
Alex menjelaskan tentang rencananya dengan terperinci. Setelah Frank paham, saatnya membagi tugas.
"Biarkan Richi dan teamnya berada di markas MK. Kau dan aku yang akan memimpin rencana ini." Sang mafia kembali menegaskan tugas Frank.
"Baik bos." Frank selalu menuruti apa yang di katakan oleh bosnya.
"Tapi bagaimana dengan Angela?" tanya Frank mengkhawatirkan keadaan gadis yang ada di dalam hatinya.
"Dia akan ikut bersamamu, jaga dia di markas. Kita akan mengantarkannya kembali ke kedua orangtuanya saat dia benar-benar telah siap," jelas sang mafia memberikan kelonggaran untuk sang gadis tetap bersama Frank.
Frank sangat gembira tidak terkira, untuk 2 kalinya dia akan mendapatkan cinta sejatinya. Bukan hanya suatu hubungan yang tidak jelas tetapi sebuah ikatan pernikahan yang akan membawanya menuju keabadian dalam mencintai gadis yang ia dambakan selama ini dalam bentuk yang lain tapi nama yang sama.
"Apa yang akan kita lakukan selanjutnya bos?" tanya Frank penasaran.
"Kau jaga Angela, aku akan menelpon istriku." Sang mafia teringat akan sang istri, tetapi saat ia meraba saku celananya, ponselnya tidak berada di dalam sana.
"Bisa mati di cekik ayah mertua jika aku membuat anaknya menangis, bagaimana bisa aku ceroboh!" Sang mafia meratapi kehilangan ponselnya.
"Ada apa bos?" tanya Frank heran melihat sang bos kebingungan.
"Ponselku hilang, aku pinjam ponselmu."
__ADS_1
"Oke."
Sementara sang mafia menelpon istrinya, Frank masuk ke dalam kamar sang gadis dan melihat keadaannya.
"Tuan, kemarilah!" ucap sang gadis saat melihat sedang berdiri di depan pintu.
Frank salah tingkah, dia ingin mundur tetapi tidak ingin dikatakan pengecut, tapi saat dia melangkahkan kaki menuju sang gadis, dia sangat gugup.
Frank memutuskan untuk tetap semangat dalam menjalani hidup barunya, dia melangkah maju menuju sang gadis.
"Ada apa? membutuhkan bantuan?" tanya Frank duduk di samping Angela.
"Tuan, sepertinya kau risih padaku ya? apakah aku bisa menjadi barang bekas? apa kau tidak menyentuhku ataupun menciumku sama sekali? aku mengira kau memiliki perasaan kepadaku, sama aku juga sakit cinta pada pandangan pertama kepadamu. Kau satu-satunya pria sopan yang aku temui selama ini, hiks. Tolong jangan jauhi aku." Sang gadis merasa Frank tidak menginginkannya, padahal Frank sendiri sangatlah gugup dan grogi.
"Maaf, aku melakukan ini hanya untuk membuatmu menjadi lebih baik."
Cup!
Franklin memberikan ciuman pertamanya kepada Angela, dia sangat lembut dalam perlakukan bibir itu. Angela menangis di sela pertautan bibir yang sangat ia tunggu selama ini.
Rasanya manis penuh dengan penghayatan, Angela salah satu sayangi dan dilindungi oleh Franklin.
__ADS_1
"Maaf nona, aku tidak bisa melakukannya terlalu lama. Kita belum menikah, mungkin kau mengira aku adalah pria naif, tubuhmu bagus tapi aku sama sekali tidak bisa memperlakukanmu seperti gadis jalanggg, aku akan menikahimu setelah ini."
Kata-kata Franklin disambut dengan pelukan hangat dan tangisannya yang menyayat hati.
"Hiks, Tuan, kau sangat baik kepadaku. Aku berterima kasih kepadamu, bahkan kau mau menikahiku yang sudah kotor ini. Aldren telah membuatku menjadi gila, tapi kau justru mendekatiku, ingin menikahi orang yang tidak memiliki harga diri seperti itu. Hiks ... hiks," Tangisan sang gadis terdengar jelas di telinga Frank, membuatnya teriris.
"Untuk selanjutnya jadi kan aku sandaran hatimu, hanya aku dan jangan yang lain. Mungkin aku hanya seorang penjahat tetapi cintaku suci untukmu, ini terdengar sedikit gila tapi aku memang jatuh cinta padamu dalam pandangan pertama."
Frank mencurahkan segala isi hatinya kepada sang gadis, bagaimana dia sangat mencintai Angela, menghormatinya bahkan menjunjung tinggi harga diri sang gadis.
"Terimakasih calon suamiku, ayahku pasti akan senang saat mendapatkan menantu sepertimu." Sang gadis menjelaskan tentang kedua orang tuanya yang sangat ingin menantu baik seperti Franklin.
"Siapa kedua orang tuamu?" tanya Franklin.
"Walikota New York."
Deg!
Frank sangat lemas, dia ingin menikahi seorang gadis yang notabene adalah anak dari wali kota NY.
Perjuanganku akan sedikit tersendat.
__ADS_1
....