Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Ingin istri macam Laras


__ADS_3

Alex selalu saja menempel kepada sang istri, membuat duda muda di sampingnya iri.


Kebahagiaan Alex saat berada di samping Laras membuatnya teringat akan sosok mantan kekasihnya, ya mantan kekasih, bukan mantan istri.


Karena mantan istrinya, sudah pergi bersama seorang bos mafia yang lebih kuat dan berkuasa. Sedangkan, mantan kekasihnya kini telah pergi entah kemana. Dia berusaha mencari gadis itu, tapi tak juga menemukannya.


Kini yang ada hanyalah, rasa hampa dan kehilangan. Dia memilih mantan istrinya daripada gadis itu, padahal di saat terakhir, mantan kekasihnya juga sahabat mantan istrinya, mengatakan untuk berhati-hati dalam membina hubungan, karena akan ada banyak sifat yang berubah saat menjadi satu dalam ikatan rumah tangga.


Tetapi saat itu, Joan lengah. Dia terlalu terpesona dengan mantan istrinya.


Kini dia tidak akan mendapatkan apapun dari pilihan yang ia buat, mantan kekasihnya telah pergi, sedangkan mantan istrinya juga pergi karena lebih terpesona dengan mantan istri yang tidak berguna itu.


Joan melamun, membuat Alex sangat ingin menggodanya.

__ADS_1


"Woy! kenapa?" tanya Alex.


"Oh, aku? tidak ada apa-apa, hanya saja aku sedang melihat istrimu. Dia mirip sekali seperti mantan kekasihku yang sudah pergi entah kemana," jelas Joan berkata jujur, dia tidak bisa berbohong lagi. Sosok Laras sangat mirip dengan mantan kekasihnya yang bernama Berlian.


Sesusai namanya, dia memang Berlian yang sangat berharga, tidak ada yang lebih indah dari gadis lain.


"Oh, kau memang ya? ingin bermain-main denganku rupanya?" Alex menjewer telinga Joan karena telah berani menatap wajah cantik sang istri.


"Bukan seperti itu maksudku, dia hanya mirip saja sifatnya, jika wajah, tetap cantik Berlian, mantan kekasihku." Joan tetap tidak mau kalah, dia akan terus memuji mantan kekasihnya.


"Aku sudah pernah menikah dan kecewa, aku hanya ingin mencari Berlian," jawab Joan yang masih ingin mendapatkan cinta Berlian kembali.


"Terakhir berjumpa memang dimana?" Alex mulai menelisik siapa mantan kekasih Jo itu.

__ADS_1


Joan bercerita jika Berlian pergi entah kemana, namun saat hari pernikahan Joan, gadis itu sempat datang kemudian ingin pergi dimana dia bisa bahagia, gadis itu hanya mengatakan hal yang ambigu.


Alex menyarankan untuk Joan tetap mencari Berlian, tidak ada yang bisa ia lakukan selain itu.


Gadis macam Berlian sangat langka, tidak ada yang mampu datang ke pernikahan seorang yang sangat ia cintai, hanya beberapa orang saja yang mampu melakukannya.


"Aku akan mencari tahu tentang hal itu, kau bisa lebih tenang setelah ini," ucap sang mafia.


"Wah kau baik sekali, aku sangat berterimakasih kepadamu," jawab Joan.


"Ini aku lakukan agar kau tidak melirik ke arah istriku tercinta." Ada hal yang sangat bagus di dalam isi kepalanya. Dia ingin menjodohkan Berlian dengan Joan kembali.


"Astaga, mana berani aku melakukannya Lex," ucap Joan yang tidak akan merebut Nyonya Besar bos Death Angel, karena dia mengetahui bahwa Alex adalah type setia. Pria mafia yang hanya ingin cinta dari satu wanita yang telah memberikannya 5 anak, Laras Nugraheni pastinya.

__ADS_1


"Haha, bagus! kubur mimpimu dalam-dalam saat kau berniat menggandeng istriku menjadi milikmu!" ancaman sang mafia sungguh nyata. Joan mundur teratur.


....


__ADS_2