
Suasana Cafe semakin genting karena pemimpin dari tim anti terorr jadi tawanan sang mafia. Para pengunjung juga sangat ketakutan karena Alex mulai memainkan pelatuknya dan siap untuk menembakkan timah panas tepat di kepala sang pemimpin.
"Cepat! semuanya minggir! jika kalian tidak menuruti apa yang aku katakan, orang ini akan segera tewas dengan sangat mengenaskan!" Sang mafia terus memprovokasi para anggota tim agar mengalah dan tidak melakukan perlawanan.
"Kalian ikuti saja apa yang orang gila ini katakan! dia bisa membunuhku sewaktu-waktu karena orang gila ini adalah mafia kelas kakap!" ucap sang pemimpin dengan lantang membuat semua anggotanya tidak bisa berkutik lagi selain mengikuti apa yang dikatakan oleh Alex.
Para anggota sudah meletakkan senjata masing-masing di atas lantai, selain itu, Alex juga memerintahkan kepada anggota kepolisian untuk tidak bergerak dari tempatnya berdiri, jika mereka semua masih membangkang kematian sang pemimpin adalah taruhannya.
Alex benar-benar memegang kendali, kini dia membawa sang pemimpin keluar dari Cafe tersebut.
"Kau diam di sini," ucap sang mafia, masih dengan menodongkan senjata ke arah sang pemimpin.
Dia berjalan menuju mobilnya dan meminta tali kepada salah satu anggota Death Angel.
__ADS_1
Setelah mendapatkan tali itu, dia segera mengikat tangan dan kaki tubuh sang pemimpin, masih di bawah kendali sang mafia, anggota kepolisian itu tidak berkutik sama sekali.
Dor!
Satu tembakan dari pistolnya mengarah ke udara, menandakan dia untuk segera kabur dari tempat itu.
Dari balik kaca Cafe, semua anggota kepolisian melihat pemimpinnya sedang mendapatkan kesulitan, karena Alex udah kabur dengan mengendarai mobil miliknya kini giliran anggota kepolisian untuk mengejarnya..
"Pak! anda baik-baik saja?" tanya salah satu anggota kepolisian. Dia membantu sang pemimpin melepaskan ikatan tali di sekujur tubuhnya.
"Baik Pak! kami akan melaksanakan apapun yang anda katakan," jawab sang anggota dengan patuh dan penuh dedikasi.
Dua anggota kepolisian memapah tubuh sang pemimpin dan membantunya masuk ke dalam mobil, ketika orang itu kemudian menyusul anggota lain yang sudah lebih dulu mengejar Alex.
__ADS_1
....
Di sepanjang perjalanan, Alex mencari jalan tikus untuk menghindari kejaran anggota kepolisian.
Sang mafia jalan pesawahan, hingga dia terjebak di jalan buntu.
"Sialan! di saat seperti ini selalu ada halangan!" umpat sang mafia yang segera turun bersama anak buahnya meninggalkan mobil tersebut, sembari membawa senjata yang sudah dipersiapkan untuk jaga-jaga.
Saat sang mafia dan anggota Death Angel sudah berhasil kabur, anggota kepolisian berhasil menemukan mobil milik sang mafia.
Mereka mengira, di dalam mobil itu ada Alex para anggotanya, mereka sudah menodongkan pistol ke arah mobil tersebut tetapi hasilnya nihil karena saat pintu mobil itu dibuka, tidak ada seorangpun di dalam sana.
"Sialan! mereka semua sudah kabur! cari lagi sampai dapat! mereka semua adalah pelaku kriminal yang harus segera ditangkap agar tidak meresahkan masyarakat!" perintah anggota kepolisian yang memimpin pengejaran itu.
__ADS_1
"Siap pak! laksanakan!" Semua anggota kepolisian masuk kembali kedalam mobil masing-masing dan segera tancap gas mengejar sang mafia dan para anggota yang telah kabur lebih dulu.
.....