
Tuan Hans dan Guru Fu bergegas menuju rumah sang Guru yang ada di alamat xxx. Mereka berdua berharap agar sang mafia masih bisa bertahan.
"Guru Fu, apa kita masih lama?" tanya Tuan Hans yang diam-diam merasa khawatir dengan keadaan sang menantu.
"Setengah jam lagi, kau tidak perlu cemas. Menantumu adalah pria yang tangguh, biarpun terluka di sekujur tubuhnya, dia tidak akan mudah menyerah." Guru Fu memberikan energi positif kepada Tuan Hans agar tidak terlalu mengkhawatirkan sang menantu. Alex sudah melewati bertahun-tahun lamanya menjadi bos mafia. Ibarat kata, tebasan katana adalah teman yang akan selalu ia temui di setiap pertarungan.
Setelah berbincang cukup lama, tak terasa, mobil itu telah berhenti di depan rumah Guru Fu di alamat xxx.
__ADS_1
Tanpa terduga, di sana sudah banyak orang berjejer dan berbaris dengan rapi menunggu kedatangan sang Guru.
Di sana juga sudah ada Willy, Erland dan anggota Death Angel yang sebelumnya akan menyerbu markas Asley dengan kekuatan sendiri, tetapi karena ada panggilan dari Richi, akhirnya mereka putar balik menuju rumah Guru Fu di alamat yang telah di sebutkan.
Guru Fu keluar dari mobil bersama Tuan Hans, perlahan kedua kaki mereka berjalan mendekat ke arah sekumpulan para mafia kelas kakap yang menjadi andalan Alex dan Guru Fu.
"Mengerti Guru!" jawab semua anggota gabungan dengan serentak.
__ADS_1
Semua orang membubarkan diri, saatnya menunaikan tugas negara. Baku hantam tak terelakkan lagi. Suasana sudah mulai mencekam. Bau anyir darah yang akan tertumpah sudah mulai terhirup.
Pertarungan sebenarnya antara kedua kubu yang memiliki kekuatan seimbang membuat pertarungan dahsyat ini menjadi hal yang sangat di nanti oleh Guru Fu.
"Guru Fu, setelah sekian lama tidak unjuk gigi, kau sudah siap untuk bertarung? aku khawatir jika Guru akan terluka, apa tidak lebih baik kau hanya sekedar memantau dan memberi perintah saja?' Salah satu murid Guru Fu yang ada di Tim C, merasa cemas. Salah satu pilar terbaik Blue Sea harus ikut turun tangan, membuat mereka tidak enak hati.
"Apa kau meragukan kemampuanku? saat ini, aku memang sudah tua, tetapi aku masih bertenaga! kau saja pasti kalah jika bertarung denganku!" Guru Fu sangat percaya diri karena memang sang Guru mengatakan hal yang sebenarnya.
__ADS_1
"Maaf Guru, tapi Asley Xie tidak selemah dulu, dia memiliki banyak anak buah yang pandai bermain katana! itu yang membuatku mengkhawatirkanmu," jelas sang murid yang mengetahui jika Guru Fu pernah terkena banyak tebasan katana, sehingga membuatnya harus vakum di dunia mafia selama 2 bulan di masa lalu saat masih di Blue Sea.