Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Sampai di kota


__ADS_3

Mobil yang membawa ketiga orang itu ke kota sudah datang. Mereka bertiga masuk ke dalam mobil dengan sukacita. Pada akhirnya, semua penderitaan akan berakhir dan keadilan akan menjadi nyata.


Di dalam mobil itu, Alex memberikan suatu ide yang sangat cemerlang. Dia akan membentuk suatu tim yang akan merongrong MK dan Aldren, dia tidak ingin ada perang yang terlalu kentara.


Sang mafia menginginkan cara yang berbeda.


Tapi, dia tidak akan mengatakan hal itu di tempat yang tidak seharusnya. Di dalam mobil ada 2 orang selain anggota nya yang akan mendengar, pada rencana ini sangatlah rahasia.


Alex mencoba menyimpan rencana ini dalam hatinya sebelum ketiganya sampai di kota.


Beberapa menit kemudian, Kota Macau pernah terlihat di pandangan Alex.


Mobil itu setelah membelah jalan menuju kota yang sangat ramai, sang sopir membawa ketika orang itu tempat di apartemen milik Angela.


"Terima kasih pak, kau memiliki hati yang sangat bersih dan baik hati." Sang mafia memberikan sejumlah uang untuk pak sopir, sedia juga menitipkan uang yang lain untuk sopir truk temannya.

__ADS_1


"Sama-sama Tuan, tapi bukankah ini terlalu banyak?" tanya sang sopir, uang segepok untuk pekerjaan mengantar adalah sesuatu yang tidak biasa apalagi dia dan temannya yang seorang sopir truk mendapatkan jatah.


"Tidak, kau terima saja. Kelak, kalau kau mendapatkan masalah, katakan kepada orang-orang yang mengagumi bahwa kau adalah saudaraku, Alex Fernando. Pasti orang yang mengganggumu akan lari tunggang langgang," jelas sang mafia yang memberikan perlindungan kepada sang sopir yang sudah berbaik hati mengantarnya sampai di kota.


"Oke Tuan, aku akan mengingat apapun yang kau katakan. Sekali lagi terimakasih, aku pergi dulu."


Sang sopir, segera tancap gas meninggalkan apartemen milik Angel.


Sekarang giliran Angela Liu yang menunjukkan perannya, dia memberikan arahan kepada Alex dan Frans bahwa keduanya harus melewati lift untuk sampai di lantai 20, cara mencari nomor dengan nomor 20 juga.


Kunci itu sudah terlihat lusuh tetapi Franklin untuk membuka pintu apartemen itu dengan kunci tersebut.


"Bisa, syukurlah!" Frank mengucap syukur saat itu dapat dibuka dengan baik menggunakan kunci kartu.


Setelahnya, Frank membaringkan sang gadis dia atas ranjang.

__ADS_1


"Tuan, bisakah kau memandikanku?" pinta sang gadis membuat Frank gugup.


Alex yang memahami maksud sang gadis kemudian mendorong Frank akan agar mengikuti apa yang dikatakan Angela.


"Bantu dia, apa salahnya membantu orang sakit," ujar Alex memprovokasi.


"Tapi bos?" Frank sepertinya sangat malu tetapi dia harus melakukannya.


"Apa kau akan menyuruhku memandikannya? kau sudah gila ya!" Alex pura-pura kesal agar urusan segera selesai.


"Maaf bos, oke!" jawab dengan berat hati.


Franklin kemudian menggendong tubuh itu ke dalam kamar mandi, Alex hanya menahan tawa saat membayangkan sedang begitu gugup.


"Kwkwkwk, rasakan itu! makanya jadi orang harus mencari pasangan, bagaimana bisa mendapatkan pasangan kalau gugup seperti itu? kalau aku jadi kau, sudah aku makan gadis itu! wkwkwk aku memang singa jantan, aku selalu mengingat istriku jadi aku tidak akan pernah melakukannya .. Haha." Sang mafia merasa bahagia untuk Frank, sudah memiliki tambatan hati.

__ADS_1


....


__ADS_2