Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Menyelidiki


__ADS_3

Sang mafia mencari informasi tentang apa yang di ketahui oleh mesin pencari di internet mengenejai Aldren.


Pria berusia 30 tahun yang memiliki paras tampan dan kekayaan yang bergelimang, membuatnya ingin berhenti sekolah istri. Aldren F, entah mengapa dia tidak menyebutkan kepanjangan dari F tersebut. Dia adalah pria misterius yang sempat menjadi orang nomor 5 di Macau yang sangat berpengaruh. Aldren tiba-tiba menghilang 2 tahun lalu akibat 2 pabrik kilang minyaknya terbakar, dia membuat pengumuman bahwa ada yang menyebut aksi pabriknya, setelah itu sudah tidak terlihat lagi.


"Hanya ini saja informasi tentangnya? apakah mesin pencari di internet itu bodoh? tidak mendapatkan informasi yang lebih penting," ucap sang mafia sembari menghubungi badan intelijen yang ia percaya bisa menyelidiki tentang Aldren agar wajahnya tidak lagi terpasang di mana-mana.


Dia menelepon seseorang yang sangat dipercaya, dia adalah ...


"Yuen, bagaimana kabarmu? apakah kau masih ada di Macau? jika ia aku meminta bantuanmu," pinta sang mafia dengan tegas.


"Aku masih berada di Macau dan ingin menemuimu, ada banyak hal yang ingin aku tanyakan, terutama tentang berita yang sedang gencar di media massa dan media elektronik, aku mengetahui fakta tentang adik tirimu, bisa kita bertemu?" Kebetulan sekali, kedua orang yang dahulunya bermusuhan kini telah menjadi sahabat dekat, justru memiliki pemikiran yang sama.


"Haha ... aku rasa otak kita kembar, aku juga ingin bertemu denganmu dan meminta informasi tentang Aldren," tukas sang mafia merasa keberuntungannya sedang di atas angin.

__ADS_1


"Aku akan menemuimu di Cafe dekat kantor polisi pusat di Macau, kau masih ingat kan tempat itu?" Yuen, ingin bertemu dengan sang mafia di tempat pertama kali mereka berkelahi.


"Aku tidak akan melupakan tempat itu, di sana adalah pertama kali kita memulai permusuhan yang nyata, apa luka tusuk itu masih ada di dadamu?" tanya Alex mengkonfirmasi.


"Masih, tetapi sudah tidak terlalu kelihatan karena aku mengobatinya dengan salep khusus buatan nenek moyang." Pembicaraan yang semula terdengar serius kini melenceng arah candaan unfaedah.


"Haha ... apakah itu salep yang sama dengan waktu itu?" tanya Alex memastikan.


"Hahahaha ... ternyata, kau masih menggunakan produk zaman dulu untuk mengobati bekas luka, tapi nenek moyangmu sudah tak sekuat dulu akibat seleksi alam, kwkwkwkwk ...." Alex kalau sudah bercanda memang seperti itu, keterlaluan. Nenek Yuen sakit karena encok, di bilang seleksi alam.


"Orangnya, masih kuat. Tetapi daun herbal yang dibuat untuk membuat salep itu yang sudah tidak bisa ditemukan lagi, kurang ajar! nenekku masih berstamina, kau ajak berkelahi juga masih kuat," ucap Yuen membanggakan sang nenek moyang.


"Oke, bisa dibuktikan setelah ini. Biasanya, aku akan mendapatkan lemparan batu saat penghinaan ini tepat di depan matanya, wkkwkwk."

__ADS_1


Sang mafia teringat akan dirinya yang tidak sengaja bercanda tentang sang nenek tetapi tidak mengetahui jika nenek tersebut ada di belakangnya, alhasil sang nenek menimpuk kepalanya dengan sebongkah batu hingga berdarah.


Semuanya dengan sangat lucu padahal aku itu itu ganteng sekali, Alex harus mendapatkan 23 jahitan akibat ulah tengilnya bercanda mengenai nenek moyang Yuen.


"Aku sudah punya istri dan anak, apa kau juga sudah menikah Nana?" Pertanyaan sang mafia sangat pribadi membuat Yuen, enggan menjawabnya.


"Silahkan pertanyaan tentang hal lain, aku tidak ingin membahas tentang Nana."


"Memangnya ada apa?"


"Aku gagal menikah karena dia bersama sahabatku, Ryun."


....

__ADS_1


__ADS_2