
Markas MK ...
Seorang pria dengan pakaian serba hitam duduk berhadapan dengan seorang pria tua yang juga memakai pakaian yang senada.
Mereka berdua nampak membicarakan suatu hal yang penting.
"Bos Al, kau memang luar biasa tentang pembohongan publik ini!" puji pria tua yang ternyata adalah MK.
"Ini karena kau juga tuan, jika Tuan MK berkenan, aku ingin meminta jatah ku," ucap sang pria bernama Aldren, yang tak lain adalah pria yang sedang menjadi buah bibir di masyarakat karena sikap baik dan perbuatan mulianya.
MK memberikan satu koper berukuran besar, entah berapa isi lembaran dolar yang ada di dalamnya.
"Ini lebih dari 500 juta, kau bisa menghitungnya jika tidak percaya." MK menyerahkan koper itu kepada Aldren.
"Aku percaya kepadamu, setelah ini kita akan melakukan penyerangan kepada pihak kepolisian. Aku merasa mertua dari Alex harus mendapat pelajaran juga," ucap Aldren yang kini semakin merajalela, jadi tidak hanya menyasar sang mafia, tetapi seluruh anggota keluarganya.
"Tentu, kau bisa menculik anak dan istrinya, serta kau hancurkan karir Tuan Hans. Nama mertua Alex yang seorang polisi itu adalah Hans," jawab MK.
"Oh, oke. Aku baru mendengarnya sekali, karena aku jarang kepo masalah orang lain, sepertinya aku terlalu memikirkan istri Alex itu." Aldren, adalah pria gila yang hanya memikirkan kesenangannya sendiri. Dia sama kalau tidak memikirkan orang lain, karena dahulu sama orang tidak peduli padanya serta ibunya yang telah sekarat itu, meninggal pun tidak ada yang menghampiri dirinya dan memberikan dukungan.
Kini saatnya dia melakukan pembalasan pembalasan kepada semua orang, tidak terkecuali anggota keluarga sang mafia.
...
Transaksi kedua orang itu telah usai, Aldren berpamitan kepada MK tetapi tidak diperbolehkan untuk segera pulang.
__ADS_1
"Kau harus memberikanku imbalan yang setimpal atas segala kunci yang telah aku berikan kepadamu," jelas MK.
Ternyata dibalik ketangguhan Aldren, ada kekuatan MK di belakangnya. Meskipun pria tua itu tidak dalam keadaan baik-baik saja, tetapi dia masih masih memantau Al yang dengan lihainya menyebarkan berita hoax ke seluruh dunia internasional.
"Apa yang kau inginkan?"
"Cari Sia, aku ingin memilikinya. Aku pernah mencoba melupakannya tetapi tidak mampu, aku hanya ingin gadis itu."
"Theresia yang menjadi kekasih salah satu anggota Death Angel itu? apa kau tidak ingin memiliki kekasih yang lain?"
"Aku hanya menginginkannya."
"Hm ... ternyata kau budak cinta, okelah. Aku akan membantu mencarinya."
Aldren merasa urusannya sudah selesai, dia segera membawa koper besar itu keluar dari ruangan MK.
"MK telah membodohiku tetapi, jika tidak bekerjasama dengannya, semuanya akan sia-sia saja. Dia lebih lama bermain di dunia mafia ini, aku hanya mengetahui bagaimana cara balas dendam." Aldren berusaha menyusun dorong untuk keluar dari rumah itu.
Saat dia berada tepat di depan rumah MK, ponselnya berdering, ada kabar terbaru mengenai lokasi tempat tinggal sang mafia.
"Culik anak dan istrinya, usahakan tidak ketahuan." Aldren melewati segala batasan yang sudah ia miliki, setelah mengetahui gadis yang bernama Angela Liu pergi dari kehidupannya, dia semakin obsesi dengan Laras.
Dia sangat ingin menjamah tubuh sang wanita meskipun sudah memiliki banyak anak dan Laras adalah wanita dari rivalnya sendiri.
Aldren memang sedang di atas angin, dia tidak bisa kehilangan apapun yang ada di dalam hidupnya. Jika satu kabur, dia akan tetap fokus pada satu tujuannya. Menghancurkan sang mafia dan juga sang istri.
__ADS_1
"Tapi bos, penjagaan di rumah itu sangatlah ketat. Bagaimana bisa kami menerobosnya?" tanya sang anak buah.
"Pancing istrinya untuk datang ke Macau, kecerobohannya akan membuat semuanya menjadi kacau," jawab Aldren yang merasa memiliki banyak cara untuk menuju Roma.
"Buat huru hara, sekarang Alex sedang dalam tekanan, buat pemberitaan bahwa pria itu telah tewas karena kecelakaan pesawat, kau paham kan?"
Aldren nekat yang luar biasa pemberani, dia tidak tahu akibat dari perbuatannya.
"Oke bos, kami akan membuat berita tersebut."
"Aku tunggu kabar selanjutnya."
"Siap bos!"
Panggilan telepon itu pun berakhir, kini saatnya Aldren kembali markasnya.
Dia mengendarai mobil super mewah yang baru saja ia beli dari Paris, dia menyetir sendiri mobil tersebut.
"Aku yang akan menang setelah ini," ucap Aldren sembari menghidupkan mesin mobilnya dan selanjutnya tancap gas meninggalkan markas MK.
Di sepanjang perjalanan menuju markas miliknya, dia teringat akan sang ibu, Aldren ingin menemui sang ibu di pemakaman keluarganya.
"Aku sudah beberapa hari ini tidak datang ke pemakaman, aku memang bukan anak yang baik!" ucap Aldren, dia membanting stir untuk menuju arah pemakaman.
Dia membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai di pemakaman keluarga yang hanya ada sang ibu seorang, semua anggota keluarganya membencinya dan memindahkan makam ke tempat lain. Ini di karenakan sang ibu menjadi wanita malam dan menikahi seorang mafia kelas kakap.
__ADS_1
Keluarga besar sang Ibu tercoreng atas apa yang telah dilakukan, mereka semua memilih menjauhi Aldren.
....