
Anak buah MK bergerak cepat, mereka langsung tancap gas menuju markas Aldren yang ada di pinggiran kota Macau. MK telah mengatakan bahwa Aldren dan sang ibu telah bertahun-tahun hidup di Macau karena tidak mendapatkan pengakuan dari Tuan Fernando.
Aldren dan sang ibu bernama Farah mendapatkan hukuman pengasingan di tempat ini. Sejak saat Blue berjaya sampai luluh lantah akibat Naga api.
Sebenarnya Farah adalah gadis cantik yang di pinang secara sembunyi-sembunyi oleh Tuan Fernando, tapi untuk anak, Farah memang tidak bisa memberikan keturunan, tapi entah mengapa dia mengatakan sudah memiliki keturunan bersama Tuan Fernando.
Waktu itu heboh seluruh kota Utara, anak sah Tuan Fernando hanya Alex dan Justin. Jika ada anak lain, kemungkinan besar adalah bukan anaknya, maka dari itu. Aldren dan sang ibu, Farah, telah terusir dari tanah kelahirannya.
Semua masih misteri, sampai saat ini juga belum ada yang mampu membuka misteri tentang anak lain dari pernikahan Tuan Fernando bersama Farah.
Tuan Fernando, juga menikah dengan Farah karena untuk melindungi dia dari seorang rentenir yang merongrong keluarganya, bukan cinta yang tulus seperti cintanya kepada Raihana.
...
Perjalanan menuju markas tidak terlalu mendapatkan rintangan, karena areanya masih berada di sekitaran kota Macau.
Saat sang anak buah mendapati alamat markas dari MK, keduanya langsung mencari keberadaan markas tersebut.
__ADS_1
Setelah mendapatkan alamat yang dimaksud, kedua orang itu perlahan masuk ke dalam area markas.
"Siapa kau?" tanya salah satu penjaga gerbang markas Aldren.
"Aku anak buah MK, sekutu bos mu!" jawab anak buah MK lantang.
"Oke, tapi aku akan memeriksa mu terlebih dahulu." Si anak buah Aldren mengecek seluruh tubuh utusan MK.
Saat diperiksa, ternyata tidak ada yang mencurigakan.
Dua anak buah MK lolos dari check, keduanya di perbolehkan masuk menemui bos mereka.
....
"Bos, ada yang ingin bertemu," ujar anak buah Aldren.
"Siapa?" tanya Aldren yang duduk di kursi putarnya membelakangi tubuh anak buah MK dan anak buahnya sendiri.
__ADS_1
"Utusan MK bos," jawab sang anak buah.
"Ada apa mencariku," tukas sang pria yang memiliki tubuh tinggi dan gagah itu.
"Bos MK membutuhkan bantuanmu," jelas salah satu anak buah MK.
"Ada apa? masalahnya seperti apa?" tanya Aldren yang kini memutar kursi itu menghadap orang-orang yang ingin bertemu dengannya.
"Basmi bos Alex, Alex Fernando." Permintaan anak buah MK langsung to the point.
"Haha ... setelah sekian lama MK tidak datang, kini kalian berdua para utusan MK yang datang. Aku tidak mempermasalahkan ini, tapi pada intinya, tolong sampaikan kepada bosmu! mari kita perang dengan anak kurang ajar ayah yang tak menganggapku ada!" Aldren beranjak dari suaranya dan menghampiri orang yang berada di depannya.
"Kapan MK akan melakukan penyerangan?" tanya Aldren terlihat menggebu-gebu.
"Terserah Tuan saja, bos MK kita mengalami hal yang sulit, jadi dia meminta bantuanmu." Anak buah MK terlihat mengenaskan karena bos mereka saat ini dalam kondisi yang kurang baik.
"Oke! Fai, kau mengatur jadwal untuk bertemu dengan Alex. Aku ingin bertatap muka dengannya, melihat wajah sialan Fernando di matanya. Aku sangat malas untuk melakukannya tetapi ini adalah hari yang penting. Aku dan dia, 2 pria dengan darah yang sama, tetapi perlakuan yang berbeda! Cih! aku tidak sudi disebut anak haram!!!"
__ADS_1
....