Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Chapter 143


__ADS_3

Chapter khusus ibu hamil 🤭🤭🤭


Happy reading gaes...


"Sayang, kau dengar itu suara apa?" tanya Laras yang terkejut saat mendengar suara gemuruh di atas langit.


"Lihatlah, helikopter tuan Immanuel sudah datang," Tunjuk sang mafia ke arah lantai atas gedung megah itu.


"Mereka sudah datang sayang," ucap Laras senang karena akan ada teman setelah ini.


Alex dan Laras masuk ke dalam gedung megah itu, mereka menunggu pasangan calon pengantin yang akan segera di poles oleh perias yang sengaja bos mafia hadirkan untuk Angela dan Richi agar terlihat tampan dan cantik saat pernikahan.


Saat pasangan suami-istri tersebut masuk ke dalam gedung, nampak dua insan dengan senyum merekah berjalan menuju keduanya.


"Kakak!" Angela memeluk tubuh sang mafia dengan erat, hampir saja dia meneteskan airmata karena terharu.


"Astaga kau memelukku di depan calon suamimu yang budak cinta itu? aku takut dia akan mengajakku berkelahi setelah ini," ledek Alex, ia menatap wajah Richi yang tersenyum bahagia.


"Aku akan mati dalam hitungan detik jika berani berkelahi dengan bosku," Richi melakukan salam persahabatan dengan sang mafia, mereka berdua terlihat sangat akrab.


Angela masih berada di pelukan sang mafia, dia benar-benar menangis kali ini.


"Hiks...hiks...kakak terimakasih, kau adalah satu-satunya orang yang perduli padaku. Sejak awal bertemu sampai sekarang, kau sangat baik, terimakasih kakak!" Air mata Angela berderai, dia sangat menyayangi sang mafia.


"Sudahlah kau juga sangat baik, tanpa kau mungkin aku sudah tiada, kita sama-sama saling membutuhkan, jangan menangis adikku," Hibur sang mafia sambil mengusap rambut Angela dengan penuh kasih sayang.


"Iya, kalian berdua juga sangat baik. Terima kasih telah menggantikan suamiku melawan para musuh, pernikahan ini adalah hadiah dari kami berdua," Laras memeluk tubuh sang suami dan Angela secara bersamaan. Richi yang melihat pemandangan ini menjadi iri.


"Apa aku tidak cukup menarik untuk di peluk? mengapa kalian hanya mau dengan bos mafia?" gerutu Richi yang merasa di abaikan.


Angela melepas pelukannya kemudian menghampiri sang kekasih," Kau sangat tampan juga menarik calon suamiku," Ia memeluk erat Richi. Pemandangan yang sangat langka karena sang gadis sulit untuk mengekspresikan rasa kasih sayangnya kepada Richi, kini dia sudah berani berterus terang. Kemajuan yang pesat untuk sang gadis.


"Aku sangat-sangat mencintaimu sayang," ucap Richi yang tak malu mencium kening Angela di depan Laras dan Alex.

__ADS_1


"Aku juga kak, i love you too," jawab Angela penuh perasaan.


"Hey! hentikan bermesra-mesraan di depanku, cepat masuk ke ruang rias, aku sudah mengeluarkan banyak uang untuk pernikahanmu, segeralah nikahi adikku," ucap sang mafia menggoda calon pengantin baru.


"Iya aku tahu, apa kau ingin melakukannya sepagi ini?" tanya Richi yang mengira sang mafia ingin bermesraan dengan isterinya juga.


"Hahaha, aku sudah libur melakukannya," jelas Alex dengan tawa palsu, padahal di dada sangat sesak.


"Kau bisa melakukannya saat isterimu hamil, kau pernah dengar ini?" tanya Richi serius.


"Aku tahu, tapi aku tidak tega. Pinggang Laras sedang sakit," ucap sang mafia sembari membelai rambut isterinya.


"Mungkin karena kau belum menengok babymu," canda Richi, dia menahan tawanya.


"Hahaha, ya bisa jadi. Tapi aku tidak tega melakukannya," jelas sang mafia.


"Bos, konsultasi saja dengan dokter, semoga kau beruntung," ucap Richi yang merangkul pundak sang kekasih dan berjalan menuju kamar rias.


'Bocah tengik itu,' batin Alex, ia kemudian menatap sang isteri yang juga menatap wajahnya.


"Rahasia sayang, nanti aku beri tahu, lebih baik kau istirahat saja," pinta sang mafia yang menggandeng tangan sang isteri menuju kamar utama, tapi Laras menolaknya, dia ingin melihat Angela di kamar rias. Alex mengizinkannya, dia mengantar sang isteri sampai di depan pintu, setelah Laras masuk ke dalam kamar itu, dia duduk di ruang tamu.


Alex terlihat mengirim pesan singkat kepada dokter spesialis kandungan kepercayaan nyonya Fira.


Alex : " Dok, aku ingin berhubungan dengan isteriku, tetapi aku takut menyakitinya,"


Dokter : "Berhubungan saat hamil 9 bulan bisa memicu kontraksi untuk mempercepat persalinan. Oleh karena itu, banyak dokter menyarankan berhubungan untuk memicu induksi alami persalinan,"


Alex : "Jadi apa benar-benar aman? karena Laras mengeluh punggungnya sakit, apa aku terlalu egois jika menginginkannya secara sepihak?"


Dokter : "Menjelang hari-H melahirkan, isterimu akan lebih sering mengalami nyeri punggung, berat badan naik drastis, dan mood juga kembali tidak menentu, ada beberapa ibu hamil yang malah merasa bergairah untuk bercinta di trimester ketiga dan siap untuk berhubungan saat hamil. Berhubungan saat hamil tua kadang dapat menyebabkan kontraksi, tapi ini adalah reaksi normal. Jika kontraksi terasa tidak nyaman, cobalah berhenti sebentar untuk berbaring sampai kontraksi hilang,"


Alex : "Baiklah, berapa sering aku bisa melakukannya? kau tahu kan? setiap pria butuh itu, apalagi aku sudah lama menahannya,"

__ADS_1


Dokter : "Aku paham maksudmu Lex, dari segi frekuensinya, batasan seberapa sering kau boleh berhubungan dengan isterimu saat hamil sebaiknya tidak lebih dari 3 kali per minggu, kau ingat itu!"


Alex : "Kalau posisi yang di sarankan? sial! aku terlalu cemas hingga harus menanyakan hal ini juga padamu,"


Dokter : "Haha, kau ini memang calon daddy yang luar biasa. Segalanya kau lakukan dengan hati-hati, ehm...baiklah, aku akan menjawabnya. Posisi berhubungan sambil duduk terbilang aman untuk ibu hamil. Kau bisa melakukannya di sofa atau di sandaran tempat tidur. Posisi sambil duduk bisa menjadi cara berhubungan di usia kehamilan di akhir trimester ketiga. Kau juga bisa sambil merangkul dan menggapai punggung isterimu untuk mendapatkan keint*man yang lebih dalam,"


Alex : "Aku merasa menjadi binatang saat menanyakan semua ini padamu dok,"


Dokter : "Kau memang binatang buas, mertuamu yang mengatakannya padaku, maka dari itu jadilah binatang yang tahu aturan...haha,"


Alex : "Hahaha, baiklah,"


Alex tersenyum-senyum saat berbalas pesan dengan sang dokter, sampai-sampai sang isteri ada di depannya, dia tidak menyadarinya.


"Ehm," Laras berdehem, membuat sang mafia terkejut.


"Astaga! bukannya kau tadi ada di kamar rias?" tanya Alex heran.


"Aku sudah selesai, kau sedang berbalas pesan dengan siapa? sepertinya asik sekali," ucap Laras penasaran.


"Kau duduklah di sampingku, lihat sendiri dengan siapa aku berbalas pesan," tukas sang mafia sembari menyerahkan ponsel miliknya.


Laras menuruti permintaan sang suami, ia kini duduk di sampingnya. Perlahan ia membuka pesan singkat yang ada di ponsel Alex, ia terkejut saat membaca pesan itu.


"Apa ini sayang?" tanya Laras menahan tawanya.


"Cara efektif untuk bermain saat hamil, kau mau mencobanya?" jawab Alex menatap sang isteri dengan tatapan lembut.


"Haha, kau pandai mencari pembenaran sayang, ya nanti malam bisa di coba, aku juga sudah merasa baikan, punggungku sudah sedikit membaik," Lampu hijau dari Laras membuat Alex tersenyum bahagia.


"Ini kau yang mengatakannya, jangan ingkar," pinta sang mafia.


"Iya, selesaikan acara pernikahan Angela dan Richi, baru memikirkan olahraga malam," Laras ternyata sangat setuju dengan keinginan sang suami yang memang sudah menahan diri terlalu lama.

__ADS_1


*NB : Informasi tentang kehamilan othor kutip dari google. Alamat webnya ini :https://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/kehamilan/kandungan/prenatal/bercinta-berhubungan-int\*m-saat-hamil/%3famp\=1*


Semoga bermanfaat 🤗🤗😘😘


__ADS_2