Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Chapter 50


__ADS_3

Setelah Kepergian sang kekasih, Alex merasa kesepian, tetapi ini adalah hal terbaik yang bisa di lakukannya. Dia tidak ingin kekasihnya meninggalkan kedua orang tua dan pendidikkannya demi dirinya. Karena setelah semua ini usai, dia memiliki mimpi untuk membangun rumah tangga yang bahagia bersama Laras. Tentu saja dia ingin sang istri lebih berpendidikan daripada dirinya agar anak turunnya tidak hanya pandai berkelahi, tetapi juga sukses di pendidikannya dan memiliki masa depan yang cerah.


"Urusan Laras dan keluarganya telah usai, sekarang aku harus mengurus Tuan Xiauling. Ya, aku akan menelfon Richi untuk segera menyusun rencana penyerangan markas Toxic." Gumam Alex.


Alex kembali masuk ke dalam ruangannya dan mengambil ponselnya yang tergeletak di atas meja.


Dia membuat panggilan ke nomor pribadi Richard.


"Richi? kau dimana? apa kau masih ada di hutan bersama anggota yang lain?" Tanya Alex.


"Tidak, kami sudah berada di perbatasan. Awalnya kami mengalami masalah karena Tuan Roger mengira kami telah berbuat ulah, setelah Tuan Roger bicara dengan Tuan Hans, Tuan Roger melepaskan kami semua, tapi yang membuatku heran, kenapa Tuan Hans memanggilmu sebagai "calon menantunya"? ini sangat aneh dan mustahil terjadi. Kau dan dia sudah bermusuhan cukup lama dan berakhir menjadi hubungan keluarga? hal yang tidak bisa di percaya." Jawab Richi.


"Jika itu terjadi, apa kau mau mempercayainya? dia kini sudah merestui hubungan kami berdua." Ucap Alex.


"Astaga, apa yang ku dengar adalah sebuah kebenaran? seluruh kota akan gempar jika berita ini sampai menyebar. Seorang kepala polisi yang sangat menginginkan nyawa bos Death Angel kini telah merubah pandangannya terhadapmu dan menjadikanmu bagian dari keluarganya. Apa kau tidak curiga pada Tuan Hans yang begitu cepat memberikan restu? bisa saja itu hanya trik yang di mainannya untuk menjebakmu." Jawab Richi berargumen.


"Jika dia berkhianat padaku, aku akan kembali bertindak bar-bar dan membawa Laras pergi jauh darinya. Itu cukup adil untuk membayar pengkhianatan yang di lakukannya kepadaku." Ucap Alex.


"Kau memang pantas menjadi seorang bos mafia. Oh iya, aku sedang menyelidiki Tuan Xiauling." Jawab Richi.


"Sebenarnya aku juga ingin membicarakan ini denganmu, tapi karena kau sudah lebih dahulu membahasnya, jadi aku ingin mendengar fakta apa yang kau dapatkan."


Richi menceritakan jika dirinya menemukan fakta tentang markas Tuan Xiauling yang menurutnya terhubung dengan markas-markas yang lain milik Toxic karena saat dirinya ingin mengejar Tuan Xiauling, dia mendapati pria tua itu masuk ke sebuah pintu rahasia yang tidak dapat Ia buka. Di pintu itu ada tombol kombinasi angka yang belum terpecahkan olehnya.


"Kau cari tahu lagi hal-hal yang lebih mendetail dari Tuan Xiauling. Aku akan membantumu." Pinta Alex.


"Siap bos!!!" Jawab Richi.

__ADS_1


Alex menutup panggilannya dan kembali masuk ke dalam ruang baca Tuan Fudo.


"Semoga saja Tuan Fudo pernah menulis sesuatu tentang adiknya di salah satu file ini."


Alex memilah satu persatu file yang ada di depannya, begitu banyak catatan yang di buat oleh Tuan Fudo. Dia hampir putus asa mencari file tentang Tuan Xiauling.


"Adikku, Xiau-Xiau."


Alex membaca judul sebuah file yang baru di temukannya, dia duduk di kursi dan perlahan membuka file itu. Dia melihat ada banyak daun kering di dalamnya, di setiap daun ada kata-kata puitis.


Saat cinta itu datang, kau tidak mampu untuk menghentikannya. Saat cinta itu pergi, kau juga tidak mampu mencegahnya. Cinta bukan seperti itu Xiau-Xiau, kau harus mampu merasakannya. Dia akan datang ataupun pergi , bukan menjadi masalah yang berarti saat rasa cinta itu telah terpatri di hati.


Alex kembali membuka lembar demi lembar file itu, ada satu lembar file yang menurutnya berbeda dengan lembaran file yang lain. Di situ tergambar jelas wajah seorang gadis.


"Untuk Raihana, gadis cantik milik Tuan Fernando."


Gumam Alex sambil membaca tulisan yang berada tepat di bawah gambar itu.


Alex kemudian membuka lagi lembaran file yang di penuhi tulisan. Di sana dia melihat ada beberapa kode rahasia untuk memanggil satu sama lain.


"Tuan Fudo memanggil Tuan Xiauling dengan sebutan "8820" sedangkan Tuan Xiauling memanggil kakaknya dengan sebutan "8821" , apa maksud dari panggilan ini? apa angka ini di jadikan kode Tuan Xiauling untuk membuka pintu rahasia itu?"


Alex kemudian mengirim pesan singkat kepada Richi dan memberikan kode panggilan kakak adik dari Tuan Xiauling dan Tuan Fudo itu kepada Richi. Dia merapikan kembali file itu di rak.


"Terlalu banyak hal yang terjadi akhir-akhir ini hingga aku melupakan Kak Justin."


Alex menelfon Willy, setelah selesai mengantarkan Laras dan kedua orang tuanya ke rumah, Alex meminta Willy untuk pergi ke hutan kota utara untuk mengunjungi kakaknya.

__ADS_1


"Baik bos. Aku baru saja mengantarkan nona Laras dan keluarganya sampai rumah dengan selamat. Setelah ini, aku akan pergi ke hutan kota utara untuk mengunjunginya."


Alex menutup panggilan telefonnya. Kini bos mafia itu mulai berfikir tentang sang kakak yang juga menginginkan Laras, dia tidak bisa membayangkan saat Justin mengetahui jika Laras dan dirinya telah mendapatkan restu dari kedua orang tua Laras. Justin pasti tidak akan tinggal diam melihatnya hidup bahagia bersama Laras.


"Kau kakakku, tetapi aku juga tahu kau telah menyakiti hati gadisku hingga dia trauma, aku tidak dapat menerima itu semua,Kak. Meskipun kita harus bertarung, aku akan menyanggupinya. Kau bukan kakakku yang dulu, kau telah menjadi licik dan rakus." Gumam Alex.


Dia kemudian merebahkan tubuhnya di atas ranjang, dia memilih untuk kembali beristirahat untuk memulihkan tenaganya. Belum sempat memejamkan mata, Angela masuk ke dalam. Dia membuat sang bos mafia terkejut.


"Bos, apa mereka sudah pergi? mengapa mereka tidak memanggilku?" Gerutu Angela.


"Aku sedang ingin istirahat Angela, sudah berapa kali aku bilang jika ingin masuk ke ruanganku, ketuk pintu dulu." Jawab Alex kesal.


"Maaf bos, aku hanya sedih, nona cantik itu pergi tanpa berpamitan denganku." Ucap Angela.


"Kau tidak perlu bersedih, kau bisa bertemu dengannya setiap saat karena Tuan Hans sudah merestui hubungan kami." Jawab Alex dengan senyum bahagia.


"Wow!! kejutan sekali bos, aku akan memiliki kakak ipar dan mengendong sepuluh keponakan." Ucap Angela.


"Apa kau sudah kehilangan akalmu? kau kira gadisku seekor binatang peliharaan yang melahirkan sepuluh anak sekaligus?"


Jawaban bos Alex membuatnya tertawa sampai menangis , baru kali ini dia melihat sang bos begitu marah untuk hal yang tidak penting.


"Aku kan hanya bercanda, janganlah marah." Bujuk Angela.


"Kurangi melakukan ataupun mengatakan hal-hal yang konyol, lebih baik kau bantu aku cari Informasi tentang Tuan Xiauling, kau bicarakan dengan Richi."


Dengan senang hati Angela menerima tugas dari bosnya.

__ADS_1


"Bekerjasama dengan Kak Richi, siapa yang tidak mau? selain dia partner yang jago, dia kan kekasih ku juga." Gumam Angela sambil senyum-senyum sendiri.


* * *


__ADS_2