YUMNA AZZURA

YUMNA AZZURA
186. permintaan Mitha


__ADS_3

"Bagaimana, Yumna? Apa kamu mau?" tanya Mitha pada Yumna. Yumna tersentak kaget karena dia tadi sempat tenggelam dalam dunia lain.


"Kamu mau kan, Yumna?" tanya Mitha sekali lagi.


Yumna masih tetap terdiam, dia tidak tahu harus menjawab apa.


"Mami tahu kalau selama ini kamu marah dengan Haidar. dia memang sudah keterlaluan selama ini, tapi Mami bisa meyakinkan kamu kalau dia sangat cinta sama kamu." ucap Mitha lagi kepada Yumna.


"Tolong Yumna. Berikan Haidar kesempatan sekali lagi," pinta Mitha kepada mantan menantunya itu.

__ADS_1


Mita menoleh ke arah Yumna karena tidak mendengar jawaban dari wanita yang ada di dekatnya itu.


Mitha bangkit dari berbaringnya, Dia kemudian meminta dua terapis itu untuk keluar dari ruangan. Mitha kemudian mendekat ke arah Yumna dan duduk disampingnya.


"Kenapa kamu diam?" tanya Mitha kepada Yumna.


Yumna hanya menundukkan kepalanya. Dalam hati dia merasa sangat bimbang sekali. Cinta? Yumna tidak pernah bisa merakan cinta yang senungguhnya kecuali dari kedua orangtuanya, dengan Haidar ... Yumna merasa hubungannya dengan Haidar hanya sebatas pura-pura belaka.


"Yumna, apa kamu gak cinta dengan Haidar?" tanya Mitha sekali lagi. "Mami tau, Haidar sangat banyak sekali membuat kamu sakit hati. Haidar banyak sekali membuat kamu terluka, tapi dia merasa menyesal dengan itu. bahkan, jika kamu ingin tau, Haidar seringkali setelah bercerai dengan kamu, dia sering mabuk dan menyebut nama kamu dibanding wanita itu. Dia cinta sama kamu, hanya saja dia tidak mengerti dan juga bodoh tidak segera menyadari apa yang dia rasakan. Mami mohon, kamu mau ya kembali dekat dengan Haidar?" pinta Mitha dengan bersungguh-sungguh.

__ADS_1


"Haidar malam itu sampai pingsan karena dia memaksakan dirinya, hingga dia harus kembali berobat, padahal dokter bilang sebelum itu Haidar akan cepat sembuh jika dia berhati-hati dengan kakinya."


Yumna tesentak dengan apa yang dia dengar. Dia tidak tahu sama sekali dengan berita itu sampai Haidar pingsan karenanya. Apakah dia mengejarnya di malam itu?


"Mami tidak tau, apa yang akan terjadi dengan Haidar akalau dia tidak dengan kamu. Dia bilang tidak akan meikah lagi dengan siapapun. Dia bilang tidak akan sdekat dengan orang lain. Apa yang harus Mami lakukan untuk dia bisa dekt dengan kamu? Jika kamu memag tidak dsuka dengan Haidar, setidaknya kamuy temui di adan nasehati dia. Siapa tahu dia akan lebihnurut sama kamu. Dia sudah gak amu dengerin ucapan Mami dan juga Papi," isak Mitha ei depan Yumna. Mita menyust sudut matanya yang basah.


Yumna tesentak dengan apa yang dia dengar. Dia tidak tahu sama sekali dengan berita itu sampai Haidar pingsan karenanya. Apakah dia mengejarnya di malam itu?


"Mami tidak tau, apa yang akan terjadi dengan Haidar akalau dia tidak dengan kamu. Dia bilang tidak akan meikah lagi dengan siapapun. Dia bilang tidak akan sdekat dengan orang lain. Apa yang harus Mami lakukan untuk dia bisa dekt dengan kamu? Jika kamu memag tidak dsuka dengan Haidar, setidaknya kamuy temui di adan nasehati dia. Siapa tahu dia akan lebihnurut sama kamu. Dia sudah gak amu dengerin ucapan Mami dan juga Papi," isak Mitha ei depan Yumna. Mita menyust sudut matanya yang basah.

__ADS_1


__ADS_2