Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Kehadiran dua wanita


__ADS_3

Sia merasa bersalah dengan apa yang terjadi dengan Yovan. Dia ingin sekali bertemu dengan orang yang masih menjadi kekasihnya itu, tetapi saat dia masuk ke dalam kamar, Willy mencegah wanita itu untuk berbicara dengan sang kawan.


"Apa yang ingin kau lakukan kepada Yovan? membuatnya mati menjadi seorang pengkhianat?" Willy terlihat sangat kesal.


"Will, maaf! aku ingin MK melepaskan Yo, tetapi justru dia yang membuat Yovan babak belur. Dia telah berkhianat kepadaku!" Sia menangis sejadinya, dia merasa kasihan melihat sang kekasih mendapatkan luka lebam di sekujur tubuhnya.


"Kau itu sangat bodoh, kau mengetahui jika Yovan dan MK adalah dua orang yang saling memperebutkan dirimu, mereka akan melakukan apapun untuk menjadikanmu yang utama! tetapi salahmu adalah langsung mengatakan itu kepada Yovan, yang notabene tidak akan pernah bisa melihatmu terluka! dia telah menjadi penghianat, hanya karena ingin menyelamatkan mu! apakah puas dengan hari ini Sia?" Willy benar-benar emosi karena tindakan kekasih Yovan yang sangat gegabah, dia juga menyayangkan sikap sang teman yang terlalu percaya pada kata-kata sang kekasih yang akhir-akhir ini memang yang sedang dekat dengan MK, entah itu masalah bisnis ataupun masalah yang lain.


Sia terdiam, dia merasa bersalah karena telah membuat sang kekasih hampir mati karenanya.

__ADS_1


"Wil! sudahlah, jangan marahi dia! aku akan menjadi pria pengecut jika membuatnya menangis karena luka lebam yang tidak seberapa ini, aku sudah memutuskan untuk melupakannya." Yovan membuat keputusan yang sangat tidak bijak, ini terlalu menyakiti sang kekasih.


Tetapi mau bagaimana lagi, Sia akan semakin menderita jika hidup dengannya.


"MK lebih baik dariku, meskipun dia seorang badjingan, setidaknya dia lebih mencintaimu daripada yang lain termasuk aku!" Yovan seperti seorang pengecut tetapi dia lebih baik mengalah daripada membuat sang kekasih mendapatkan masalah terus menerus.


"Yo! kau tega sekali kepadaku! apakah ada gadis lain yang membuatmu melupakanku begitu saja?" Sia yang merasa sudah dekat dengan Yovan, tidak pernah mengira jika pria yang bersamanya akan meninggalkan begitu saja dirinya yang sudah terlalu mencintainya. MK sudah membuat tatanan hidup Sia menjadi berantakan, seakan dirinya tidak ada kekuatan lagi untuk hidup.


Sia, dia membanting pintu dan masuk ke dalam kamarnya. Dia terlihat sangat sedih membuat Willy mempertanyakan sikap Yovan.

__ADS_1


"Bro? kau ingin meninggalkan dia? untuk MK?" Willy bahkan heran dengan keputusan sang teman.


"Ini hanya pancingan saja, aku sedang bersandiwara karena ada mata-mata yang sedang mengintai kami berdua, ada chip di tubuh Sia. Dia sedang dalam bahaya!" bisik Yovan.


"Astaga! MK! apa gadis yang sedang yang berada di dekat Han Bin juga tertanam chip di dalamnya?" tanya Willy sangat penasaran.


"Ha? Han Bin? pria itu bernama Han Bin?" Yovan sangat terkejut mengetahui pria yang sedang terbaring lemah dengan Tyuzu yang di sampingnya itu adalah pria yang sekian lama dinantikan oleh gadis lugu itu.


"Iya, kau mengenalnya?"

__ADS_1


"Tidak, hanya saja gadis yang berada di sampingnya itu adalah kekasih sejati nya."


....


__ADS_2