Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Bandara Internasional Macau


__ADS_3

Perbincangan keduanya mengenai kakak Dafa harus berakhir saat pesawat yang mereka tumpangi mendarat di bandara internasional Macau.


Para penumpang mengantri untuk turun dari pesawat.


“Jo, kau harus memikirkan tentang kakakku, aku berharap kau mau dengannya.” Dafa mengatakannya dengan penuh harap.


“Astaga Dafa? Apa yang kau katakan? Kita baru saja bertemu tetapi kau sudah mendikte ku, harus ini dan itu. Lebih baik, kau bantu aku membawa tas ini,” ucap Jo sembari mengambil tas yang ada di bagasi atas pesawat itu.


“Ini,” imbuh Jo. Dia melempar tas itu tepat di wajah Dafa.


“Sialan! belum juga menjadi adik sudah diperlakukan dengan semena-mena.”


Dafa kesal tetapi yang dirasakan Jo, justru sebaliknya.

__ADS_1


Kedua pria yang baru saja bertemu itu menjalin kedekatan yang unik karena profesi keduanya yang berbeda latar belakang.


Apalagi sebagai wartawan berita kriminal, membuat Dafa terlihat seperti orang yang mencurigakan dan membahayakan geng Death Angel.


“Turun cepat!” ucap Jo, kala sebagian penumpang sudah turun dari pesawat.


“Iya, cerewet!” jawab Dafa yang berjalan terlebih dahulu daripada calon kakak iparnya.


Keduanya kini sudah keluar dari pesawat bersama penumpang yang lain, kaki keduanya kemudian berjalan menuju pintu keluar bandara agar segera melaksanakan misi yang telah mereka sepakati saat berada di dalam pesawat.


“Terserah kau aja Jo, sebenarnya aku memiliki uang tapi jika ada tumpangan gratis, justru lebih baik.” Dafa terkekeh melihat raut wajah Joan yang terkesan kesal saat dirinya menyukai sesuatu hal yang gratis.


“Hm ... modus semata. Kau memanfaatkan kesedihan kakak perempuanmu untuk mendapatkan gratisan, adik yang nakal!” ucap Joan masih dengan rasa kesalnya karena Dafa terkesan memaksanya untuk menikahi kakaknya yang katanya trauma dengan seorang mafia, padahal Joan juga mafia. Semuanya akan lebih rumit, namun entah mengapa Dafa begitu percaya diri meminta menjadi calon pengantin pria untuk kakaknya.

__ADS_1


“Ha ... ha ..., kau jangan sok kaya raya, aku tidak miskin. Ayahku seorang bos juga, jadi dia memiliki banyak uang, aku saja yang tidak ingin uangnya.”


Dafa seperti menyembunyikan rahasia tentang keluarganya, dia tidak ingin Jo tahu jika dirinya adalah seorang anak dari pria yang berprofesi sebagai pembunuh bayaran. Akan tetapi, dia sudah berhenti dua tahun ini.


Dafa sudah mampu menyikapi apa yang terjadi di dalam keluarganya yang penuh dengan konflik itu.


Kanada adalah tempat yang digunakan oleh sang ayah memulai hidup baru sebagai seorang petani gandum yang sukses, dia merubah identitasnya karena akan membuat Dafa kesulitan dalam melaksanakan tugasnya sebagai wartawan kriminal jika profesi sang ayah di masa lalu akan dikorek kembali.


Dia tidak suka ayahnya di katakan kriminal karena sang ayah melakukan itu di bawah tekanan bosnya, ayah Dafa ingin berhenti tetapi terhalang utang piutang, namun setelah semua hutang terbayar, dia bisa kabur meskipun tetap mendapatkan teror.


Pekerjaan Dafa bisa saja membuatnya terancam dibunuh karena sering mengupas masa lalu ayahnya yang seorang pembunuh bayaran.


Sang ayah yang sudah terlepas, tak mau memberikan informasi yang lengkap atas semua masa lalunya.

__ADS_1


Oleh karena itu, dia mencari keadilan untuk sang ayah yang dulu harus menderita karena hutang uang membawanya menjadi pembunuh bayaran.


....


__ADS_2