luar biasa.
" Makasih Om"
" Hhmm"
Setelah mengambil uang tip yang diberikan lelaki tampan itu. Alexa segera pergi dari sana. Karena ia harus melayani pelanggan yang lain.
To be continue.
__ADS_1
Happy reading 😚😚