
"Iya, kau tenang saja, lanjutkan perbincangan kalian, aku menjadi pendengar setia saja," ucap Nyonya Fira yang begitu seksama memperhatikan apa yang di ucapkan oleh Guru Fu dan Alex.
Alex sedikit rancu dengan informasi yang diberikan oleh Guru Fu, di awal cerita, sang Guru mengatakan orang itu bukan Alvin, tetapi di akhir cerita dia mengatakan itu Alvin. Alex kembali menanyakan hal tersebut agar lebih jelas.
Dan ini adalah jawaban dari sang Guru.
__ADS_1
"Awalnya aku mengira itu bukan Alvin, tetapi melihat isi dari surat ini, maksud dan tujuannya sangat jelas. Hanya ada 3 nama yang ingin keluargamu hancur, pertama, Alvin Shin, Asley Xie dan Michel Rich. Mereka sebenarnya masih ada hubungan kerabat, tetapi karena perbuatan Xiauling mereka semua berdiri sendiri dan memiliki sifat serakah masing-masing. Aku hanya menganalisa apa yang aku ketahui," jelas Guru Fu, Dia hanya bisa menerka-nerka dan belum bisa memastikan siapa pelaku yang sesungguhnya. Tetapi dia akan berusaha untuk membantu sang mafia menangkap semua penjahat yang akan menghancurkan anak turun dari Tuan Fernando.
"Apa kau memahami apa yang aku ucapkan? maafkan aku jika salah menerka, aku sudah tua banyak hal yang aku lupa, makanya aku membutuhkan Fudo sebagai otak berjalan, karena dia menulis segalanya di dalam buku saat mendapatkan banyak informasi tentang hal-hal yang penting," imbuh Guru Fu yang hari ini genap berusia 60 tahun, Tetapi dia masih segar bugar karena memiliki sifat penyabar dan menjaga tubuh agar tetap sehat, Meskipun tidak bisa dipungkiri rambutnya sudah mulai memutih.
"Tidak masalah Guru, pada intinya kita harus segera membasmi semua orang yang akan menghancurkan keluarga kita dan Death Angel, apa sudah cukup pembahasan kita? aku ingin bertemu dengan isteriku," ucap sang mafia yang sedetik saja akan merasa rindu tanpa menatap wajah sang istri tercinta.
__ADS_1
"Lagi-lagi kau pesulap Guru, iya aku ingin mengetahui sepak terjang M.R," ucap Nyonya Fira yang sangat penasaran dengan si M.R ini.
"Aku tidak tahu apa-apa tentang dia, semua informasi telah di sembunyikan," jawab Guru Fu yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan M.R lagi. Dia sudah merasa terkhianati, meskipun dia ingin mencari kabarnya, itu hanya ingin mengatakan 1 hal jika penghianat harus tewas.
"Oke, aku hanya ingin menanyakan hal itu, karena beberapa hari yang lalu aku bertemu dengan orang yang dipanggil M.R, dia bekerja di sebuah restoran menjadi seorang owner, dia juga mengatakan berasal dari luar kota dan memiliki kemampuan bela diri. Aku sempat mengorek informasi tentang dirinya karena tidak sengaja dia menabrak ku dan menjatuhkan semua berkasku, dia meminta maaf dan mengajakku meminum kopi. Terjadilah perbincangan itu, dari situ aku mengetahui fakta tentang M.R, entah orangnya berbeda atau sama dengan yang Guru Fu sampaikan," jelasnya Nyonya Fira, dia takut jika ada salah satu berkasnya yang terjatuh dan dibawa oleh M.R, karena ada salah satu berkas yang hilang di waktu yang sama saat dia bertemu dengan M.R.
__ADS_1
Guru Fu menanyakan tentang ciri-ciri M.R yang Nyonya Fira temui, Nyonya Fira seketika menjawab, "Dia pria dengan tinggi sekitar 175 cm, memiliki bekas luka di wajah, ada tato di leher nya tapi tidak terlalu terlihat, aku hanya melihatnya sekilas. Dia memakai kacamata, gaya bahasanya sangat lembut dan halus."
Guru Fu tersenyum sarkas saat mengetahui jika ciri-ciri disebutkan itu adalah M.R.