Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Psikopat!


__ADS_3

Kebahagiaan sang mafia sepertinya akan terusik dengan rencana Raf yang mulai mengirimkan beberapa orang mata-mata untuk mengintai rumah sang mafia.


"Kau dan lima anggotamu, segera cari rumah mafia itu. Aku memberi waktu dua hari untuk kalian menemukannya, jika kalian tak kunjung menemukannya, nyawa kalian adalah taruhannya!" Raf adalah orang yang tidak pernah mengingkari setiap apa pun yang terlontar dari mulutnya. Status penegak keadilan hanyalah kedok, dia sebenarnya sama saja dengan mafia jahat lainnya.


"Baik bos! kami rela mati jika itu yang terbaik," ucap salah satu anak buah Raf, mereka semua adalah pasukan berani mati, dan menerima apapun konsekuensi saat bertugas, jika memang tugas tersebut tidak sesuai dengan keinginan sang psikopat, mereka semua sudah siap untuk tiada.


"Bagus! tidak salah ayah mengirimkan kalian kepadaku, jika dia bisa merangkap status mafia menjadi anggota kepolisian mengapa aku tidak? kita semua berhak mendapatkan 2 status itu dalam satu waktu! ayahku adalah seorang anggota kepolisian bahkan paling disegani tetapi dibalik itu semua dia telah membantai berapa orang yang berusaha menghentikan bisnis narkoba serta penyelundupan senjata api miliknya, itu semua sudah terjadi sejak aku berusia 5 tahun. Jangan salahkan aku jika darah licik mengalir pada diriku karena aku memang anak kandungnya, siapa yang berani melawanku, neraka adalah tempat terindah untuknya! Ha..ha..ha.." Raf tertawa karena sudah merasa menjadi pemenang, padahal ini adalah awal kehancurannya, jika sasaran utamanya adalah Laras, dia harus berpikir ulang karena sang mafia tidak akan pernah membiarkan jasad pria itu utuh karena Alex pasti akan membakarnya hidup-hidupnya, sebagai balasan dari perbuatannya mengusik keluarga kecilnya.


Sang psikopat meminta anggota pilihannya untuk segera mencari rumah sang mafia, dia tidak ingin kecolongan lagi, Laras si gadis cantik harus menjadi miliknya kali ini.


"Tuan, kami undur diri! kami akan segera melaksanakan perintah yang telah Tuan berikan!" pamit salah satu anak buah Raf.


"Baik, lakukan dengan baik, jangan sampai ada kesalahan! laporkan apapun padaku jika terjadi hal yang mencurigakan!" Raf mengingatkan jika tugas ini harus berhasil tanpa cela.

__ADS_1


"Siap Tuan!" jawab salah satu anggota yang jadi pemimpin mata-mata Raf.


Semua anak buahnya satu persatu telah meninggalkan apartemen miliknya, Raf masih duduk santai di singgasananya.


"Laras...Laras.. kau itu sangat cantik, tetapi mengapa memilih seorang Alex Fernando? dia itu mafia tidak berguna! aku ingin kau, hanya kau! aku akan membahagiakanmu, lebih dari Alex! karena cintaku padamu tidak terbatas!" Raf mengingat wajah Laras setiap saat. Tiada hari tanpa paras cantik sang pemilik hatinya, di hati dan pikirannya hanya Laras seorang.


Dia sudah mencapai tahap budak cinta akut, padahal dengan wajahnya yang tampan, anggota kepolisian itu mampu mendapatkan siapapun, namun tidak semudah itu dia melupakan pesona Laras.


Gadis mana pun selalu kena mental saat mendekatinya, dia akan sadis dengan gadis lain tetapi berbeda perlakuannya jika bertemu dengan Laras. Dia akan menjadi seperti hewan peliharaan yang patuh terhadap Tuannya.


Raf duduk di lantai dan menyenderkan tubuhnya di tepi ranjang, ia menatap bingkai yang berisi foto sang gadis dengan senyum yang mengembang.


"Laras, ini adalah foto saat kau berada di hamparan bunga lily putih yang indah, aku diam-diam mengambil gambar ini, kau sangat cantik dengan riasan sederhana. Celana jeans warna hitam, kemeja warna putih tulang, senyum mengembang yang cantik, gigi putih yang bersinar. Kau memang gadis ku yang manis dan cantik. Tidak ada yang bisa menggantikan dirimu di hatimu, aku ingin sekali memelukmu, menciummu, menjadikanmu satu-satunya di hidupku! Laras! i love you!" Baru saja Raf merasakan kebahagiaan Karena rasa cintanya yang dalam terhadap Laras, tetapi saat mengingat gadis pujaannya telah bersuamikan seorang bos mafia, Raf kesal. Raf menghancurkan bingkai foto tersebut dan menginjak-injaknya.

__ADS_1


"Hah! kau adalah milikku, mengapa kau mengkhianatiku Laras! jika Alex mampu meluluhkan hatimu, setidaknya aku juga bisa menjauhkanmu dari suamimu yang brengsek itu! kalian berdua akan hancur bersama-sama!"


Raf menjadi pria yang tidak bisa di tebak, dia sangat mencintai Laras, tetapi dia sangat marah karena pernikahan sang wanita pujaan bersama Alex.


"Kalian akan membayar setiap kesedihan dan kekecewaan ini! tunggu saja akhir hidup kalian berdua! pasangan berengsek!"


Raf kembali membanting apapun yang ada di depannya sebagai pelampiasan emosinya.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung...


__ADS_2