Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Joan, penyelamat


__ADS_3

Di saat sang mafia memikirkan nasib dirinya, keluarganya serta gengnya, seorang pria yang sebenarnya masih memiliki hubungan darah mulai muncul.


Dia adalah, Joan.


Selama ini Tuan Fudo tidak pernah memberikan izin untuk nya keluar dari apartemen karena adanya Aldren, pria licik itu akan memanipulasi data yang ada.


Aldren juga akan membuat Joan masalah besar karena keduanya pernah berseteru di masa lalu.


Kini Joan, mendapatkan mandat dari tetua Death Angel untuk membantu sang mafia. Tuan Fudo secara khusus meletusnya untuk pergi ke Macau.


"Jo, bantu Alex." Sang tetua tidak suka basa-basi, dia langsung ke inti permasalahannya.


"Oke Tuan, kapan aku pergi ke Macau?" tanya Joan.


"Sekarang, ayahmu biarkan Guru Fu yang menemaninya." Tuan Fudo memberikan opsi yang terbaik agar ada yang merawat sang ayah. Guru Fu dan ayah Joan sudah bersahabat cukup lama, mereka akan senang jika bisa saling bercengkrama.


"Oke Tuan, aku akan bersiap-siap."


"Ya, sepuluh menit lagi, akan ada orang suruhan ku datang ke apartemenmu," ucap Tuan Fudo.


"Baiklah,"

__ADS_1


Panggilan telepon itu berakhir.


Joan langsung berkemas, dia hanya beberapa helai baju saja.


Sang ayah yang sedari tadi duduk di sampingnya, tersenyum kala mendengar sang anak akan menunaikan tugas membantu Alex.


"Fiuh! Tuan Fudo akhirnya memberikanmu izin Jo," ucap sang ayah.


"Iya, ayah. Aku tidak menyangka waktu ini akan tiba, penantian panjang yang kadang menyebalkan." Joan mengemasi barangnya dengan nada mengomel.


"Tapi kau berharap untuk menjadi penyelamat Alex kan? kau mengaku saja!" Sang ayah menggoda sang anak.


"Aku tidak berharap, hanya saja menunggu waktu yang tepat ... Haha," ucap si Joan dengan melempar candaan.


"Sepertinya orang suruhan Tuan Fudo sudah datang." Joan langsung membawa tas yang berisi bajunya dan perlengkapan pribadi nya kemudian berpamitan kepada sang ayah, setelah itu dia membuka pintu apartemennya, ternyata dugaannya benar, seorang pria dengan jas hitam memintanya untuk segera ikut bersama menuju bandara internasional Jhon F Kennedy.


....


"Kau Joan ya? lama sekali tidak bertemu," ucap utusan Tuan Fudo.


"Iya, ehm ... kau sendiri pasti temannya Yovan ya? iya kita lama sekali sampai jumpa, aku berada di kota Utara, tetua menyembunyikan keberadaan aku dan ayah. Ada orang yang membenci kami, jika kami mendapatkan masalah, Tuan Fudo pasti akan membantu." Joan mengatakan segalanya tentang kebaikan Tuan Fudo.

__ADS_1


"Yovan, berkhianat, itu kata Tuan Fudo. Tetapi Alex bilang, dia tidak percaya meski Alex sendiri masih belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi."


"Aku akan menemui Tuan Yuen, dia musuh Alex yang kini telah menjadi teman, dia seorang intelejen yang akan membantuku mengupas masalah tentang apa yang terjadi di Macau!"


"Iya Jo, kau harus membantu Alex, di sana, dia sedang mendapatkan banyak masalah!"


"Oke. Dengan segala kemampuan yang aku miliki, aku pernah berjanji kepada Paman Fernando, akan membantu Justin ataupun Alex saat mereka dalam kesulitan."


"Bagus!"


Tidak terasa, langkah kedua orang itu telah berada di depan mobil mewah milik Tuan Fudo.


Sopir pribadi Tuan Fudo mempersilahkan Joan masuk ke dalam mobil.


Setelah itu, baru dirinya yang duduk di jok kemudi.


"Kita berangkat Jo."


"Ya, Tuan. Jangan mengebut, aku tidak suka."


"Siap!"

__ADS_1


....


__ADS_2