Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Masih di Taman Hiburan


__ADS_3

Laras memahami sang suami, dia tak akan membebani Alex. Pada dasarnya, semua hal yang terjadi padanya merupakan suratan takdir. Dia harus mengalami banyak hal dalam mencintai sang suami, dari tidak direstui sampai sang suami hampir tewas karena musuh.


Ini sangat menyakitkan baginya tetapi harus dijalani dengan ikhlas. Jika Alex memang tak bisa mengantarnya ke dokter kandungan, sang suami pasti akan meminta salah satu dokter terbaik untuk merawat Laras di rumah.


Tetapi memang sekarang serba terbatas, banyak nyamuk yang terus menyerang membuat Alex harus ekstra waspada. Dia tidak mau, ada salah satu musuh yang menyamar sebagai dokter kandungan masuk ke dalam rumahnya.


Semuanya serba sulit untuk kali ini. Jika tiba-tiba ada seorang pria yang mengaku sebagai dokter kandungan dan ingin merawat Laras, akan membuat sang mafia yang menjadi pria yang sangat bersalah.


Dia tidak mau terjadi sesuatu yang buruk terhadap calon bayinya dan Ibu yang mengandungnya.


Itu sebabnya Alex bukannya lalai tetapi memang kesempatan yang belum ada.


"Esok, sebelum Ibu pulang ke kota Utara, ibu akan menelpon dokter yang membantu persalinan 5 baby dulu. Dia beberapa tahun ini sedang banyak pekerjaan jadi tidak dapat membantumu, semoga saja besok dia bisa datang kemari," ucap sang ibu memberikan harapan kepada sang putri agar tidak sedih meskipun dia tidak datang ke dokter kandungan di temani oleh sang suami.


Tapi dia akan mendapatkan seorang dokter terbaik yang sangat berpengalaman di bidangnya.


"Ibu, bukan hanya itu keluhanku. Aku Alex berhenti menjadi bos mafia, apakah itu mungkin Bu?" tanya Sang anak terhadap ibunya, berharap jika sang Ibu bisa membantunya membujuk Alex agar segera pindah dari kota New York dan menjalani kehidupan seperti biasanya.


"Menurutku, tidak bisa sayang. Seperti seorang kepala Polisi, dia juga atas dirinya dan semua anggotanya, jika dia ingin bahagia dan damai, semua musuh harus habis di tangannya. Tetapi kita kan tidak tahu siapa saja maksud dari Alex, secara dia adalah bos mafia yang menguasai menguasai banyak wilayah. Dia akan menjadi sasaran para musuh yang pasti ingin menghancurkannya," jelas Nyonya Fira pernyataannya.

__ADS_1


"Tapi Bu?" Laras tetap ngeyel, dia tidak ingin sama suami terjerumus terlalu dalam di dunianya yang sangat seram itu.


Tap ... tap ... tap


Terdengar suara langkah kaki yang menghampiri keduanya.


Langkah kaki itu ternyata milik Tuan Hans, dia menyusul anggota keluarganya ke taman hiburan karena sepi berada di dalam rumah terus.


"Wah, aku bisa keluar rumah juga! segarnya udara di luar," ucap Tuan Hans saat berada di tengah-tengah anak dan istrinya.


"Ayah? bagaimana ayah datang kemari?" tanya Laras heran dengan kedatangan sang ayah yang tiba-tiba.


"Dia ada di sana, bersama anak-anaknya memberi makan singa," ucap Nyonya Fira sembari menunjuk ke arah wahana binatang.


"Oke, silakan lanjutkan perbincangan kalian!" Tuan Hans mempersilahkan anak dan istrinya untuk berbincang kembali sedangkan dirinya menemui sang menantu.


....


Wahana Binatang...

__ADS_1


"Lex, bisakah kita bicara sebentar?" tanya sang ayah mertua.


"Bisa, ada apa?" jawab Alex dengan sikap tenangnya.


"Ini soal MK," bisik Tuan Hans.


"Oh, oke." Alex kemudian berjongkok di hadapan anak-anaknya sembari berpamitan sebentar.


Tapi kalimat yang tidak mau bisa jauh dari sang Daddy, Tuan Hans memberikan pengertian bahwa dia dan Daddy Alex hanya akan berbicara 5 menit saja.


Meskipun mereka keberatan, tapi Alex berhasil membujuk anak-anak untuk lebih bersabar karena urusan orang tua lebih penting.


Tuan penjaga tersedia untuk menjaga kelima anaknya, Alex sangat terbantu dengan bantuan orang tersebut.


"Minta tolong kau jaga anakku sebentar, oke?" pinta sang mafia.


"Ya Tuan, pasti akan saya jaga putra hebat anda," jawab si Tuan penjaga.


.....

__ADS_1


__ADS_2