Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Empat serangkai berkumpul


__ADS_3

Zicko masih duduk manis di ruangan bos Alex. Suasana kini sudah mulai mencair, sang mafia tidak terlihat emosional lagi.


Tawa Alex membuat Zicko lega.


"Bos, untuk selanjutnya, kita akan langsung menyerang markas Dama atau mencari softcopy video itu dulu?" tanya Zicko.


"Cari softcopy video dulu, besok pagi si Dama sialan itu akan membuat kejutan tidak berguna. Kita balik keadaan." Sang mafia terlihat yakin dengan ucapannya.


"Maksud bos?" tanya Zicko dengan mengeryitkan dahinya.


"Kau kenal si bodoh itu kan?"


"Yovan, maksud bos?"


"Iya, dia. Aku tidak menyangka dia bisa diandalkan."


"Apa yang bisa dia lakukan untuk kita bos?"


"Haha, kau lihat saja nanti, kalau dia sudah ada di bandara, jemput dia," pinta sang mafia.


Zicko masih bingung dengan rencana sang bos.


Tapi lebih pria itu menurut, daripada diajak baku hantam.


....


Saat obrolan keduanya sedang asik, tiba-tiba ada suara ketukan pintu.


Alex mempersilakan orang yang mengetuk pintu tersebut.


KLEK!


Saat pintu itu terbuka, Alex langsung terperanjat karena yang kedua netranya melihat pria gagah yang memiliki tinggi kurang lebih sama dengannya sedang bersender di pintu yang baru saja ia buka.


"Kenapa hanya melihatku? apa kalian terlalu terpana dengan ketampananku?" ucap si pria itu


berlagak.

__ADS_1


"Yovan si brengsek!" pekik Alex yang langsung berlari memeluk pria itu.


Zicko juga tak kalah excited, dia juga menghampiri sahabat sang bos.


"Zick, lama tak jumpa, bagaimana kabarmu? masih jomblo ya?" celetuk Yovan.


"Shiiitt! memangnya kau tidak?" ucap Zicko kesal, dia mengacak rambut Yovan kasar.


"Haha, sudahlah! sesama jomblo harusnya saling mendukung," canda Alex.


"Cih, percaya bos! kau sudah menikmati sedapnya berumah tangga, hingga anak lima itu sungguh menggairahkan. Sehari berapa kali bos?"


Alex menjitak kepala Yovan, si nakal yang menyebalkan.


Zicko menahan tawa saat Yovan mendapatkan hukuman atas kesalahannya.


Di saat mereka bertiga sedang bercanda, datanglah Willy.


Suasana menjadi suram.


Mengingat menit sebelumnya, sang bos marah kepadanya.


Alex meminta Zicko dan Yovan menyingkir karena dia akan menyelesaikan urusannya dengan Willy.


Zicko mencegah langkah sang mafia.


Tetapi Alex tetaplah Alex, dia tidak akan menghentikan apa yang sudah dia mulai.


"Zick, mundur."


Suara sang mafia yang terdengar berat, membuat suasana menjadi tegang.


"Lex," ucap Yovan sembari mencengkeram pundak sang mafia, dia juga ingin mencegah sang mafia agar tidak melakukan hal berlebihan terhadap Willy.


"Kalian berdua minggir, aku dan Willy masih memiliki urusan yang belum selesai." Sorot mata sang mafia begitu tajam, ada rasa kesal yang teramat di dalam dadanya.


Kedua kakinya kini telah berdiri di depan sang anak buah yang masih membungkuk menantikan jawaban dari permintaan maafnya.

__ADS_1


"Tegakkan badanmu Wil!" pinta bos Mafia.


Willy langsung menuruti ucapan sang bos. Setelah tubuhnya berdiri sempurna, dia menatap sang bos yang juga menatapnya tanpa berkedip.


"Maaf bos!"


Plak!


Alex menampar pipi Willy sangat keras, hingga meninggalkan bekas kemerahan di sana.


"Ini adalah bukti kasih sayangku padamu! jika ingin meminta maaf, minta maaf saja! aku akan memaafkanmu. Tapi satu, aku tidak suka kau lemah, anak buahku harus lebih kuat dariku! aku memang rapuh saat membahas anak dan istri, itu kesalahanku dan kau boleh membalas tamparanku!" Sang mafia meraih tangan Willy dan memintanya untuk menampar pipinya.


Tapi Willy justru memeluk tubuh sang bos erat.


"Aku berjanji akan memenggal kepala Dama bos!" ucap Willy.


"Buktikan ucapanmu dan lepaskan pelukanmu! aku seorang pria normal!"


Yovan dan Zicko menahan tawanya saat melihat pertunjukan anak buah dan bosnya.


"Wil, bosmu itu pemain handal! coba kau lihat hasil kebrutalannya, dia membuat istrinya harus susah payah melahirkan lima baby sekaligus, dia terlalu normal untuk menjadi seorang pria."


Seketika empat serangkai itu tertawa bersama.


Ketegangan yang semula hadir, kini telah kembali damai seperti sedia kala.


"Pria sialan! kau harus bantu Willy dan Zicko menyeret Dama ke markasku!"


"Baik bos!" jawab Yovan tegas.


.....



Rekomendasi novel yang bagus untuk kakak2 kece semua.


Jangan lupa tap ❤️, like dan komen ya 😘

__ADS_1


Love you All


❤️❤️❤️


__ADS_2